Cara Membuat Paper Bag untuk Kemasan Ramah Lingkungan!

Share this Post

cara membuat paper bag

Table of Contents

Berikut cara membuat paper bag untuk kemasan produk jualanmu.

Salah satu pilihan kemasan yang dapat kamu jadikan alternatif dalam berbisnis ialah paper bag.

Selain lebih murah, paper bag juga memiliki kelebihan lain, yakni bisa menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.

Ini dia sederet keuntungan menggunakan paper bag dan cara membuat paper bag yang bisa kamu coba untuk kemasan produk.

Baca Juga: Cari Ide Bisnis? Intip Peluang Usaha Cuci Sepatu Ini!

Kelebihan Menggunakan Paper Bag

kelebihan menggunakan paper bag
Foto: Pixabay.com

Ada banyak sekali keuntungan menggunakan paper bag, terutama karena bisa mengurangi sampah plastik sehingga lebih ramah lingkungan.

Berikut kelebihan penggunaan paper bag yang perlu kamu ketahui:

1. Bisa Didaur Ulang

Manfaat menggunakan paper bag yang pertama adalah dapat didaur ulang atau digunakan kembali.

Hal ini karena kantong yang terbuat dari kertas umumnya bisa didaur ulang 100%, tidak seperti plastik yang bisa beracun jika didaur ulang.

Plastik juga bisa menghasilkan racun di atmosfer saat proses pendauran ulangnya. Sedangkan paper bag tidak menghasilkan polusi sama sekali.

2. Ramah Lingkungan

Karena alasan bisa didaur ulang itulah yang membuat paper bag menjadi kemasan yang ramah lingkungan.

Selain itu, cara membuat paper bag yang merupakan kantong yang terbuat dari kertas juga tidak membutuhkan energi besar saat produksinya.

Biasanya paper bag terbuat dari bahan yang tersedia secara lokal, sehingga biaya produksi maupun transportasinya dapat membantu dalam hal penghematan energi.

Baca Juga: Strategi Diskon yang Tepat Tanpa Rugi, Ampuh Gaet Pembeli!

3. Dapat Terurai Secara Hayati

Kelebihan penggunaan paper bag yang lainnya adalah karena mereka bisa terurai secara hayati.

Pasalnya, sampah kantong kertas tidak akan berlama-lama di permukaan bumi selama 1.000 tahun ke depan, tidak seperti kantong plastik.

Perlu kamu ketahui bahwa sebagian besar limbah kantong kertas hanya membutuhkan waktu kurang dari 6 bulan untuk terurai.

Bahkan dalam banyak kasus, mereka akhirnya menjadi limbah yang subur untuk tumbuh-tumbuhan. Tidak seperti kantong plastik yang bisa tinggal di bumi sebagai limbah selama ratusan tahun.

Bayangkan saja jika manusia tidak segera beralih untuk menggunakan kantong kertas, kita bisa kehilangan biota laut dan sungai, lingkungan pun semakin rusak akibat limbah plastik.

4. Menciptakan Identitas Merek

Selain memberikan manfaat baik bagi lingkungan, cara membuat paper bag juga bisa membantumu dalam membangun identitas merek, lho.

Karena saat ini, banyak brand yang menggunakan paper bag sebagai kemasan mereka dan mengampanyekan pelanggannya untuk lebih cinta lingkungan.

Selain itu, kantong yang terbuat dari kertas saat ini telah tersedia dalam berbagai warna dan desain sehingga bisa menarik pelanggan.

Paper bag juga cenderung lebih praktis karena mudah dibawa kemana pun dan lebih ringkas saat disimpan, sehingga tidak memakan banyak ruang.

Setelah mengetahui banyak kelebihan dari paper bag, kamu mungkin tertarik untuk memilihnya sebagai kemasan produk.

Selain bisa menghemat biaya kemasan karena membuatnya sendiri tanpa perlu membeli, kamu juga bisa menciptakan kemasan paper bag yang unik.

Yuk, coba cara membuat paper bag berikut ini!

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Crowdfunding

Cara Membuat Paper Bag

cara membuat paper bag
Foto: Pixabay.com

Kamu bisa menyiapkan bahan-bahan dan mengikuti cara membuat paper bag yang dikutip dari Wiki How berikut!

Bahan-bahan:

  • Majalah, koran, atau kardus bekas, bisa juga menggunakan kertas khusus kerajinan.
  • Tali atau pita
  • Gunting
  • Lem
  • Penggaris
  • Pensil
  • Pensil warna, krayon, atau spidol untuk menghias

Cara Membuat Paper Bag:

  1. Buat pola dengan pensil dan penggaris, lalu potong selembar kertas menjadi 24×38 cm.
  2. Hias kertas tersebut dengan pewarna sesuai desain yang diinginkan.
  3. Letakkan kertas yang sudah dipotong pada permukaan yang rata. Pastikan untuk menempatkannya dalam posisi “lanskap” atau sisi panjang ke sisi kiri dan kanan.
  4. Lipat tepi bawah kertas ke atas (5 cm) dan lipat lipatan dengan tajam. Setelah selesai, buka. Ujung ini nantinya akan menjadi bagian bawah tas.
  5. Cari titik tengah dari tepi atas dan bawah. Untuk melakukan ini, kamu dapat menghitung titik pusat dengan penggaris atau melipat kertas untuk menemukan pusatnya. Kamu harus memiliki 6 tanda: 3 di tengah dan 3 tanda di tepi panjang kertas.
  6. Lipat sisi tas ke tempatnya. Dengan mengambil tepi kanan kertas ke garis tengah pensil dan lipat. Setelah lipatan terlipat dengan benar, buka lipatannya. Ulangi kebalikannya di sisi yang berlawanan.
  7. Balikkan kertas, lipat kembali sisi kiri dan kanan ke bawah ke arah tengah, dan rekatkan di tempat yang tumpang tindih. Pastikan untuk melipat di sepanjang garis yang sama seperti sebelumnya. Biarkan lem benar-benar kering sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
  8. Balikkan tas sehingga menempel dengan sisi yang menghadap ke bawah. Pastikan untuk mengarahkannya sehingga salah satu ujung yang terbuka mengarah ke kamu.
  9. Lipat lipatan samping ke dalam untuk menciptakan sedikit efek akordeon. Kamu akan membuat sisi tas sehingga terbuka sebagai persegi panjang.
  10. Dengan penggaris, ukur ke dalam sekitar 3,8 cm dari sisi kiri tas. Tandai ini dengan pensil.
  11. Dorong lipatan sisi kiri tas ke dalam menuju bagian dalam tas. Lakukan ini sampai tanda tangan kiri yang kamu buat pada langkah sebelumnya berada di tepi luar tempat kertas ditekuk.
  12. Tekan lipat kertas ke bawah sehingga tanda pensil sejajar dengan tepi lipatan yang baru. Usahakan agar tepi atas dan bawah tetap simetris saat kamu menekan kertas ke bawah.
  13. Ulangi di sisi kanan. Setelah selesai, badan tas harus dilipat ke dalam di kedua sisinya seperti tas belanjaan.
  14. Tentukan ujung mana yang paling bawah, cari garis lipatan yang telah kamu lipat sebelumnya, yang menandai bagian bawah tas.
  15. Lipat tas 10 cm dari bawah dan lipat di sepanjang garis ini. Jaga agar sisa tas tetap rata, topang bagian bawah tas. Lipatan yang melebar ke dalam harus terbuka, membentuk tepi persegi. Di dalam, kamu pun akan melihat segitiga kertas terlipat di kedua sisinya.
  16. Buka tasnya. Pastikan bagian bawah benar-benar tertutup dan tidak ada celah di tepi yang direkatkan.
  17. Pegang kedua bagian atas tas dan gunakan pelubang kertas atau pensil untuk membuat 2 lubang di bagian atas tas. Perkuat lubang dengan melapisi tepi lubang menggunakan selotip atau lem bening. Geser ujung tali pegangan melalui lubang dan buat simpul pada tali pegangan di bagian dalam tas.

Baca juga: Perbedaan Shipping Address dengan Billing Address

Itulah cara membuat paper bag serta kelebihannya. Semoga informasi mengenai cara membuat paper bag ini bisa menginspirasimu!

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !