event panen omset sirclo smesco

5 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Harbolnas yang Perlu Kamu Ketahui!

harbolnas adalah

Table of Contents

Harbolnas selalu jadi momentum paling ditunggu. Tahukah kamu bahwa Harbolnas juga ada di berbagai negara?

Setiap tahun khususnya menjelang akhir tahun, sebagian besar bisnis online mengikuti pesta belanja online atau Harbolnas mulai dari Harbolnas 9.9 hingga puncaknya di Harbolnas 12.12. Setiap tahunnya, jumlah transaksi belanja online terutama saat Harbolnas terus meningkat. 

Tahun lalu, jumlah transaksi saat Harbolnas 12.12 mencapai Rp 9,1 triliun, lebih tinggi Rp 2,3 triliun dari tahun sebelumnya. Hal ini menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap pesta belanja online yang banyak digelar oleh berbagai brand dan bisnis. 

Namun, bagaimana awal mula Hari Belanja Online Nasional di Indonesia hingga akhirnya bisa semeriah sekarang? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Apa Itu Data Mining? Ini 5 Kegunaannya Bagi Bisnis E-Commerce

event panen omset sirclo smesco

Sejarah Harbolnas

harbolnas
Foto: Freepik.com

Sebelum muncul di Indonesia, pesta belanja online sudah muncul di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Jerman, dan Jepang dengan sebutan Cyber Monday.

Cyber Monday ini sendiri terinspirasi dari perayaan Black Friday di Amerika Serikat. Pada Black Friday, banyak toko-toko yang memberikan potongan harga besar-besaran sehingga orang pun dengan antusias datang ke toko bahkan rela mengantre panjang untuk berbelanja. 

Selain Cyber Monday, ada juga Single Day 11.11 yang dimulai di China. Di Indonesia sendiri, Harbolnas dimulai pada tahun 2012, tepatnya pada tanggal 12.12.12.

Hari Belanja Online Nasional pertama kali dicetuskan para e-commerce yang tergabung dalam Asosiasi Ecommerce Indonesia (IdeA). Saat itu, beberapa e-commerce yang ikut serta di antaranya Lazada, Bukalapak, Zalora, Blanja, PinkEmma, dan Berrybenka.

Baca Juga: 7 Jenis E-Commerce Berdasarkan Model Bisnisnya

Ide Harbolnas sendiri awalnya dimulai oleh Lazada yang ingin mengkampanyekan pesta belanja online ke masyarakat.

Dari ide itu, dicetuskanlah Hari Belanja Online Nasional untuk mendorong perusahaan ritel e-commerce untuk ikut bergabung sehingga tingkat penjualan yang didapat akan lebih besar. 

Seiring berjalannya waktu, momen ini semakin sering dilakukan. Sejumlah e-commerce mulai mengadakan Harbolnas sejak bulan September pada 9.9, sementara beberapa e-commerce lainnya malah mengadakan Harbolnas setiap bulannya.

Kini, bukan hanya bisnis ritel saja yang ikut bergabung pada festival belanja Harbolnas, perusahaan dari berbagai industri baik offline maupun online pun turut menawarkan beragam promo fantastis saat Hari Belanja Online Nasional. 

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

Cara Meningkatkan Penjualan Saat Harbolnas

5 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Harbolnas yang Perlu Kamu Ketahui!
Foto: Freepik.com

Dengan semakin banyaknya bisnis yang ikut serta dalam perayaan Harbolnas, artinya tingkat persaingan semakin ketat.

Maka itu, kamu harus menyiapkan sejumlah cara dan strategi untuk bisa meraih penjualan secara maksimal saat Hari Belanja Online Nasional. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan di antaranya:

1. Siapkan Stok

Tentukan produk-produk apa saja yang akan kamu berikan promo, misalnya produk-produk favorit atau produk baru.

Kemudian tentukan target penjualanmu. Kamu bisa membandingkannya dengan Harbolnas sebelumnya atau penjualan tahun lalu sebagai referensi untuk menentukan target.

Setelahnya, tentukan jumlah stok produk yang perlu kamu siapkan sehingga nantinya saat permintaan sedang banyak, kamu tidak kehabisan stok. 

Baca Juga: Perbedaan E-business dan E-commerce? Ini Penjelasannya

2. Rencanakan Promo dengan Baik

Tentukan jenis promo apa yang akan kamu berikan kepada konsumen. Ada banyak promo yang bisa kamu coba dan eksplor untuk meningkatkan ketertarikan konsumen.

Selain menentukan jenis promonya, jangan lupa juga untuk menghitung margin keuntungan dan menentukan target nilai penjualan. Jangan sampai memberikan promo terlalu besar hingga akhirnya kamu malah tidak mendapatkan keuntungan. 

3. Lakukan Promosi di Berbagai Channel

5 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Harbolnas yang Perlu Kamu Ketahui!
Foto: Freepik.com

Agar promo yang kamu berikan bisa mejangkau target konsumen yang lebih luas, lakukan promosi di berbagai channel beberapa minggu sebelum Harbolnas, misalnya melalui website, media sosial, email, dan marketplace.

Kamu bahkan bisa membagikan teaser dari promo Harbolnas yang kamu rencanakan. Tujuannya adalah supaya orang lebih familiar dan menanti-nantikan promo tersebut.

Semakin menarik caramu mempromosikannya, akan semakin mudah bagi calon pembeli untuk mengingat promo yang kamu tawarkan. 

4. Update Toko Online

Selain melakukan promosi, kamu juga bisa memperbarui toko onlinemu baik itu website, media sosial, atau lapak di marketplace.

Kamu bisa meng-update-nya dengan menambahkan banner khusus Harbolnas pada halaman awal website, membuat konten atau feed khusus pada media sosial, dan memperbarui banner toko di marketplace.

Dengan cara ini, orang akan langsung sadar dengan promo yang sedang berlangsung saat mereka pertama kali berkunjung ke tokomu. 

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Tentang E-Commerce Enabler

5. Berkolaborasi Dengan Pihak Lain

harbolnas adalah
Foto: Pexels.com

Agar pengalaman berbelanja konsumen menyenangkan, kamu bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk mendukung penjualanmu.

Misalnya untuk memberikan pilihan pembayaran yang lebih beragam, kamu bisa bekerja sama dengan berbagai aplikasi dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan lain-lain. 

Untuk meningkatkan exposure, kamu juga bisa bekerja sama dengan influencer yang sesuai dengan brand dan produkmu sehingga semakin banyak orang yang mengetahui promomu dan melakukan transaksi.

Cara lain adalah dengan bekerja sama dengan brand lain yang dapat melengkapi atau menambah nilai produk yang kamu jual.

Misalnya jika kamu menjual sepatu olahraga, kamu bisa bekerja sama dengan brand pakaian olahraga untuk menawarkan paket bundling

Yang juga harus dipersiapkan saat Harbolnas adalah pengiriman. Saat Harbolnas, jumlah penjualan tentu akan meningkat. Begitu pula dengan kebutuhan pengirimanmu. Agar kamu tidak kewalahan, kamu bisa bekerja sama dengan beberapa layanan logistik.

Selain dapat memberikan pilihan durasi pengiriman yang lebih fleksibel kepada konsumen, kamu juga bisa bekerja sama dengan beberapa layanan pengiriman untuk memberikan potongan ongkos kirim sehingga konsumen semakin tertarik untuk membeli. 

Dengan persiapan yang matang, kamu bisa memanfaatkan momen Harbolnas sebagai peluang untuk memaksimalkan penjualan dan meningkatkan awareness terhadap brand-mu.

Jangan lupa juga untuk memantau traffic dan penjualanmu secara berkala untuk mendapatkan insight yang berguna untuk perkembangan bisnismu ke depannya.

Baca Juga: 9 Tips Cerdas Tingkatkan Retensi Pelanggan untuk Bisnis E-Commerce

Seperti kamu ketahui, saat ini belanja online sudah jadi kebiasaan baru. Menurut data Semrush, pergeseran perilaku berbelanja ini juga dipengaruhi oleh perkembangan e-commerce dan ditutupnya toko fisik selama pandemi.

Maka dari itu, sebagai penjual tentu kamu perlu mamanfaatkannya sebaik mungkin. Itulah penjelasan tentang Harbolnas yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan penjualan.

Subscribe to our newsletter

Dapatkan info menarik seputar ecommerce yang di-update setiap 3x seminggu

event panen omset

Survey Web Toko Online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !