Ads

Tertarik Coba Bisnis Kain? Ini 7 Tips Suksesnya

bisnis kain

Table of Contents

Seperti yang kamu ketahui, Indonesia memiliki berbagai kebudayaan. Tak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki value secara ekonomi. Salah satu yang bisa kamu jadikan ide usaha, yakni bisnis kain.

Ada berbagai jenis kain khas Nusantara yang bisa kamu pasarkan untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Beberapa yang paling terkenal ialah kain batik dan tenun.

Setiap darah memiliki ciri khas kainnya masing-masing. Misalnya, dari motif, warna, hingga maknanya. Karena keunikan itulah, bisnis kain bisa membawa kamu sebagai pengusaha sukses jika digeluti dengan sungguh-sungguh.

Tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, bisnis kain yang kamu rintis juga bisa menembus pasar internasional, lho. Kamu pun bisa turut mengenalkan Indonesia di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Inilah 9 Ide Usaha Handmade yang Menguntungkan

Tips Bisnis Kain

tips bisnis kain
Foto: Pexels.com

Lantas, bagaimana cara memulai bisnis kain untuk mendapatkan keuntungan besar?

Meski setiap bisnis tidaklah mudah untuk dijalani, kamu akan lebih siap untuk memulai usaha jika memahami langkah-langkahnya.

Berikut beberapa tips merintis bisnis kain yang bisa kamu terapkan:

1. Siapkan Rencana Bisnis

Sebelum memulai usaha apapun, termasuk bisnis kain, kamu perlu membuat rencana bisnis. Oleh sebab itu, langkah pertama untuk merintis bisnis kain adalah menyusun rencana bisnis.

Dalam hal ini, kamu perlu membuat rencana bisnis dengan menentukan jenis kain apa yang ingin dijual, siapa target pasarmu, perkiraan modal, strategi usaha, dan lainnya secara rinci.

Semakin detail rencana bisnis yang kamu buat, maka akan semakin baik karena kamu akan lebih terarah dalam menjalankan usaha.

Dengan perencanaan yang matang, kamu pun akan lebih siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan saat merintis usaha.

Meski tidak semua rencana bisnis bisa direalisasikan sesuai harapan, kamu sudah memiliki gambaran. Tentu saja hal ini akan lebih baik dibandingkan tanpa persiapan apapun.

Baca Juga: 8 Ide Bisnis Kerajinan Tangan, Berani Coba Buat?

2. Temukan Pengrajin Lokal

Hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan jika ingin membuka bisnis kain ialah coba mencari pengrajin lokal sebagai supplier bisnis kain kamu.

Untuk mendapatkan supplier terbaik, kamu bisa mencari rekomendasi dari komunitas bisnis yang dapat ditemukan secara online maupun offline.

Bisa juga menemukan pengrajin kain lokal sebagai pemasok produk dagangan kamu dengan cara melakukan blusukan.

Misalnya, mendatangi berbagai daerah pengrajin kain yang terkenal di Indonesia. Kunjungilah beberapa desa atau pasar setempat untuk menemukan pengrajin kain tradisional yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Meski cara ini cukup menguras tenaga, waktu, dan biaya, kamu akan mendapatkan hasil yang maksimal. Pasalnya, kamu bisa terjun langsung dan mengetahui kondisi pengrajin di lapangan.

3. Pahami Berbagai Jenis Kain

Sebelum kamu membuka bisnis kain, penting bagi kamu untuk memahami berbagai jenis kain yang akan dijual.

Karena seperti yang telah kamu ketahui, Indonesia memiliki berbagai jenis kain dengan keunikannya masing-masing.

Jadi, pastikan kamu memiliki product knowledge yang baik sehingga lebih dipercaya oleh calon pelanggan.

Misalnya jika kamu ingin menjual kain batik, pahami berbagai jenis batik berdasarkan asal, motif, bahan yang digunakan, dan lainnya.

Pastikan setiap informasi produk yang kamu ketahui bisa membantu pelanggan dalam menentukan pilihannya sebelum membeli kain dari tokomu.

Dengan begitu, pelanggan akan merasa dilayani secara maksimal. Maka, janganlah lelah untuk belajar memahami produk jualanmu sendiri, ya.

Baca Juga: 9 Jenis Usaha Pakaian yang Bisa Jadi Ide Bisnis

4. Tentukan Harga Jual

Cara memulai usaha kain selanjutnya, yakni menentukan harga jual. Dalam menjual produk apapun, penting bagi kamu untuk menentukan harga jual yang pas.

Jadi, pastikan untuk menjualnya sesuai harga pasar. Tidak terlalu murah ataupun mahal sehingga kamu tetap mendapatkan untung.

Untuk mendapatkan perkiraan harga jual kain yang sesuai, cobalah lakukan riset pasar. Coba cari tahu berapa harga jual kain di pasar.

Apabila kamu menjual kain dengan harga yang jauh dari pasaran, kemungkinan untuk merugi bisa saja semakin besar.

Sebaliknya, jika harga kain yang dijual terlalu mahal, kamu mungkin akan ditinggalkan oleh pelanggan. Mereka bisa saja lebih memilih untuk membeli kain di tempat lain yang menjadi pesaingmu.

Jadi, berhati-hatilah dalam menentukan harga jual. Selain riset pasar, kamu juga bisa menggunakan pertimbangan lain sebelum menetapkan harga jual kain.

Misalnya, biaya produksi, biaya pemasaran, biaya distribusi, dan lain-lain.

5. Pastikan Stok Produk

Hal lain yang tak kalah penting untuk kamu perhatikan sebelum menjalani bisnis kain ialah memastikan stok produk.

Mengingat pengrajin kain biasanya ada di daerah pedesaan atau bahkan terpencil, maka bisnis kamu mungkin saja mengalami kendala dalam stok barang.

Oleh karena itu, kamu perlu membuat manajemen stok produk seefisien mungkin. Jangan sampai pelanggan dibuat kecewa karena produk kain yang mereka butuhkan ternyata kosong.

Untuk melancarkan arus distribusi dari pengrajin ke toko kain kamu, pilihlah ekspedisi terbaik. Jadi, kamu bisa meminimalkan keterlambatan produk.

Jika kamu ragu untuk memiliki stok produk terlalu banyak, cobalah menggunakan sistem pre-order. Kamu hanya pun perlu memesan kain yang sudah dibayar oleh pelanggan.

Dengan begitu, kamu tidak akan menumpuk produk terlalu banyak. Hal ini juga bisa menghindarkan kamu dari penumpukan barang yang merugikan jika tidak laku.

Baca Juga: Peluang Usaha Jasa Jahit dan 6 Tips Sukses Menjalankannya

6. Pasarkan Online dan Offline

Agar bisnis kain yang kamu rintis laris manis, cobalah untuk memasarkannya secara offline maupun online.

Dalam hal ini, kamu bisa mulai memasarkannya dari mulut ke mulut. Coba dahulu untuk memasarkannya ke orang-orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau tetangga sekitar.

Kemudian, perkuat juga bisnis kamu dengan memasarkannya secara online. Dengan memanfaatkan marketplace dan media sosial.

Kini, sudah ada banyak sekali platform yang memungkinkan kamu untuk berjualan online secara gratis.

Selain itu, kamu juga bisa membuat website toko online sehingga akan semakin banyak calon pelanggan yang mengetahui keberadaan merek bisnismu.

Di era yang serba digital seperti saat ini, pemasaran online sangatlah menjanjikan. Kamu bisa mendapatkan lebih banyak penjualan jika memanfaatkannya dengan baik.

Oleh sebab itu, pastikan usahamu memiliki kehadiran secara online, ya. Pahami juga berbagai tren digital marketing sehingga pemasaran online kamu sukses menghasilkan keuntungan!

7. Perhatikan Tren Pasar

Seperti bisnis fesyen lainnya, usaha kain juga tergantung pada tren yang sedang berkembang. Maka dari itu, kamu perlu memahami kondisi pasar secara berkala.

Kamu bisa mencari tahu tren kain apa yang sedang terjadi di industri dengan bertanya kepada pengrajin lokal atau menganalisis pasar dan pelanggan secara langsung.

Biasanya, kain yang paling banyak dicari itulah yang sedang menjadi tren di kalangan pelanggan. Jadi, manfaatkanlah tren ini agar bisnismu menghasilkan keuntungan besar.

Selain itu, perkembangan model kain juga biasanya memiliki perkembangan yang cepat sehingga kamu sebaiknya selalu memiliki pengetahuan terkini.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Bisnis Baju Muslim Syar’i, Catat Ya!

Itu dia beberapa tips menjalankan bisnis kain. Apakah kamu tertarik?

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !