event panen omset sirclo smesco

5 Cara Melakukan Digitalisasi Bisnis Untuk Modernisasi Usaha

Cara-Melakukan-Digitalisasi-Bisnis

Table of Contents

Kemajuan teknologi membawa pengaruh besar dalam dunia bisnis. Hal tersebut medorong terjadinya digitalisasi bisnis.

Pesatnya kemajuan teknologi membawa dampak besar bagi semua bidang kehidupan, termasuk dalam urusan jual-beli. Banyak usaha baru yang lahir dengan basis digital. Kebanyakan usaha tersebut tidak memiliki toko fisik.

Pasalnya, tren belanja online juga semakin diminati, hal ini turut mempercepat proses digitalisasi bisnis. Semakin populernya e-commerce, menjadi alasan kuat kamu perlu memulai bisnis secara online. Setidaknya, mulailah alihkan penjualan toko offline-mu secara online.

Baca Juga: Mengenal Digital Nomad, Tren Kerja Kekinian yang Fleksibel

Menurut Nasdaq pada tahun 2040, sebesar 95% kegiatan belanja konsumen akan dilakukan secara online. Berdasarkan data Statista pada tahun 2021 lalu, jumlah pelanggan yang berbelanja secara online telah mencapai lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia.

Kondisi tersebut membuat banyak pelaku usaha mulai melakukan digitalisasi untuk bersaing dalam pasar. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak juga toko fisik yang ditutup dan mengalihkan seluruh penjualan secara online.

Biaya untuk toko fisik sendiri jadi bisa digunakan untuk kepentingan promosi bisnis online. Lantas, apa itu digitalisasi bisnis dan bagaimana prosesnya?

event panen omset sirclo smesco

Mengenal Digitalisasi Bisnis

digitalisasi bisnis
Foto: Freepik.com

Menurut Pagero, digitalisasi adalah transformasi dari model bisnis untuk menggunakan proses digital daripada konvensional. Misalnya, perusahaan yang memutuskan untuk mengubah penanganan dan pemrosesan semua dokumen keuangan menjadi digital akan dianggap digitalisasi.

Digitalisasi bisnis adalah integrasi teknologi yang mengubah cara bisnis beroperasi di berbagai bidang, layanan, dan saluran pemasaran dengan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.

Transformasi digital tidak hanya berdampak pada interaksi dan transaksi pelanggan, tetapi juga mengubah operasi bisnis. Karena model kerja hibrida semakin menjadi kebiasaan, bisnis harus beradaptasi sehingga karyawan dapat bekerja dan berkolaborasi secara efisien.

Dapat disimpulkan bahwa digitalisasi bisnis artinya mengintegrasikan teknologi dalam seluruh kegiatan bisnis. Mulai dari urusan administrasi, keuangan, kepegawaian, hingga pemasaran dan penjualan.

Baca Juga: Kenali Afiliasi, Teknik Pemasaran Digital yang Menguntungkan

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

Pentingnya Digitalisasi Bisnis

5 Cara Melakukan Digitalisasi Bisnis Untuk Modernisasi Usaha
Foto: Freepik.com

Dilansir dari Rolson Infotech, digitalisasi bisnis meningkatkan efisiensi proses, konsistensi, dan kualitas bisnis. Ketiga hal tersebut bisa memberikan banyak peningkatan bagi bisnis, di antaranya:

  • Mengintegrasikan dokumen atau file konvensional ke dalam bentuk digital, menghilangkan redundansi dan memperpendek rantai komunikasi.
  • Meningkatkan dan memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih baik.
  • Membantu dalam menyediakan layanan pelanggan di mana saja di dunia.
  • Mengurangi biaya operasional.
  • Mencegah kesalahan manusia.
  • Manfaatkan analisis dan data pengguna.
  • Meningkatkan kelangsungan pertumbuhan bisnis.

Penerapan teknologi digital membuat alur kerja menjadi efisien dan ada lebih sedikit kesalahan manusia. Semua kegiatan bisnis dijalankan dengan lebih efisien. Alur kerja yang efisien ini memungkinkan bisnis mengurangi biaya operasional.

Baca Juga: 5 Contoh Produk Digital, Bagaimana Cara Membuatnya?

event panen omset sirclo smesco

Manfaat Digitalisasi Bisnis

5 Cara Melakukan Digitalisasi Bisnis Untuk Modernisasi Usaha
Foto: Freepik.com

Transformasi digital bagi bisnis memiliki berbagai manfaat yang amat penting. Apa saja manfaatnya? Simak penjelasan berikut, ya!

1. Hemat Biaya

Bisnis konvensional membutuhkan biaya sewa toko atau gedung kantor, biaya listrik, dan biaya pembelian alat tulis kantor. Proses penjualannya juga memakan biaya besar sebab membutuhkan pembukaan toko cabang hingga sewa lapak.

Berbeda dengan bisnis digital yang tidak menggunakan kantor fisik, namun menggunakan kantor virtual. Kamu tak perlu mengeluarkan biaya sewa yang tinggi atau biaya untuk listrik. Untuk urusan penjualan juga, kamu tak lagi membutuhkan toko fisik karena semuanya serba online.

Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk sewa toko bisa kamu alihkan untuk membangun bisnismu menjadi lebih modern. Kamu juga bisa menggunakannya untuk meningkatkan promosi produkmu.

2. Memangkas Waktu

Sistem kerja berbasis online memungkinkanmu berbagi dokumen dan pekerjaan apa pun dalam jaringan internet. Untuk urusan promosi dan penjualan pun bisa kamu lakukan secepat kilat.

Kamu tidak perlu mengantarkan satu dokumen ke divisi lain, atau menjualkan produk secara door to door. Dengan memanfaatkan sistem cloud, semua berkas bisa diteruskan dengan cepat.

Untuk urusan penjualan juga, kamu hanya perlu memantau toko online-mu dan menerima serta memproses pesanan secara virtual. Bahkan, untuk pengiriman barang, kamu tak perlu keluar rumah. Ini karena kurir yang akan datang menjemput paketmu.

Baca Juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan Digital Marketing, Wajib Tahu!

3. Kemudahan Bagi Pelanggan

Digitalisasi bisnis tak hanya menguntungkan pebisnis, tetapi juga memudahkan pelanggan. Keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan akan sangat merepotkan, apalagi bagi pelanggan yang mempunyai banyak kesibukan.

Digitalisasi bisnis bisa membuat pelangganmu dapat mencari dan membeli produkmu kapanpun dan darimana pun. Kemudahan ini tentu didukung dengan kehadiran e-commerce dan aplikasi pemesanan makanan online.

Bagaimana Langkah Melakukan Digitalisasi?

5 Cara Melakukan Digitalisasi Bisnis Untuk Modernisasi Usaha
Foto: Freepik.com

Setelah mengenal manfaat dari digitalisasi bagi bisnis, tentunya kamu semakin tertarik untuk mulai melakukan transformasi digital untuk bisnismu. Berikut ini Langkah-langkah transformasi digital, yaitu:

  1. Tentukan model bisnis. Digitalisasi bisnis bisa mencakup keseluruhan aspek atau sebagian aspek saja. Kamu bisa menentukan aspek yang akan diintegrasikan dengan teknologi. Misalnya, kamu ingin mengubah model penjualan menjadi online atau hanya ingin mengubah sistem kerja internal saja.
  2. Tentukan platform. Langkah selanjutnya adalah menentukan jenis platform yang akan kamu gunakan. Misalnya, platform berbagai dokumen dan file, penjualan produk, kepegawaian, hingga pemasaran.
  3. Gunakan website dan media sosial. Langkah awal digitalisasi adalah dengan membangun website serta media sosial. Hal ini amat penting dilakukan untuk membantu membuka modernisasi bisnis menjadi lebih cepat.
  4. Pelajari digital marketing dan SEO. Langkah selanjutnya kamu perlu mempelajari tentang pemasaran digital dan Teknik memaksimalkan SEO agar dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis digital-mu.
  5. Gunakan perangkat lunak pendukung. Bisnis digital artinya melakukan transformasi pada berbagai kegiatan bisnis. Jika sebelumnya kamu terbiasa pergi ke ATM untuk melihat saldo, kamu bisa mulai menggunakan mobile banking. Jika biasanya kamu membuat catatan keuangan secara manual, kamu bisa mulai menggunakan aplikasi tambahan seperti Excel.

Baca Juga: Belajar Bisnis dengan Komunitas Bisnis Digital, Apa Manfaatnya?

Transformasi bisnis digital memang menjadi tantangan tersendiri. Sebab, suka tidak suka semua bisnis harus mulai beralih pada model digital ini. Persaingan akan semakin ketat dan tren belanja online konsumen juga akan terus meningkat.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang digitalisasi bisnis yang penting bagi kemajuan bisnis. Yuk, mulai alihkan model bisnismu agar tak kalah di pasaran.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !