Apa Arti Influencer? Pengertian, Jenis dan Keuntungannya

Share this Post

arti-influencer

Table of Contents

Apakah kamu sudah tahu arti influencer? Yuk, simak penjelasannya dalam ulasan ini untuk memahami arti influencer yang sesungguhnya!

Istilah influencer mungkin sering kamu dengar akhir-akhir ini. Apalagi, bagi kamu yang gemar berselancar di sosial media seperti Instagram, Facebook, dan Twitter.

Arti Influencer

apa itu influencer
(Foto proses pembuatan konten influencer. Sumber: Pexels.com)

Bagi kamu yang penasaran mengenai arti influencer, ini penjelasannya. Influencer adalah orang yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi perilaku orang lain (persuasif).

Seorang influencer biasanya memiliki pengetahuan, otoritas, atau wawasan khusus tentang subjek tertentu.

Di zaman yang serba digital seperti saat ini, influencer menjadi profesi yang menarik dan sangat menguntungkan bagi para pebisnis.

Pasalnya, pemasaran yang dilakukan oleh influencer sedang menjadi tren. Influencer juga menjadi strategi bisnis untuk promosi yang menjanjikan bagi suatu produk atau jasa.

Menurut Nielsen, pelanggan mempercayai ‘media yang diperoleh’, seperti ulasan dan rekomendasi, lebih dari jenis pemasaran lainnya.

Di sinilah pemasaran influencer dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan akan kepercayaan dan rekomendasi yang ingin dilihat konsumen.

Karena orang sudah mengikuti influencer dan menganggap mereka sebagai pemimpin industri, rekomendasi yang mereka buat tentang merek menjadi sangat penting.

Selain itu, kehadiran influencer juga berguna bagi merek yang ingin menumbuhkan kredibilitas di kalangan masyarakat.

Sebuah laporan yang dikutip dari SproutSocial pun menunjukkan bahwa, sebesar 85% pemasar terlibat dalam pemasaran influencer pada tahun 2017 dan sebanyak 92% mengatakan kampanye yang dijalankan bisnis mereka efektif.

Baca Juga: Perbedaan Buzzer dan Influencer, Apa Saja?

Jenis-Jenis Influencer

jenis-jenis influencer
(Foto review produk pakaian. Sumber: Pexels.com)

Setelah mengetahui apa itu arti influencer, kamu perlu memahami jenis-jenisnya.

Perlu kamu ketahui bahwa, influencer memiliki sejarah panjang dalam pemasaran.

Awalnya, perusahaan menggunakan tokoh yang menarik seperti selebriti dan atlet untuk membantu menjual produk mereka melalui iklan televisi dan radio.

Namun, semakin maraknya media sosial telah membuat jenis influencer lain lebih populer. Saat ini, influencer dapat dibagi ke dalam beberapa kategori, antara lain:

  • Selebriti, yang terdiri dari artis, atlet, dan bintang budaya pop.
  • Pakar industri.
  • Mikro-influencer, yakni individu dengan dampak yang cukup besar pada media sosial.
  • Blogger dan pembuat konten digital lainnya.

Influencer Berdasarkan Jumlah Followers

Berdasarkan jumlah pengikut (followers), influencer dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori. Berikut adalah beberapa kategorinya

1. Micro-Influencer

Micro Influencer adalah influencer dengan jumlah pengikut yang relatif kecil, berkisar antara 1.000 hingga 10.000, namun memiliki pengaruh yang kuat dalam niche tertentu di media sosial.

Mereka terkenal karena fokus mereka pada topik khusus, seperti kecantikan, perjalanan, olahraga, dan banyak lagi.

Audiens micro-influencer cenderung lebih terlibat, aktif, dan setia karena hubungan yang lebih personal yang mereka kembangkan dengan pengikut mereka.

Keaslian dan kepercayaan yang mereka miliki membuat mereka mampu mempengaruhi keputusan pembelian pengikut mereka.

2. Niche Influencer

Tipe influencer ini memiliki keahlian atau minat yang sangat spesifik dalam suatu topik atau industri tertentu di media sosial.

Mereka memiliki otoritas pada niche tersebut dan seringkali memiliki pengikut yang terlibat dengan minat serupa.

Keahlian mereka dalam niche membuat mereka mampu memberikan wawasan mendalam dan ulasan yang relevan tentang produk atau jasa yang terkait niche mereka.

Dalam dunia pemasaran, bekerja sama dengan niche influencer dapat sangat efektif karena mereka dapat menjangkau audiens yang sangat terfokus.

3. Mid-Tier Influencer

Mid Tier Influencer merupakan kategori influencer yang memiliki jumlah pengikut di media sosial di kisaran 10.000 hingga 500.000.

Mereka memiliki daya tarik yang unik karena pengikutnya lebih besar daripada micro-influencer, namun seringkali lebih rate-nya lebih terjangkau daripada macro-influencer atau selebriti.

Kolaborasi dengan mid-tier influencer adalah pilihan yang baik jika Anda menginginkan eksposur yang signifikan dan engagement yang baik tanpa harus mengeluarkan anggaran yang besar.

4. Macro Influencer

Macro Influencer adalah tipe influencer yang memiliki jumlah pengikut di media sosial yang cukup besar, biasanya berkisar antara 500.000 hingga beberapa juta.

Mereka sering dikenal secara luas di platform media sosial dan seringkali merupakan figur terkenal dalam industri atau komunitas tertentu.

Keunggulan utama dari bekerja sama dengan macro-influencer adalah kemampuan mereka untuk mencapai audiens yang sangat luas.

Mereka memiliki daya tarik yang besar dan dapat memengaruhi tren serta preferensi konsumen dalam skala yang lebih besar juga.

Meskipun macro-influencer memiliki pengikut yang banyak, terkadang, pengikut mungkin tidak merasa ada hubungan yang kuat atau personal dengan macro-influencer karena skalanya yang besar.

sow (scope of work) influencer

5. Mega Influencer

Mega Influencer yakni tipe influencer dengan jumlah pengikut di media sosial yang mencapai beberapa juta hingga puluhan juta.

Mereka seringkali merupakan tokoh terkenal di luar platform media sosial, seperti selebriti, atlet terkenal, musisi, atau figur publik terkemuka.

Ketenaran mereka di dunia nyata memberikan mereka pengaruh yang kuat dalam media sosial.

Mega-influencer memiliki daya tarik yang besar dan kemampuan untuk mencapai audiens yang sangat luas, termasuk pengikut mereka yang fanatik.

Kolaborasi dengan mega-influencer dapat memberikan eksposur yang luar biasa bagi merek dan produk. Mereka dapat membantu mempopulerkan merek Anda di tingkat lokal bahkan global.

6. Celebrity Influencer

Celebrity Influencer, sesuai namanya, adalah tipe influencer yang memadukan ketenaran selebriti di dunia nyata dengan kehadiran mereka di platform media sosial.

Mereka seringkali memiliki jumlah pengikut di media sosial yang mencapai puluhan juta hingga ratusan juta.

Celebrity influencer dapat mencakup berbagai tokoh, mulai dari aktor, musisi, olahragawan, hingga figur publik terkenal.

Mereka sering dianggap sebagai simbol gaya hidup dan dapat membantu mempopulerkan merek serta produk dengan cepat.

Namun, untuk bisa bekerja sama dengan celebrity influencer memerlukan investasi finansial yang sangat besar.

Baca Juga: Begini 3 Cara Kerja Algoritma Instagram di 2021/2022

Influencer Berdasarkan Platform yang Digunakan

jenis influencer berdasarkan platform
(Foto vlogger. Sumber: Pexels.com)

Banyak influencer memiliki saluran media sosial utama (di mana mereka umumnya memiliki pengikut paling banyak dan meluncurkan karir mereka), tetapi sering mendistribusikan konten mereka di saluran tambahan.

Secara umum, arti influencer dapat didefinisikan oleh saluran sosial dengan cara berikut:

1. Influencer Instagram

Saluran ini juga menjadi lebih populer dan serbaguna untuk mengunggah konten video dengan diluncurkannya Instagram Stories dan IGTV.

Influencer yang berfokus pada bidang lifestyle, kebugaran, kecantikan, dan travel karena dapat menyajikan inspirasi visual menarik dan tips yang efektif.

2. Influencer YouTube

Dikenal juga dengan sebutan YouTubers, biasanya influencer jenis ini berfokus pada pembuatan konten video berdurasi panjang. Berbeda dengan Instagram, YouTube memiliki fungsi yang lebih mirip dengan industri hiburan.

Platform ini dapat berfungsi dengan baik untuk alur cerita naratif, lelucon, panduan cara, video unboxing, vlogging pribadi, dan konten bergaya televisi.

Beberapa kategori yang cocok dengan pemirsa YouTube antara laun komedi, kecantikan, teknologi, otomotif, dan gaya hidup.

3. Blog Influencer

Blog Influencer atau yang disebut juga dengan blogger umumnya menghasilkan konten tertulis dan visual dengan bentuk panjang dalam format naratif.

Blogger yang paling banyak dikenal yaitu blogger kuliner, pakar gaya hidup, ahli mode, dan moms blogger.

4. Influencer Facebook

Meski Facebook kurang populer di kalangan influencer, platform ini juga dapat digunakan untuk membuat konten tertulis, fotografi, dan video dengan optimal karena fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Biasanya, influencer yang populer di Facebook berfokus pada industri gaya hidup, komedi, dan game.

5. Snapchat Influencer

Meski hampir pudar popularitasnya, Snapchat masih banyak digunakan oleh kaum muda. Kategori yang paling diminati dalam platform ini ialah musik, seni, komedi, dan kecantikan.

Baca Juga: Simak 10 Cara Menjadi Influencer Instagram Ini!

Manfaat Influencer dalam Bisnis

arti influencer
(Foto kolaborasi antar influencer. Sumber: Pexels.com)

Jika kamu sudah memiliki pemahaman yang cukup mengenai arti influencer, kini saatnya untuk mencari tahu manfaatnya bagi bisnis.

Influencer merupakan sosok yang berharga dalam bisnis karena mereka menawarkan akses instan ke kredibilitas yang dibutuhkan oleh perusahaan yang sedang berkembang.

Ini karena sebesar 70% dari generasi millennial mengaku bahwa mereka mendapatkan banyak pengaruh dari influencer.

Influencer menyediakan titik koneksi antara perusahaan dan target pasar mereka. Jadi, akan sangat menguntungkan jika kamu menjalin kerja sama dengan influencer.

Lalu, apa saja yang akan didapatkan oleh perusahaan jika mereka menggunakan jasa influencer dalam memasarkan produk?

1. Meningkatkan Kesadaran Merek

Dengan adanya influencer yang mempromosikan produk bisnis kamu, maka hal ini dapat meningkatkan kesadaran merek (brand awareness).

Influencer membuat aktivitas periklanan lebih menarik untuk target audiens bisnis kamu.

Melalui bantuan influencer, kamu bisa mendapatkan lebih banyak visibilitas ketika orang tersebut merekomendasikan produk/layanan atau menyebutkan merek bisnismu.

Pemasaran influencer juga memungkinkan kamu untuk menjangkau audiens millenial dan Gen Z yang kritis. Dengan sebanyak 85% di antaranya sangat terbuka terhadap informasi tentang produk tertentu melalui platform sosial.

Produk bisnis kamu pun akan banyak dikenal konsumen. Jadi, perusahaan berpeluang untuk mendapatkan jangkauan konsumen yang lebih luas. Tentu saja juga dapat meningkatkan penjualan.

Baca Juga: 6 Keuntungan Macro Influencer untuk Bisnis, Apa Saja?

2. Membangun Kepercayaan

Konsumen biasanya sudah mempercayai pendapat influencer yang mereka ikuti. Oleh karena itu, influencer memiliki peran secara langsung dalam meningkatkan kredibilitas merek kamu.

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa 75% dari pemirsa YouTube menghargai tayangan YouTube yang menampilkan orang-orang asli, relatable, dan dapat diandalkan.

Selain itu, 60% pengguna mengonfirmasi bahwa mereka lebih suka review produk atau ulasan dari YouTuber favorit mereka daripada bintang TV dan film mainstream.

3. Meningkatkan Hubungan dengan Konsumen

Pemasaran influencer adalah sumber daya yang berharga bagi banyak merek. Kamu pun bisa memperkuat hubungan dengan konsumen melalui hubungan yang dimiliki influencer dengan mereka.

Ini karena influencer bisa membantu kamu dalam membuat pemasaran menjadi lebih personal dan membangun hubungan dengan audiens yang besar.

Hubungan yang tercipta dari bantuan influencer ini biasanya diperoleh dari komentar pada konten yang dibuat atau terlibat dengan mereka dalam percakapan di media sosial.

Baca Juga: 9 Elemen Scope of Work Influencer yang Perlu Kamu Pahami

4. Menciptakan Konten yang Menarik

Tidak mudah untuk terus menghasilkan konten yang segar dan menghibur. Terkadang kamu dan tim bisnismu mungkin kehabisan ide dan merasa buntu. Saat itulah pemasaran influencer dapat membantu mengisi kekosongan dalam jadwal konten bisnismu.

Kamu dapat memanfaatkan influencer untuk membuat konten bagi produk bisnismu, sehingga lebih menarik bagi konsumen.

Misalnya, kamu bisa bekerja sama dengan meminta influencer untuk membuat video atau mengunggah foto produk yang berbeda dari teknik pemasaran sebelumnya.

Mintalah pada influencer untuk menghasilkan konten bernilai tinggi dan benar-benar menawarkan sesuatu yang baru bagi pengikut mereka.

Influencer yang terbiasa memproduksi konten yang menarik dan berkualitas untuk berinteraksi dengan pengikut mereka setiap hari akan membawa manfaat yang signifikan bagi bisnis kamu. Jadi, pengikut influencer tersebut tertarik dengan produk bisnis milikmu.

5. Mendorong Keputusan Pembelian

Influencer dapat mendorong proses pengambilan keputusan dalam pembelian seorang konsumen.

Biasanya, orang-orang menghormati dan mempercayai influencer favorit mereka, sehingga mereka memiliki penerimaan yang lebih positif terhadap suatu merek.

Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan bahwa influencer dapat memengaruhi pengambilan keputusan pembelian pelanggan di semua tingkatan.

Menurut statistik Blog DMI, 49% responden melaporkan bahwa mereka telah membuat keputusan pembelian berdasarkan referensi influencer.

Hal tersebut menunjukkan bahw influencer memiliki dampak signifikan pada proses pengambilan keputusan pembelian konsumen.

Sekitar 40% responden survei melaporkan bahwa mereka melakukan pembelian segera setelah melihat influencer favorit mereka menggunakan produk atau layanan.

Tak heran jika banyak perusahaan yang menggunakan jasa influencer untuk mencapai peningkatan besar dalam penjualan mereka.

Baca Juga: 5 Cara Memilih Influencer yang Tepat untuk Bisnismu

Itulah penjelasan mengenai arti influencer dan keuntungannya bagi bisnis. Apakah kamu tertarik bekerja sama dengan influencer untuk meningkatkan kesadaran merek dan penjualan?