Kenali Arti SFS dan 5 Manfaatnya untuk Promosi Bisnis

Share this Post

SFS artinya

Table of Contents

Apa arti SFS?

Mungkin kamu sering melihat istilah ini dalam tagar di media sosial. Namun ia memiliki arti yang berbeda pada setiap media sosial.

Pada media sosial, SFS adalah kepanjangan yang bisa merupakan “shoutout for shoutout”, “snap for snap”, atau “spam for spam”.

Namun, istilah “shoutout for shoutout” lebih banyak digunakan dan memiliki asal-usulnya tersendiri.

Sebelum adanya media sosial, istilah “shoutout” banyak digunakan oleh pembawa radio, DJ, dan MC sejak 1980-an di Amerika Serikat dan Inggris.

Hal ini sebagai cara untuk menyapa orang terdekat melalui radio, penonton acara, atau di klub.

Dengan perkembangan teknologi informasi dan munculnya media, makna “shoutout” ini mengalami pergeseran.

Istilah “shoutout” jadi lebih digunakan untuk melakukan promosi. Berikut ini penjelasannya lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Manfaat Hashtag Instagram untuk Viralkan Bisnismu

Arti SFS di Beberapa Media Sosial

Kenali Arti SFS dan 5 Manfaatnya untuk Promosi Bisnis
Foto: Freepik.com

Seperti yang disebutkan sebelumnya, SFS artinya bisa “shoutout for shoutout“, “snap for snap“, atau “spam for spam“.

Istilah ini banyak digunakan oleh influencer media sosial sebagai permintaan untuk promosi bersama.

Shoutout adalah sebutan dalam sebuah posting di media sosial. Biasanya shoutout disertai dengan tagar yang mengarahkan pengikut sebuah akun media sosial menuju postingan akun lain.

Jadi, akun lain ini dapat meningkatkan jumlah pengikut juga. Ia pun melakukan hal yang sama untuk akun media sosial yang melakukan shoutout untuknya.

Hal ini karena istilah ini merupakan permintaan yang bersifat timbal balik.

Banyak influencer yang bersedia terlibat dalam praktik menggunakan tagar #SFS untuk sama-sama mendapatkan pengikut.

Ada pula influencer yang bahkan mengenakan biaya untuk sebuah shoutout. Hal ini biasanya dilakukan oleh influencer yang sudah cukup populer.

Istilah “shoutout for shoutout” paling umum digunakan di WhatsApp, Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Terkadang, artinya juga bisa “spam for spam”.

Di platform media sosial Snapchat, agak berbeda. Di Snapchat, berarti“snap for snap”.

Namun, kamu tidak perlu bingung. Meski penyebutannya berbeda-beda, SFS artinya tetap sama. Prinsipnya, pertukaran antara dua pengguna media sosial.

Baca Juga: Keuntungan Beriklan dengan TikTok Ads, Tertarik Coba?

Jenis-jenis SFS

Kenali Arti SFS dan 5 Manfaatnya untuk Promosi Bisnis
Foto: Pexels.com

Dalam penggunaannya, ada beberapa jenis SFS dalam media sosial, di antaranya:

1. Shoutout for Shoutout

Jenis SFS yang pertama ialah Shoutout for Shoutout yang digunakan dengan cara membuat kesepakatan barter.

Jadi, akun bisnis kamu bisa memberikan shoutout untuk akun media sosial lain. Misalnya, dengan melakukan reposting atau memberikan tag akun terkait dalam unggahan kamu.

Kemudian, akun yang kamu berikan shoutout pun melakukan hal yang sama. Ini juga disebut sebagai shoutout for shoutout.

Dengan begitu, pengikut akun kamu bisa mengetahui akun lain dan membawa mereka untuk melihat profilnya. Begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: 9 Cara Mendapat Ribuan Like Instagram untuk Akun Bisnis

2. Paid Promotion Shoutouts

Jenis shoutout berikutnya, yakni paid promotion shoutout yang dilakukan secara berbayar.

SFS ini dapat kamu lakukan dengan cara mengajak pengikut atau pembeli toko online untuk membagikan konten atau laman profil di akun mereka sehingga lebih banyak lagi pengguna yang mengetahui brandmu.

Pembayaran yang dimaksud bisa berupa uang atau hal lain, seperti hadiah gratis atau voucher untuk menarik audiens melakukan pembelian.

Selain meminta pengikut akun bisnismu di media sosial, paid promotion shoutout juga bisa kamu lakukan melalui kerja sama dengan influencer.

Jenis paid promote ini hampir mirip dengan endorsement. Jadi, influencer yang kamu pilih akan membagikan informasi mengenai merek, produk, atau layanan kamu.

Nah, untuk mendapatkan penjualan dari paid promotion shoutout ini, kamu bisa menambahkan call to action pada unggahan.

Jadi, audiens yang melihat postingan tersebut bisa melakukan tindakan tertentu yang telah kamu kehendaki.

CTA dapat berupa kalimat ajakan, seperti “Beli sekarang”, “Pesan hari ini”, “Daftar sekarang”, dan lain-lain yang persuasif.

3. Free/Voluntary Shoutout

Free or voluntary shoutout merupakan jenis SFS sukarela sehingga kamu tidak perlu memberikan sesuatu sebagai imbalannya.

Biasanya, free/voluntary shoutout ini diberikan oleh pengguna produk atau layanan kamu.

Ketika mereka mendapatkan pengalaman yang positif, seperti kepuasan pelayanan saat berbelanja atau merasakan manfaat dari produk/layanan, mereka dapat membagikan cerita ini kepada orang lain di media sosial.

Hal ini mirip dengan menerima pujian atas produk atau layanan kamu. Terkadang, juga disebut sebagai review/ulasan pengguna.

Selain dari pelanggan, kamu juga mungkin bisa mendapatkan free/voluntary shoutout ini dari influencer yang memang menggunakan produk atau layananmu secara sukarela.

Untuk mendapatkannya, kamu sebaiknya menghadirkan produk atau layanan yang berkualitas sesuai kebutuhan pelanggan.

Jadi, mereka akan puas dengan produk dan pelayanan bisnismu.

Selain dibedakan berdasarkan jenisnya, shoutout juga bisa dibedakan dari tujuan yang ingin dicapai.

Misalnya, SFS untuk reposting unggahan pada akun kamu sehingga meningkatkan brand awareness, meningkatkan penjualan, atau menambah traffic situs web bisnismu.

Maka dari itu, SFS dapat dilakukan menggunakan foto produk maupun tanpa foto produk. Sesuaikan saja dengan kebutuhanmu, ya.

Baca Juga: 10 Media Promosi Online Paling Efektif, Apa Saja ya?

Cara Menggunakan SFS

Kenali Arti SFS dan 5 Manfaatnya untuk Promosi Bisnis
Foto: Freepik.com

SFS biasanya dikaitkan dengan tagar dan memungkinkan pengguna untuk melacak pengguna lain yang menggunakan tagar istilah tersebut.

Jadi, kamu bisa mengetahui siapa saja di media sosial yang sedang mengembangkan basis pengikut sambil mempromosikan diri.

Selain menggunakan istilah ini, ada tagar lain yang digunakan untuk tujuan serupa. Tagar tersebut, yakni #L4L dan #F4F, yang artinya “like for like” dan “follow for follow”.

Jika kamu tertarik untuk menerapkan SFS di akun media sosial bisnismu, kamu bisa mulai mencari tagarnya.

Dari situ, kamu dapat menemukan siapa saja yang terlibat lalu mengajak mereka untuk melakukan tagar istilah ini dengan akunmu.

Ketika pengguna lain setuju untuk melakukannya, kamu akan saling melakukan tag atau mention di posting masing-masing. Hal ini agar pengikut kalian melihat posting tersebut.

Jika beruntung, kamu akan mendapat pengikut baru yang berasal dari akun pengguna tersebut. Sebaliknya, pengguna tersebut bisa mendapat pengikut dari akunmu.

Di Instagram, tagar dapat digunakan di posting biasa ataupun stories. Di Snapchat, meski artinya “snap for snap”, prinsip cara kerjanya juga sama.

Kamu bisa meminta pengguna Snapchat untuk posting gambar pada stories mereka. Para pengikutnya akan melihat Snap Stories dan melihat gambarnya.

Jika tertarik, mereka akan mengikuti akun-akun yang terlibat pada gambar tersebut.

Pendekatan Snapchat yang agak berbeda ini, karena di platform ini tidak memungkinkan pengguna untuk menyimpan foto secara permanen.

Baca Juga: Cara Menambah Followers untuk Akun Bisnis

Manfaat SFS Bagi Bisnis

Kenali Arti SFS dan 5 Manfaatnya untuk Promosi Bisnis

Foto: Freepik.com

Manfaat SFS yang paling utama, tentunya dapat membantu meningkatkan jumlah pengikut akun bisnismu di media sosial.

Namun, tentu SFS dapat memberi banyak manfaat lain.

Apa saja ya, manfaat shoutout untuk bisnis? Berikut di antaranya yang perlu kamu ketahui:

1. Mudah Dilakukan

Manfaat SFS yang paling dapat dirasakan, yaitu mudah dilakukan. Kamu perlukan hanyalah mencari pengguna media sosial yang bersedia bekerja sama denganmu.

Kamu bisa memulai kampanye SFS untuk bisnismu. Tidak ada batasan pula pada jumlah kampanyenya yang dapat kamu ikuti.

Kamu juga bisa bekerja sama dengan sejumlah pengguna media sosial dalam waktu bersamaan.

Semakin banyak shoutout yang kamu lakukan, visibilitas akun media sosialmu pun akan semakin tinggi.

Jadi, semakin banyak pula pengguna yang akan mengetahui merek, produk, atau layananmu.

2. Meningkatkan Popularitas

Seperti yang selalu disebutkan sebelumnya, metode saling mempromosikan ini merupakan cara efektif untuk meningkatkan jumlah pengikut.

Selain meningkatkan jumlah pengikut, popularitas produk dan layananmu juga bisa meningkat.

Selain bekerja sama dengan pengguna media sosial perorangan, kamu juga bisa bekerja sama dengan sesama akun bisnis.

Dengan melakukan SFS, kamu juga bisa meningkatkan hubungan baik dengan merek lain.

Jika ada budget yang cukup, kamu dapat bekerja sama dengan influencer untuk melakukan shoutout.

Pilihlah influencer dengan pengikut yang sama dengan target pasarmu. Jadi, kamu lebih mudah untuk menjangkau pelanggan potensial.

Baca Juga: 5 Keunggulan dan Fitur Instagram Shopping untuk Bisnis

3. Mendapat Pengikut Nyata

Pengikut yang kamu dapatkan dari cara SFS, cenderung merupakan pengikut “nyata”.

Artinya, kamu memang mendapat pengikut manusia, bukan sekadar akun kosong yang sengaja dibuat untuk menambah jumlah pengikut.

Hal ini bisa membantumu untuk meningkatkan engagement di media sosial, seperti jumlah suka, followbookmark, atau save di berbagai postingan kamu.

Tentu akan sangat buruk jika jumlah pengikut besar, tetapi tingkat engagement rendah. Tingkat konversi dari pengikut menjadi pembeli juga biasanya akan rendah.

Selain itu, pengikut yang nyata juga dapat meningkatkan kredibilitas bisnismu.

Audiens yang belum pernah mengetahui merek kamu pun akan lebih yakin untuk melakukan pembelian. Sebab, sudah ada banyak audiens lain yang menggunakan produk atau layanan kamu.

4. Mendapat Pengakuan

Saat kamu mendapatkan pengikut baru dari metode SFS, akun media sosial bisnismu pun mulai populer di platform tersebut.

Hal ini akan membuatmu mendapatkan pengakuan dari beberapa perusahaan dan merek lain.

Pengakuan merek di mata publik bisa meningkatkan brand awareness sekaligus kredibilitas.

Audiens pun akan lebih mudah untuk meningat dan menemukan brand kamu.

Sementara kredibilitas, penting untuk menumbuhkan kepercayaan audiens terhadap brand.

Tanpa kepercayaan, akan sulit bagi merek kamu untuk menjangkau pelanggan.

Baca Juga: 9 Cara Mendapat Ribuan Like Instagram untuk Akun Bisnis

5. Memperkaya Konten

Jika kamu kesulitan membuat konten unik setiap harinya, tetapi ingin memposting lebih sering, SFS bisa menjadi jalan keluarnya.

Berpartisipasi dalam tagar SFS dapat menyediakan sumber konten lain untuk akun media sosial bisnismu.

Dengan begitu, konten akun media sosial kamu pun akan lebih variatif. Tidak hanya berisi penawaran produk atau layanan.

Konten yang beragam dinilai akan lebih menarik sekaligus bisa membuat akun bisnis kamu terlihat lebih profesional.

Intinya, SFS artinya bisa sangat beragam di berbagai platform media sosial. Namun prinsipnya sama, yaitu untuk menambah pengikut dan jaringan di media sosial.

Semoga penjelasan di atas bisa membuat kamu lebih paham mengenai apa itu SFS.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !