Lebih Untung Mana, Bisnis Trading atau Investasi?

bisnis trading

Table of Contents

Perkembangan bisnis terjadi begitu cepat. Banyak bermunculan bisnis baru yang bisa menghasilkan uang, satu di antaranya adalah bisnis trading.

Istilah trading sebenarnya bukan istilah asing dalam bisnis dan perdagangan.

Bisnis trading kini ramai diperbincangkan. Banyak cerita dari orang-orang sukses seperti crazy rich atau influencer yang meraup banyak cuan dari bisnis ini.

Banyak yang bilang, kamu bisa menghasilkan banyak uang dalam waktu singkat.

Hal tersebut tentunya sangat menggiurkan dan menarik perhatian banyak orang. Serupa dengan investasi saham yang juga menjanjikan profit yang besar. Keduanya menjadi tren bisnis baru bagi kaum milenial.

Apalagi kedua bisnis tersebut terdengar lebih kekinian dan cocok untuk anak muda yang super fleksibel. Katanya, bisnis trading dan investasi saham bisa membuatmu tajir melintir dalam waktu cepat!

Sayangnya, banyak anak muda yang minim pemahaman dan nekat terjun dalam bisnis ini. Alhasil, bukannya untung mereka malah mengalami banyak kerugian.

Sebelum kamu menggelontorkan uangmu untuk bisnis trading atau investasi saham, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

Baca Juga: Wajib Tahu 5 Tips Ampuh Bisnis Saham, Dijamin Cuan!

Apa Itu Bisnis Trading?

bisnis trading
(Foto investasi online. Sumber: Freepik.com)

Menurut Investopedia, trading adalah konsep ekonomi dasar yang melibatkan pembelian dan penjualan barang dan jasa, dengan kompensasi yang dibayarkan oleh pembeli kepada penjual. Bisa juga pertukaran barang dan jasa antar pihak.

Dalam pasar uang, trading mengacu pada pembelian dan penjualan sekuritas, meliputi saham, reksa dana, kripto, dan lainnya.

Sedangkan menurut Cleartax, trading melibatkan partisipasi yang kuat dalam pasar uang dibandingkan dengan investasi biasa.

Keberhasilan trading tergantung pada kemampuan trader dalam meraup keuntungan selama periode tertentu. Trader adalah orang yang terlibat dalam pembelian dan penjualan aset keuangan di pasar uang.

Seorang trader bisa menjual aset untuk dirinya sendiri, atas nama orang lain, atau atas nama institusi. Trader terlibat dalam pembelian dan penjualan ekuitas jangka pendek.

Bisnis trading adalah bisnis yang dijalankan dalam pasar uang. Usaha ini menjanjikan keuntungan yang besar dalam menjual aset.

Namun, untuk mendapat keuntungan maksimal kamu harus mampu membaca pergerakan pasar dengan baik.

Baca Juga: Ketahui 7 Jenis Pinjaman Modal Usaha dan Tips Memilihnya

Bisnis Trading VS Investasi

Lebih Untung Mana, Bisnis Trading atau Investasi?
(Foto trading kripto. Sumber: Freepik.com)

Setelah mengetahui pengertiannya, sekarang waktunya membandingkan antara bisnis trading vs investasi.

Singkatnya, investasi adalah aset yang diperoleh untuk menghasilkan pendapatan di kemudian hari. Pendatapan ini bisa didapat dari pertambahan nilai atau penjualan aset.

Lantas, apa perbedaan antara trading dan investasi? Dirangkum dari Groww, berikut penjelasannya.

1. Resiko Bisnis

Bisnis trading memiliki resiko yang lebih tinggi ketimbang investasi.

Sebab, trader mencoba untuk mendapat keuntungan dari volatilitas (tingkat harga) pasar dalam jangka pendek dan sangat sulit diprediksi.

Semantara itu, investasi lebih minim resiko karena investor akan menghindari membuat keputusan selama volitalitas jangka pendek.

Pendekatan investasi adalah dengan membeli aset dalam jangka panjang. Sementara trading membeli aset untuk jangka pendek.

2. Jangka Waktu

Perbedaan selanjutnya terlihat dari jangka waktu bisnisnya. Trading dilakukan dalam jangka waktu pendek, sementara investasi dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Tujuan investasi adalah menumbuhkan nilainya di kemudian hari. Sementara itu, tujuan trading adalah membuka peluang keuntungan dengan mengeluarkan biaya semaksimal mungkin.

Investor akan mempertahankan aset investasinya selama bertahun-tahun. Sedangkan trader hanya mempertahankan asetnya selama beberapa menit hingga beberapa bulan.

Baca Juga: Tertarik dengan Bisnis Pertanian? Ini 8 Langkah Memulainya

3. Pertumbuhan Modal

Investasi berfokus untuk menciptakan keuntungan dalam jangka waktu panjang dan menekan risiko. Sementara trading berfokus untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka waktu pendek.

Investor bertujuan untuk mendapatkan pasif income dalam bentuk dividen dan bonus melalui capital gain.

Sementara trader akan terus menyusun strategi setiap harinya agar bisa menumbuhkan nilai aset yang dimiliki.

4. Upaya yang Terlibat

Investasi melibatkan lebih banyak upaya dalam menganalisis pergerakan pasar. Setelah mulai berinvestasi, upaya yang diperlukan menjadi lebih sedikit. Upaya besar hanya dilakukan di awal saat memilih aset investasi yang tepat.

Sementara itu, trading membutuhkan analisis secara rutin dan terus menerus. Ini dilakukan untuk membaca pergerakan pasar dan mendapat keuntungan dalam waktu singkat.

Analisis dibutuhkan setiap kamu membeli dan menjual aset.

5. Gaya Analisis

Investasi dilakukan dengan teknik analisis fundamental. Artinya, analisis dilakukan terhadap rasio keuntungan, arus kas, dan prospek di masa depan.

Sedangkan trading menggunakan analisis teknis. Analisis ini melibatkan grafik dan pergerakan nilai di masa lalu. Keputusan diambil berdasarkan pola yang terbentuk dalam grafik.

Baca Juga: Apa Itu Mass Marketing? Ini 5 Manfaatnya bagi Bisnis

Jenis-jenis Strategi Bisnis Trading

Lebih Untung Mana, Bisnis Trading atau Investasi?
(Foto grafik saham. Sumber: Freepik.com

Menurut Capital Index, strategi trading dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Scalping, yaitu trading yang dilakukan dalam jangka waktu super singkat. Strategi ini dilakukan dalam hitungan detik. Trader akan membeli aset dan menahannya selama beberapa detik, kemudian menjualnya kembali dengan harapan mendapat banyak penjualan meskipun profitnya kecil.
  • Day trading, yaitu trading jangka pendek yang dilakukan selama satu hari. Biasanya dimulai ketika bursa saham dibuka, dan berakhir saat bursa ditutup. Trading ini dilakukan selama beberapa menit atau jam.
  • Swing trading, biasanya dilakukan selama beberapa hari atau minggu. Trading ini termasuk jangka menengah. Gaya trading ini cocok untuk orang-orang yang memiliki kesibukan lain namun ingin mendedikasikan beberapa jam untuk menganalisis pasar.
  • Position trading, yaitu berfokus dalam jangka panjang. Trading ini dilakukan untuk mencari potensi keuntungan maksimum dari pergerakan harga yang besar. Sehingga trading ini bisa dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Itulah beberapa jenis gaya bisnis trading, mana yang paling cocok denganmu?

Baca Juga: 5 Cara Split Test Facebook Ads, Tentukan Iklan Terbaikmu!

Jadi, Lebih Untung Trading atau Investasi?

Lebih Untung Mana, Bisnis Trading atau Investasi?
(Foto grafik saham. Sumber: Freepik.com)

Setelah memahami perbedaan dan strateginya, apakah kamu sudah dapat menentukan mana yang lebih menguntungkan?

Baik trading maupun investasi, keduanya sama-sama menguntungkan dan bisa membuatmu tajir melintir. Semuanya tergantung pada pemahaman dan gaya bisnis yang kamu sukai.

Apakah kamu ingin untung besar dalam jangka pendek tetapi berisiko tinggi, atau cuan besar dalam jangka panjang tapi minim risiko?

Apa pun model bisnis yang kamu pilih, pastikan kamu sudah membuat pertimbangan dan analisis yang matang.

Namun yang terpenting, jangan ikut-ikutan kata orang dan yakinlah dengan hasil analisismu. Gunakan uang dingin agar tidak mempengaruhi finansialmu.

Kamu bisa memulai trading atau investasi secara online dengan menggunakan berbagai aplikasi pasar uang yang tersedia. Sudah siap jadi the next crazy rich?

Bagi kamu yang masih bingung memilih produk investasi yang cuan, tonton video berikut, yuk!

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !