Sederet Bisnis Jeff Bezos, dari E-Commerce hingga Roket

Share this Post

bisnis jeff bezos

Table of Contents

Ada banyak pengusaha di dunia yang bisa kamu jadikan inspirasi sehingga lebih termotivasi untuk berbisnis. Misalnya, Jeff Bezos yang merupakan pengusaha dari Amerika Serikat.

Sebagian orang mungkin sudah tak asing lagi dengan nama Jeff Bezos. Ia merupakan sosok di balik suksesnya Amazon, perusahaan perdagangan online terbesar di dunia.

Selain itu, bisnis Jeff Bezos bergerak di industri lain. Keberhasilannya pun mengantarkannya menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Ia menduduki posisi orang terkaya kedua di dunia dengan jumlah harta kekayaan mencapai USD132,3 miliar atau Rp1.924,3 triliun, setelah Elon Musk.

Mari kenali lebih lanjut siapa sosok Jeff Bezos dan bagaimana kiprahnya dalam dunia bisnis kelas dunia.

Baca Juga: Istilah-Istilah Bisnis yang Perlu Dipahami Pengusaha

Profil Jeff Bezos

profil Jeff Bezos
(Foto Jeff Bezos CEO Amazon. Sumber: cnbc.com)

Pria bernama Jeff Bezos itu lahir pada 1964 di New Mexico. Melansir laman Biography, Jeff Bezos diketahui hobi mengotak-atik komputer.

Ia pun menyeriusi minatnya dengan belajar ilmu komputer dan teknik elektro di Universitas Princeton.

Usai lulus kuliah, ia bekerja di Wall Street, dan pada 1990 ia menjadi wakil presiden senior termuda di perusahaan investasi D.E. Shaw.

Setelah empat tahun merintis karier di perusahaan milik orang lain, Jeff Bezos kemudian keluar dan memulai bisnisnya dengan mendirikan toko buku online bernama Amazon.com.

Pada 1994, eksistensi toko online belum sepopuler sekarang. Namun, Jeff Bezos rela meninggalkan kariernya di bidang keuangan yang sudah cukup mapan.

Pada awal Amazon berdiri, Jeff Bezos dan beberapa rekannya hanya merintis dari garasi rumah. Setelah itu, ia memperluas operasinya dengan menjadikan rumah berisi dua kamar tidur sebagai kantor.

Meski tanpa promosi, Amazon berhasil menjual buku ke seluruh wilayah Amerika Serikat dan 45 negara asing hanya dalam waktu 30 hari.

Pertumbuhan bisnisnya sangat cepat, di luar perkiraan Jeff Bezos dan rekannya. Pada 1997, Amazon akhirnya go public dan kian memperluas pasar.

Setelah sukses menjual buku online, Amazon mulai berjualan CD dan video pada 1998, kemudian pakaian, elektronik, mainan, dan lainnya melalui kemitraan ritel besar.

Seiring berjalannya waktu, Amazon kian berkembang. Bahkan pada 2020, Amazon berhasil mencatat rekor keuntungan lebih dari $100 miliar untuk pertama kalinya.

Dilansir Britannica, pendapatan sebesar itu belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan tren belanja dari rumah selama pandemi COVID-19.

Pada 2021, Jeff Bezos memutuskan mundur sebagai CEO Amazon. Namun, ia tetap di Amazon sebagai ketua eksekutif.

Baca Juga: 9 Pengusaha Muda Indonesia Inspiratif, Apa Saja Bisnisnya?

Bisnis Jeff Bezos

daftar bisnis jeff bezos
(Foto bisnis Jeff Bezos Blue Origin. Sumber: spacenews.com)

Selain dari Amazon, Jeff Bezos juga memiliki sumber pendapatan lain. Berikut daftar bisnis Jeff Bezos di berbagai sektor:

1. Blue Origin

Salah satu bisnis Jeff Bezos yang juga telah mencapai kesuksesan adalah Blue Origin. Ini merupakan perusahaan roket milik Bezos yang diluncurkannya pada 2000.

Blue Origin menjadi perusahaan fokus utama Bezos usai ia mengumumkan pengunduran diri dari Amazon pada 2021 silam.

Untuk diketahui, Blue Origin menjadi perusahaan pemasok roket untuk beberapa pihak. Pada 2021, Blue Origin berhasil mencetak rekor baru dengan mendaratkan astronot tertua dan termuda di luar angkasa.

Selain itu, Blue Origin ikut ditunjuk bersama beberapa perusahaan lain oleh NASA untuk merancang Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2030 mendatang.

2. The Washington Post

Bisnis Jeff Bezos lainnya adalah The Washington Post, surat kabar terbesar di wilayah Amerika Serikat.

Bezos dikabarkan membeli The Washington Post pada 2013 dengan uang pribadinya, bukan atas nama Amazon.

Pada saat itu, Bezos membeli The Washington Post sebesar US$250 juta atau setara dengan Rp2,571 triliun.

Sempat mengalami keterpurukan, The Washington Post pun bisa bangkit di tangan Bezos.

Sayangnya, kejayaan surat kabar tersebut tak dapat bertahan lama di tengah pesatnya media online saat ini. The Washington Post pun akhirnya dikabarkan berhenti beroperasi pada 2019.

Baca Juga: 11 Karakteristik Pengusaha yang Harus Kamu Miliki

3. IMDb

IMDb alah bisnis Jeff Bezos lainnya yang beroperasi secara online. Website yang satu ini dikenal sebagai salah satu tempat review dan rating film tepercaya.

Semua film dari seluruh dunia dengan berbagai genre bisa kamu temukan di situs web IMDb.

Diperkirakan jumlah data yang dimiliki IMDb telah mencapai lebih dari 4 juta yang terdiri dari film, TV, dan program hiburan lainnya.

Bezos mengakuisisi IMDb pada 1998 yang pada saat itu bernilai US$55 juta atau setara dengan Rp770,2 miliar.

Amazon memanfaatkan IMDb sebagai media iklan untuk menjual DVD dan kaset video secara online.

4. Whole Foods Market

Pada 2017 lalu, Amazon kembali memperluas pasar dengan mengakuisisi Whole Foods Market. Ini menjadi bisnis Jeff Bezos lainnya.

Whole Foods Market merupakan bisnis yang bergerak di bidang bahan makanan alami dan organik.

Jadi, Amazon tidak hanya menjual buku online dan barang elektronik, tetapi juga memasarkan bahan makanan.

Saat akuisisi, Whole Foods Market dibeli senilai US$ 13,7 miliar atau jika dirupiahkan sebesar Rp191,8 triliun.

Dibandingkan dengan bisnis-bisnis lainnya yang pernah dibeli Jeff Bezos, Whole Foods Market adalah perusahaan bernilai paling besar.

Hingga 2019, Whole Foods Market telah dikabarkan memiliki 500 toko di Amerika Utara dan tujuh toko lainnya di Inggris.

Baca Juga: 7 Pengusaha Sukses Wanita Indonesia, Ada yang Masuk Forbes 30 Under 30!

5. Zappos

Zappos merupakan bisnis lain yang dimiliki oleh Jeff Bezos. Bagi kamu yang belum tahu, Zappos merupakan situs web yang menjual pakaian dan alas kaki.

Amazon mengakuisisi Zappos sejak 2009 dengan membeli semua sahamnya yang bernilai US$1,2 miliar pada saat itu.

Mulanya, Zappos dikenal sebagai pasar online yang menyediakan sepatu. Namun, seiring berkembangnya waktu, Zappos mulai melebarkan sayap dengan turut menjual produk fashion untuk orang dewasa maupun anak-anak.

6. Audible

Bisnis Jeff Bezos berikutnya adalah Audible yang ia akuisisi sejak 2008 silam. Ini merupakan platform buku audio yang ditayangkan secara digital.

Beberapa produk dari Audible yang dipasarkan adalah program radio dan TV, podcast, serta majalah atau surat kabar.

Pengguna yang mengakses Audible bisa mendengarkan buku secara online. Di sini, pengguna juga dapat melihat ulasan dari berbagai judul buku dari penulis-penulis ternama.

Bagi kamu yang merupakan penggemar buku dan ingin mencoba sensasi baru membaca, bisa coba mendengar audio yang dibacakan melalui Audible ini.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku Tentang Bisnis yang Inspiratif, Wajib Punya!

7. Twitch

Tak sampai di situ, bisnis Jeff Bezos juga merambah ke bisnis live streaming yang bernama Twitch. Twitch dibeli Amazon pada 2014 seharga US$ 970 juta atau yang setara dengan Rp13,5 triliun.

Melalui situs web ini, pengguna dapat melakukan live streaming video game hingga menayangkan siaran kompetisi e-sports.

Seiring berkembangnya tren bermain video game, situs web Twitch terus berkembang pesat. Apalagi ketika pandemi COVID-19 melanda, jumlah penggunanya pun meningkat drastis di banding hari-hari sebelumnya.

Itulah profil singkat sosok di balik suksesnya Amazon serta sederet bisnis Jeff Bezos. Semoga dapat menginspirasi kamu untuk menjadi pebisnis sukses seperti dirinya!

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !