website ecommerce sirclo

7 Cara Dropship Tanpa Modal, Pebisnis Pemula Harus Tahu!

Share this Post

cara dropship tanpa modal

Table of Contents

Bagi kamu yang ingin berbisnis, tetapi terkendala masalah biaya, bisa coba cara dropship tanpa modal berikut ini.

Dropshipper merupakan cara berbisnis yang dilakukan dengan mempromosikan dan menjual barang dari pihak lain.

Jadi, kamu tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk melakukan stok produk.

Dengan dropshipping, kamu juga bisa berjualan online secara lebih mudah. Sebab, pihak supplier yang akan memproses seluruh pesanan pelangganmu.

Tugas utama kamu hanyalah promosi produk dan meneruskan pesanan kepada supplier.

Keuntungan bisnis yang diperoleh didapatkan dari selisih harga dari pihak supplier.

Misalnya jika supplier menjual produk seharga Rp20.000 dan kamu menjualnya kembali sebesar Rp25.000, maka Rp5.000 itulah yang akan jadi keuntunganmu.

Apabila kamu tertarik menjadi dropshipper, simak beberapa cara dropship tanpa modal di bawah ini, yuk.

Baca Juga: Ini 7 Beda Reseller dengan Dropship, dari Segi Modal Juga Tidak Sama!

Cara Dropship Tanpa Modal

Bisnis dropship seperti ini banyak dilakukan oleh orang yang ingin berbisnis tanpa modal awal.

Mayoritas dari mereka menjadi dropshipper sebagai usaha sampingan. Banyak dari pekerja tetap yang ingin mendapatkan uang tambahan menjalankan bisnis dropship ini.

Para pelajar yang juga ingin menambah uang saku pun memilih untuk menjadi dropshipper.

Lantas, bagaimana cara dropship tanpa modal? Ini dia langkah-langkahnya:

1. Tentukan Jenis Produk

cara dropship tanpa modal
(Foto kotak pengiriman barang. Sumber: Unsplash.com)

Cara dropship tanpa modal pertama, yakni kamu perlu menentukan dahulu jenis produk apa yang akan dijual.

Dalam hal ini, kamu bisa melakukan riset pasar untuk mengetahui produk apa yang sedang tren di industri.

Biasanya, produk-produk trendi memiliki banyak peminat sehingga akan lebih mudah untuk dipasarkan. Kamu pun bisa mencapai keuntungan yang maksimal jika mempromosikan produk tren dengan tepat.

Jangan lupa untuk selalu memelajari jenis produk yang ditawarkan kepada pelanggan. Mulai dari spesifikasinya, manfaat, cara penggunaan, hingga penyimpanannya.

Dengan product knowledge yang baik, kamu bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan sehingga mereka lebih yakin untuk melakukan pembelian.

2. Pilih Target Pasar

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan untuk menjadi dropshipper, yaitu menentukan siapa yang akan menjadi pembeli.

Ini disebut juga dengan menentukan target pasar. Coba sesuaikan dahulu dengan jenis produk yang akan kamu jual.

Misalnya jika kamu ingin dropship produk ibu dan anak, maka para orang tualah yang menjadi target pasarmu.

Kamu juga bisa menentukan target pasar berdasarkan jenis kelamin, latar belakang pendidikan, lokasi, hingga minat mereka.

Jadi, produk yang ditawarkan bisa lebih relevan dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, target pasar bisa memudahkan kamu untuk menyusun strategi pemasaran. Mulai dari pembuatan konten promosi hingga menetapkan harga jual.

Baca Juga: 5 Aplikasi Dropship Terpercaya, Bisa Raup Keuntungan Besar!

3. Temukan Supplier

cara dropship tanpa modal - cari supplier
(Foto bisnis online. Sumber: Unsplash.com)

Cara dropship tanpa modal selanjutnya, yaitu mencari supplier yang akan membantu kamu berjualan.

Kamu bisa mencari supplier secara online di internet. Mulai dari menjelajah mesin pencari, situs web, media sosial, hingga marketplace.

Ini merupakan cara termudah bagi kamu dalam menemukan supplier sehingga bisa mendapatkan produk-produk untuk dijual kembali.

Selain melakukan riset online, kamu juga bisa menemukan supplier dengan terjun langsung ke pasar grosir.

Cobalah untuk menemui pedagang-pedagang yang menawarkan sistem reseller atau dropshipper.

Biasanya, ada banyak brand yang membuka jaringan agen dan memperbolehkan masyarakat untuk jadi reseller atau dropshipper.

Pelajarilah setiap syarat dan ketentuan yang diberikan. Jangan salah dalam memilih supplier karena pihak ini sangat penting dalam operasional bisnis online kamu.

Untuk memudahkanmu, coba buat daftar supplier yang ingin kamu ajak kerja sama. Kemudian, cari tahu masing-masing kelebihan dan kekurangannya.

Misalnya, cara mereka melayani pelanggan, ketepatan waktu pengiriman barang, hingga kualitas produk yang dijual.

Barulah kamu bisa menentukan supplier mana yang paling tepat.

4. Sesuaikan Harga Jual Produk

Dalam berbisnis sebagai dropshipper, kamu perlu menghitung keuntungan sendiri. Sebab, produk yang dijual merupakan milik orang lain.

Kamu bukan tangan pertama yang bisa menetapkan keuntungan sesuka hati. Maka dari itu, bijaklah dalam menyesuaikan harga jual produk dari supplier.

Tetapkanlah besaran keuntungan yang pantas kamu dapatkan. Jangan terlalu kecil atau pun besar sehingga kamu tak merugi.

Sebagai referensi, kamu bisa coba melihat kisaran harga di pasar. Jadi, harga jual produk kamu masih bisa dijangkau oleh target pasar.

Apabila kamu ingin menentukan harga jual produk yang lebih rendah dari pasaran, pasarkanlah dalam jumlah minimal tertentu.

Dengan begitu, kamu tetap bisa memperoleh keuntungan yang sepadan.

Baca Juga: Mau Bisnis Tanpa Modal? Intip 7 Ide yang Bisa Kamu Coba!

5. Buat Toko Online

Ketika semua cara dropship tanpa modal di atas sudah kamu terapkan, kini saatnya mulai berjualan. Kamu perlu membuat toko online untuk bisa berbisnis sebagai dropshipper.

Ada banyak platform jualan online yang bisa kamu gunakan. Misalnya media sosial, aplikasi chat, situs web, hingga marketplace.

Pelajarilah terlebih dahulu masing-masing sistem jual beli online pada platform. Jadi, kamu bisa menentukan saluran penjualan yang paling tepat untuk bisnismu.

Dengan berjualan online, kamu bisa mengelola pesanan secara lebih praktis melalui perangkat elektronik. Jangkauan pasarnya pun lebih luas dibandingkan membuka toko fisik.

Selain itu, kamu tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Bahkan bisa membuat toko online secara gratis.

Cukup mengakses situs web atau mengunduh aplikasi di perangkat selular dan daftarkan diri menjadi penjual toko online. Kamu pun bisa langsung berjualan online.

6. Aktif Promosi

cara dropship tanpa modal - promosi
Foto pengemasan barang. Sumber: Freepik.com

Ketika kamu berhasil menerapkan cara dropship tanpa modal dengan tips di atas, jangan lupa untuk aktif melakukan promosi.

Promosi merupakan aspek yang sangat penting untuk keberlangsungan bisnis.

Oleh karena itu, kamu perlu bersikap aktif dan kreatif untuk memasarkan produk jualanmu kepada target audiens.

Gunakanlah berbagai platform untuk promosi. Mulai dari aplikasi chat, media sosial, situs web, dan marketplace.

Maksimalkanlah seluruh fitur pada platform agar lebih banyak orang yang mengetahui bisnis kamu.

Konten penawaran yang dibagikan haruslah menarik. Misalnya, mengunggah foto produk dan deskripsi yang jelas sehingga target audiens lebih yakin sebelum membeli.

Jelaskan juga bagaimana cara pemesanannya. Buatlah sederhana agar pelanggan mudah dalam berbelanja.

Selain coba promosi gratis di internet, kamu juga dapat membuat iklan berbayar agar hasilnya lebih maksimal.

Contohnya, memanfaatkan iklan berbayar di media sosial untuk memperluas jangkauan atau coba bekerja sama dengan influencer agar penjualan meningkat.

Baca Juga: 11 Ide Bisnis Tanpa Modal di HP, Apa Saja Itu?

7. Konsisten dalam Berbisnis

Cara dropship tanpa modal berikutnya, yakni kamu perlu konsisten dalam menjalaninya.

Kamu harus aktif melakukan promosi produk milik supplier jika ingin mendapatkan keuntungan.

Karena besaran keuntungan yang didapat cenderung lebih kecil dibanding menjadi penjual tangan pertama, maka kamu harus menjual produk dalam jumlah besar.

Maka dari itu, promosikanlah produk secara rutin dan konsisten. Jadi, keuntungan yang dihasilkan bisa maksimal.

Itu dia beberapa cara dropship tanpa modal yang bisa kamu coba. Semoga cara dropship tanpa modal di atas berhasil menghasilkan keuntungan melimpah, ya!

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !