5 Cara Meningkatkan Profit, Agar Bisnismu Lebih Maju

Share this Post

cara meningkatkan profit

Table of Contents

Ketika kamu menjalankan bisnis, kamu perlu tahu cara meningkatkan profit. Bisnis tentu tidak dapat berjalan lancar jika tidak menghasilkan profit.

Memang, bisnis tidak semata tentang profit saja. Ada saja yang terjun ke dunia bisnis karena ingin membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. 

Di sisi lain, ada yang ingin membuat produk lebih baik, ingin memberikan layanan lebih baik, dan ada pula yang hanya ingin menghasilkan uang semata. 

Terlepas dari alasan mengapa bisnismu didirikan, pada akhirnya, bisnismu harus memiliki tujuan yang jelas dan kuat.

Profit bisnis dapat membantumu untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Fungsi dan Jenis Margin Profit yang Perlu Kamu Ketahui

Cara Meningkatkan Profit untuk Bisnismu

Profit dapat menghasilkan pertumbuhan, menarik investor, dan menjaga bisnis di jalur yang benar menuju kesuksesan. 

Tanpa profit, tidak ada pemilik bisnis yang dapat meningkatkan produk atau layanan. Makin banyak profit yang dihasilkan, makin banyak perbaikan yang dapat dilakukan bisnis pada masa mendatang.

Dengan demikian, bisnis yang memiliki profit tinggi akan menuju pada pertumbuhan dan kesuksesan.

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, baik dalam memenuhi tujuan pribadi maupun tujuan bisnis, penting untuk mengetahui cara meningkatkan profit.

Berikut ini akan dijelaskan 5 cara jitu meningkatkan profit bisnis. Kelima cara ini dapat kamu terapkan pada bisnismu.

1. Evaluasi Strategi untuk Mengetahui Inefisiensi

cara meningkatkan profit
Foto: Freepik.com

Cara meningkatkan profit yang pertama, yaitu melakukan evaluasi terhadap semua strategi bisnis yang sudah dijalankan.

Melalui evaluasi, kamu dapat memetakan strategi mana yang berhasil dan mana yang tidak berhasil. Jika ada hambatan, kamu bisa mengetahuinya dan segera memperbaiki.

Menurut Hubspot, cara meningkatkan profit pada intinya adalah persoalan memperbaiki poin utama dan proses bisnis yang mungkin terkendala. Kamu tidak dapat memperbaikinya jika tidak tahu apa poin dan proses tersebut.

Langkah evaluasi memungkinkanmu untuk mengatasi setiap hambatan yang ada. Kamu perlu melihat secara menyeluruh dan komprehensif tentang bagaimana kamu menjalankan bisnis.

Mulai dari bagaimana kamu membelanjakan anggaran, bagaimana kamu memproduksi produk atau layanan, hingga strategi akuisisi dan retensi pelanggan. 

Termasuk memperhatikan aspek penting lainnya yang memengaruhi pendapatan atau biaya produksi bisnismu.

Cermati pula laporan keuangan untuk mengetahui pengeluaran yang tidak penting atau tidak perlu.

Lakukan evaluasi strategi pemasaran dan infrastruktur layanan bisnismu. Dari situ, perhatikan apakah kamu dapat meningkatkan cara untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. 

Jangan lupa perhatikan gerak-gerik kompetitor. Lakukan benchmarking untuk melihat bagaimana kinerja kompetitormu.

Dengan berbagai cara, temukan kesalahan atau kekurangan dalam bisnismu. Lalu berusahalah untuk memperbaikinya. Ini adalah cara meningkatkan profit yang efektif.

Baca Juga: Apa Itu Evaluasi Usaha? Simak Pengertian, Tujuan, dan Tahapannya

2. Kurangi Biaya Operasional secara Strategis

Cara meningkatkan profit bisa dengan mengurangi atau merampingkan biaya operasional. 

Namun tidak bisa kamu lakukan secara asal-asalan dan menyebabkan operasional bisnis tersendat.

Lakukan perampingan biaya operasional secara strategis. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memulainya.

Pertama, memahami masalah yang mungkin kamu alami, misalnya staf yang terlalu banyak.

Kedua, membatalkan sewa ruang kantor yang mahal jika sebagian besar tim kamu dapat berfungsi dari jarak jauh.

Ketiga, membayar invoice sedini mungkin untuk mendapat diskon dari vendor. Keempat, memutus layanan atau langganan yang mungkin tidak kamu gunakan secara teratur, sehingga anggaranmu lebih sehat.

Namun cara meningkatkan profit tidak harus selalu dengan pemotongan atau pengurangan biaya operasional. 

Jalan lain yang dapat ditempuh, yaitu melakukan otomatisasi tugas-tugas tertentu yang dilakukan bisnis secara konsisten.

Jika kamu memperhatikan lebih baik, kamu mungkin dapat menemukan beberapa proses sehari-hari yang tidak efisien dan membebani karyawan.

Setelah mengidentifikasinya, carilah perangkat lunak yang dapat menghilangkan kerja keras manual karyawan kamu. Jadi, mereka bisa fokus pada pekerjaan lain yang lebih penting.

Baca Juga: Apa Itu Fixed Cost? Ini 6 Contoh dan Cara Menghitungnya

3. Bentuk Kembali Identitas dan Reputasi Merek

cara meningkatkan profit
Foto: Freepik.com

Jika setiap calon pelanggan bersedia membayar lebih tingi untuk produk atau layananmu, margin keuntungan pada setiap penjualan tentu akan meningkat. 

Namun praktiknya tentu tidak mudah. Kamu perlu membangun kemauan untuk membayar lebih tersebut di benak pelanggan.

Hal yang perlu dipikirkan, yaitu bagaimana caranya agar calon pelanggan membeli produkmu pada titik harga yang lebih tinggi?

Bagaimana kamu bisa memotivasi mereka untuk sampai ke sana? Bagaimana cara meningkatkan profit?

Nah, kamu bisa dengan memulai membentuk kembali identitas merek dan memperkuat reputasi bisnismu. Ada beberapa cara untuk melakukannya.

Kamu dapat menambahkan fitur dan fungsionalitas ke produk atau layanan yang tidak ditawarkan pesaingmu. 

Selain itu, kamu juga dapat mencoba menerapkan desain ulang estetika yang komprehensif pada branding dan produk untuk memberikan kesan lebih mewah.

Strategi lain, yaitu kamu dapat menerapkan strategi penetapan harga prestise. Dengan strategi ini, kamu menjual produk atau layanan pada titik harga yang lebih tinggi.

Hal ini untuk menciptakan kesan kualitas yang lebih tinggi. Namun pemarasan yang kamu lakukan juga harus meyakinkan.

Banyak pula merek yang membuat lini produk baru dan mempertahankan produk yang sudah ada. Lini produk baru tersebut biasanya versi premium dari yang sudah ada.

Kamu bisa menambahkan pelabelan “premium” di belakangnya. Dengan disertai pemasaran yang tepat, ini bisa jadi cara meningkatkan profit yang efektif.

Baca Juga: Pengertian Hak Merek dan Fungsi Pentingnya Bagi Bisnis

4. Fokus pada Retensi Pelanggan

Bagi yang belum tahu, retensi pelanggan adalah kemampuan bisnis untuk mempertahankan pelanggan dari waktu ke waktu. 

Ini dapat menjadi titik fokus kuat bagi bisnis mana pun yang sedang mencari cara meningkatkan profit. Retensi pelanggan penting, karena mendapatkan pelanggan baru jauh lebih mahal daripada mempertahankan mereka.

Jika kamu ingin menghasilkan pendapatan tanpa menumpuk terlalu banyak pada biaya operasional, kamu mungkin ingin melihat ke basis pelanggan yang sudah kamu punya.

Mulailah dengan menetapkan ekspektasi jelas dan masuk akal, yang dapat diandalkan pelangganmu sejak awal hubunganmu dengan pelanggan.

Terus komunikasikan keuntungan yang mereka dapat sebagai hasil dari memanfaatkan produk atau layananmu secara terus-menerus. 

Pastikan infrastruktur layanan untuk pelangganmu aktif dan efektif. Mintalah umpan balik pelanggan dan tindak lanjuti.

Tunjukkan pada pelanggan bahwa kamu peduli dan ambil langkah lain yang memungkinkan untuk melayani pelangganmu.

Lakukan pula strategi personalized marketing, sehingga pelangganmu merasa lebih diperhatikan secara pribadi.

Jika kamu menempuh jalan ini dan melakukannya dengan benar, ini dapat menjadi cara meningkatkan profit dengan biaya minimal.

Kamu dapat meningkatkan keuntungan sambil meningkatkan loyalitas pelanggan.

Baca Juga: 9 Tips Cerdas Tingkatkan Retensi Pelanggan untuk Bisnis E-Commerce

5. Mendapat Pengakuan dan Tetap Terhubung

cara meningkatkan profit
Foto: Freepik.com

Menurut The Balance SMB, akan sangat baik jika bisnismu memiliki sejumlah akreditasi, lisensi, dan sertifikasi yang dipandang tinggi oleh pelangganmu.

Berbagai pengakuan ini yang dapat membedakanmu dari kompetitor. Selain itu, dapat meyakinkan pelanggan untuk menggunakan produk atau layananmu.

Di Indonesia, misalnya, sertifikasi halal merupakan hal penting bagi mayoritas penduduk muslim bahwa produk yang mereka gunakan aman dipakai.

Ada pula sertifikasi ISO yang menunjukkan kualitas perusahaan.

Kemudian, pertahankan reputasi bisnismu secara online. Gunakan media sosial, situs web, dan blog untuk terhubung dengan klien serta membuat hubungan strategis.

Ada banyak cara untuk tetap terlihat secara online. Kamu bisa menggunakan berbagai jenis iklan untuk pemasaran dan mencari cara untuk meningkatkan penjualan referral.

Selain itu, manfaatkan alat pemasaran afiliasi untuk mengarahkan pelanggan baru ke situs webmu dan masih banyak lagi. 

Demikian penjelasan mengenai cara meningkatkan profit. Semoga 5 cara jitu ini dapat mengantarkanmu pada kesuksesan!

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !