Ikuti 6 Tips Bisnis Basreng Ini, Cuan Makin Banyak!  

Share this Post

bisnis basreng

Table of Contents

Siapa tidak tahu camilan basreng alias bakso goreng. Camilan kriuk dengan rasa yang beragam, menjadikan bisnis basreng mulai dilirik pebisnis kuliner. 

Basreng adalah salah satu camilan yang paling banyak disukai.

Olahan bakso goreng ini diberi beragam rasa, mulai dari original sampai pedas berlevel. Pantas saja banyak yang menyukainya. 

Bisnis basreng tidak hanya pada tataran lokal saja, lho. Tidak sedikit bisnis camilan yang mengirimkan produknya sampai ke luar negeri. 

Bisa dibilang berjualan camilan punya tantangan tersendiri. Pasalnya banyak orang terjun ke produk yang serupa. Supaya bisa bersaing ketat, tentu dibutuhkan sesuatu yang berbeda dari produk kita. 

Persaingan harga yang ketat dengan produk yang serupa tidak bisa dihindari. Ini adalah tantangan untuk kamu jika ingin memulai bisnis basreng. 

Pengusaha camilan harus bisa berinovasi, agar produk tidak seragam. Jadi, persaingan yang ketat tetapi sehat bisa berjalan.

Mau tidak mau, kamu dituntut berbeda jika ingin menekuni bisnis basreng. 

Menjadi yang berbeda bisa didapat dari varian rasa, kemasan, harga, dan kualitas. Nah, simak ulasan berikut ya, jika kamu ingin memulai bisnis basreng.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Saat Piala Dunia yang Paling Menjanjikan!

Langkah dan Tips Memulai Bisnis Basreng 

Cara memulai bisnis basreng tidak jauh berbeda dengan bisnis lainnya. Langkah pertama yang kamu lakukan adalah menganalisis pasar terlebih dahulu. 

Dikutip dari Designer People, kamu harus bisa menunjukkan ide cemerlang.  Caranya dengan membuat basreng yang berbeda. 

Menonjolkan keunikan dari produkmu bisa menarik minat konsumen. Berikut ini langkah memulai bisnis basreng yang bisa kamu coba.

1. Riset Pasar

bisnis basreng
(Basreng cocok sebagai camilan. Sumber: Freepik.com)

Langkah pertama yang dilakukan adalah riset pasar. Kamu bisa mencari tahu bagaimana kompetitor memulai bisnis mereka.

Pengalaman dan cerita orang lain penting juga untuk diketahui, agar kita bisa tahu kekurangan dan kelebihan bisnis camilan. 

Riset pasar juga diperlukan untuk menentukan target pasar.

Misal kebanyakan penggemar basreng adalah penyuka makanan pedas. Kamu bisa menuruti selera pasar atau membidik pasar lain. 

2. Dapatkan Pemasok yang Tepat

Bahan baku basreng pastinya adalah adonan bakso. Nah, bahan baku inilah yang menentukan rasa dan kualitas. 

Kamu bisa survei ke penjual bakso gilingan untuk mengetahui rasa dan tentu saja harganya. Beli beberapa untuk sampel dan membuat basreng di rumah. 

Dari situlah bisa didapat adonan bakso dengan rasa dan kualitas yang sesuai. Kamu bisa juga membuat adonan bakso dengan takaran sendiri.

Jika kualitas bahan baku terjaga, produk olahan juga akan berkualitas dan disukai oleh para pelanggan. 

3. Memilih Kemasan yang Tepat 

Kemasan sering kali diabaikan oleh penjual. Padahal, kemasan itu penting untuk menarik minat pelanggan.

Kemasan adalah yang pertama dilihat oleh konsumen. Pilih kemasan yang tepat dengan desain menarik.

Kamu bisa mencantumkan keunikan dari produkmu. Misalnya, dibuat tanpa penyedap rasa atau 100% bakso sapi asli, dan lain-lain.

Cantumkan juga varian rasa yang ada, semisal original, pedas, barbeque, atau rasa lainnya. 

Untuk kemasan, kamu bisa menggunakan standing pouch bening atau kemasan aluminium foil. Bisa juga menyediakan basreng dalam kemasan toples kecil. 

Jangan ragu untuk mengeluarkan modal lebih untuk kemasan yang lebih bagus, aman untuk makanan, dan menarik minat pembeli. 

Kamu bisa memasukkan harga kemasan ke modal produksi untuk menentukan harga jual. 

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis Snack Kekinian? Ini 6 Ide yang Bisa Kamu “Curi”

4. Target Pasar 

bisnis basreng
(Resep yang lezat, bisa melariskan dagangan. Sumber: Freepik.com)

Kebanyakan konsumen basreng adalah penyuka pedas. Soalnya, kebanyakan basreng disajikan dengan rasa original atau pedas.

Kamu bisa saja mengikuti target pasar yang sudah ada. Namun kamu juga bisa membidik target pasar baru, misalnya mereka yang suka ngemil tetapi tidak bisa makan pedas. 

Konsumsi makanan ringan meningkat setiap tahun. Jadi, ada saja peluang untuk menciptakan pasar baru. 

5. Strategi Pemasaran 

Berikutnya adalah strategi pemasaran untuk bisnis basreng. Pastinya kamu bisa mempromosikan produkmu melalui media sosial.

Strategi pemasaran bisa ditentukan setelah kamu menentukan siapa saja target pasarmu. Jadi, ketika menawarkan ke calon konsumen tidak salah sasaran.  

Untuk pemasaran, kamu bisa menjual produk basreng secara online, di marketplace, atau membuka toko offline.

Selain itu, kamu juga bisa menitipkan produkmu ke minimarket atau warung terdekat. Bisa juga kamu menyediakan beberapa bungkus di rumah.

6. Resep yang Tepat 

Selanjutnya, yang paling penting adalah resep yang tepat. Banyak penjual basreng dan ada beragam varian rasa yang mereka tawarkan. 

Kamu bisa mengolah beberapa resep basreng untuk mendapatkan rasa yang tepat. Cari resep basreng bikin inovasi, sehingga mendapatkan rasa yang berbeda dari lainnya. 

Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi, kamu memang harus mencobanya beberapa kali. Ini dialami oleh banyak orang yang memulai bisnis kuliner. 

Baca Juga: 10 Tips Usaha Bakso untuk Hasilkan Keuntungan Maksimal

Keuntungan Bisnis Basreng

bisnis basreng
(Keuntungan bisnis basreng. Sumber: Freepik.com)

Bisnis basreng punya peluang emas untuk dikembangkan. Pilihan kamu tepat jika ingin memulainya. 

Ada beberapa keuntungan ketika kau memulai bisnis basreng. Apa saja itu? Ini dia sejumlah keuntungannya.

1. Digemari Banyak Orang

Perlu diakui bahwa barseng itu banyak peminatnya. Camilan pedas yang satu ini digemari oleh banyak orang. 

Nah, jika kamu memproduksi basreng dengan cita rasa yang berbeda, tentu bisa menarik hati konsumen dan memesannya kembali.

2. Tidak Pernah Surut

Keuntungan lainnya, yaitu bisnis basreng adalah bisnis camilan yang tidak pernah ada matinya. 

Hampir semua orang suka ngemil, dan basreng punya penggemar fanatiknya tersendiri.

Bukan hanya dijadikan camilan, basreng juga dijadikan topping atau teman ketika menyantap bakso atau mie ayam.

3. Modal Kecil

Keuntungan selanjutnya, yaitu bisnis basreng ini mudah dilakukan dan tidak memerlukan modal besar. 

Bahkan kamu bisa memulainya di dapur rumah dan memulainya sebagai bisnis rumahan.

4. Cocok sebagai Oleh-Oleh

Selain jadi camilan, basreng juga cocok dijadikan oleh-oleh. Kamu bisa menitipkan basreng buatanmu ke berbagai toko oleh-oleh yang ada di kotamu.

Pastikan desain kemasan basreng kamu menarik, sehingga bisa menonjol di antara jenis dan merek oleh-oleh lainnya.

Baca Juga: 35 Ide Usaha Rumahan Cemilan untuk Lezatkan Bisnismu

Nah, demikian ulasan singkat terkait pernak-pernik bisnis basreng. Apakah kamu tertarik untuk mencoba bisnis camilan?

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !