website toko online

Cara Pasang Iklan di Google Ads dan Tipsnya

cara menggunakan google trends

Table of Contents

Pasang iklan di Google Ads bisa menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif untuk meningkatkan penjualan.

Dengan Google Ads, iklan usahamu bisa menjangkau lebih banyak audiens.

Dilansir dari Hubspot, Google memiliki lebih dari 259 juta pengunjung dengan 4,8 miliar interaksi harian sehingga menjadikannya ideal sebagai platform beriklan.

Dengan memanfaatkan peluang jangkauan dan interaksi yang besar tersebut untuk mengenalkan merekmu kepada audiens secara lebih luas, kamu pun berkesempatan untuk meningkatkan prospek, konversi, dan penjualan.

Mengutip Hootsuite, Google Ads bisa membantu merekmu untuk menawarkan produk atau layanan kepada pengguna saat mereka sedang menelusuri kata kunci yang relevan di mesin pencari.

Sebagai panduan dalam mempromosikan usaha kamu di Google, simak cara pasang iklan di Google Ads berikut ini!

Baca Juga: Cara Menggunakan Google Trends untuk 3 Tujuan, Apa Saja?

website toko online

Beriklan di Google Ads

Google Ads
Foto: Pexels.com

Sebelum kamu mengetahui cara pasang iklan di Google Ads, pahami dahulu apa itu Google Ads.

Melansir laman Wordstream, Google Ads adalah platform periklanan online yang dimiliki dan dioperasikan oleh Google.

Awalnya, platform iklan online bernama Google Adwords, kemudian perusahaan mesin pencari tersebut mengubah nama layanannya menjadi Google Ads pada tahun 2018.

Perlu kamu ketahui bahwa, ini merupakan jaringan periklanan online terbesar dan paling banyak digunakan di dunia, dan jutaan bisnis telah beriklan online menggunakan iklan Google untuk menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka.

Jika kamu ingin meningkatkan brand awareness sekaligus penjualan usaha, coba gunakan Google Ads.

Ketika digunakan dengan tepat, Google Ads bisa mendatangkan keuntungan yang maksimal untuk bisnismu.

Baca Juga: Google Ads Vs Facebook Ads, Ini Perbedaan dan Keunggulannya

Cara Kerja Google Ads

cara pasang iklan di google ads
Foto: Pexels.com

Google Ads bekerja dengan menggunakan model iklan PPC (Pay per Click).

Itu artinya, pemasar menggunakan kata kunci tertentu di Google dan membuat tawaran pada kata kunci tersebut.

Ketika pengguna melihat iklan dan mengkliknya, kamu sebagai pemasar akan membayar sedikit biaya untuk klik tersebut.

Semakin banyak pengguna yang mengklik iklan kamu, semakin besar kemungkinan bagi kamu akan mencapai tujuan iklan.

Saat kamu pasang iklan di Google Ads, kamu bisa menggunakan tawaran maksimum dengan jumlah maksimal yang bersedia kamu bayarkan untuk sebuah iklan.

Bisa juga menetapkan anggaran harian maksimum untuk pasang iklan di Google Ads. Jadi, kamu bisa memilih jenis iklan yang paling sesuai dengan anggaran promosi bisnismu.

Google Ads memiliki tiga pilihan untuk pelaku usaha yang ingin beriklan di Google, di antaranya:

  • Biaya per klik (BPK), yaitu berapa banyak jumlah uang yang bisa kamu bayarkan saat pengguna mengklik iklan usahamu.
  • Biaya per seribu (BPS), yakni berapa banyak jumlah uang yang mampu kamu bayar per 1000 tayangan iklan.
  • Biaya per keterlibatan (BPKt), yaitu berapa banyak jumlah uang yang dapat bayarkan saat pengguna melakukan tindakan tertentu pada iklan usahamu (misalnya, mendaftar ke website/aplikasi, menonton video, dll).

Baca Juga: 5 Cara Mencari Kata Kunci yang Tepat Untuk Blog

website toko online

Cara Pasang Iklan di Google Ads

Cara Pasang Iklan di Google Ads dan Tipsnya
Foto: Freepik.com

Lantas, bagaimana cara pasang iklan di Google Ads yang efektif untuk bisnis kamu? Berikut langkah-langkah pasang iklan di Google Ads yang bisa kamu terapkan:

Buka Google Ads di perangkat komputer kamu.

  • Klik “Mulai Sekarang“.
  • Masukkan “Tujuan Campaign“. Beberapa tujuan yang dapat kamu pilih, yaitu meningkatkan penjualan produk, jumlah klien, website trafficproduct and brand considerationbrand awareness and reach, dan mempromosikan aplikasi. 
  • Pilih jenis tampilan Google Ads dan klik “Lanjutkan“. Ini dia beberapa tampilan iklan di Google yang bisa kamu pilih:
  1. Search Ads, iklan yang muncul saat pengguna melakukan pencarian menggunakan kata kunci tertentu.
  2. Display Ads, iklan yang muncul di website tertentu berdasarkan berbagai faktor seperti kata kunci, lokasi geografis, atau minat audiens.
  3. Shopping Ads, iklan yang menyediakan berbagai informasi produk seperti gambar produk, harga, serta nama penjual. 
  4. Video Ads, iklan berupa video yang biasanya akan muncul ketika kamu membuka sebuah video di Youtube.
  5. Universal APP Campaign, iklan yang digunakan untuk mempromosikan sebuah aplikasi.
  • Pilih Target Lokasi dan Bahasa yang digunakan. Misalnya, negara Indonesia dengan bahasa Indonesia.
  • Tentukan Anggaran Harian iklan yang sesuai dengan kemampuan kamu dalam membayar.
  • Tentukan Bidding” atau biaya yang akan kamu keluarkan atau harga sekali klik iklan.
  • Tambahkan informasi lain seputar bisnis kamu. Misalnya, media sosial, nomor telepon, dan lokasi usaha agar lebih banyak pengguna yang tertarik untuk mengkliknya.
  • Masukkan Kata Kunci yang akan kamu gunakan sehingga berpeluang muncul pada mesin pencari pengguna ketika mereka melakukan penelusuran. Biasanya, Google akan menyarankan kata kunci yang paling relevan.
  • Pilih tampilan iklan yang diinginkan dengan mengisi kolom yang telah disediakan oleh Google, seperti judul dan deskripsi iklan. Jika sudah, klik “Simpan dan Lanjutkan” untuk ke langkah berikutnya.
  • Siapkan rincian penagihan biaya iklan.
  • Tinjau dan publikasikan iklan Google.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Iklan Online? Ini Jenis dan Keuntungannya

Tips Pasang Iklan di Google Ads

Cara Pasang Iklan di Google Ads dan Tipsnya
Foto: Pexels.com

Agar iklan yang kamu pasang di Google memberikan hasil optimal, ini dia tips yang bisa kamu terapkan:

1. Gunakan Kata Kunci yang Tepat

Untuk memasang iklan di Google Ads, pastikan kamu menggunakan kata kunci (key word) yang sesuai.

Hindari kata kunci yang terlalu luas, jadi gunakanlah kata kunci yang paling spesifik dan relevan dengan usahamu.

Sesuaikan juga kata kunci tersebut dengan target audiens kamu sehingga Google bisa menempatkan iklan yang paling sesuai untuk menghasilkan prospek.

Untuk menemukan kata kunci yang paling tepat, kamu perlu melakukan riset beberapa kali. Coba gunakan berbagai tools pencarian key word untuk memudahkanmu.

2. Sesuaikan dengan Lokasi Geografis

Agar iklan di Google yang kamu gunakan untuk promosi bisnis online maksimal, pastikan untuk memilih lokasi geografis yang sesuai.

Kamu bisa menyesuaikan lokasi geografis iklan dengan alamat usaha kamu. Bisa juga dengan memilih lokasi keterlibatan pengguna yang paling tinggi.

Dengan optimasi lokasi geografis, kamu bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

Cara yang satu ini paling efektif jika usahamu bergerak di industri perhotelan, pariwisata, atau properti, seperti rumah dan apartemen.

Baca Juga: Syarat Iklan yang Baik Adalah Tidak Ambigu, Bagaimana Membuatnya?

3. Optimasi Landing Page

Ketika beriklan online, kamu perlu menggunakan landing page untuk membantu audiens dalam menemukan toko online kamu.

Jangan sampai lupa untuk menambahkan landing page dalam konten iklan yang ditayangkan. Jika ingin menghasilkan penjualan dari iklan Google, kamu harus menggunakan landing page.

Landing page atau halaman arahan tersebut bisa kamu gunakan untuk membantu audiens menemukan media sosial, website, atau toko online kamu di marketplace.

Dengan begitu, audiens yang mengklik iklan kamu dapat langsung berbelanja.

Itu dia cara pasang iklan di Google Ads beserta tipsnya. Apakah kamu tertarik untuk mencoba strategi pemasaran digital yang satu ini?

website toko online

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !