event panen omset sirclo smesco

Contoh Financial Plan untuk Bisnis, Rencana Keuangan Jadi Terarah

contoh financial plan

Table of Contents

Yuk, simak contoh financial plan di bawah ini agar perencanaan keuangan bisnismu lebih terarah.

Financial plan atau perencanaan keuangan merupakan aspek penting dalam mengembangkan bisnis, apalagi untuk kamu yang baru mulai membangun usaha.

Dengan memiliki perencanaan keuangan yang jelas, kamu jadi bisa terhindar dari kerugian dan mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. 

Selain itu, financial plan juga menjadi fokus dari investor yang mungkin melirik bisnismu.

Punya financial plan yang rinci akan membantumu mendapatkan modal tambahan untuk mengembangkan bisnis. 

Baca Juga: Ketahui 10 Komponen Pembukuan Usaha Ini agar Catatan Keuanganmu Rapi

event panen omset sirclo smesco

Contoh Financial Plan untuk Bisnis

Bagi kamu yang baru memulai usaha dan masih awam, tentu saja perlu mengetahui contoh financial plan yang tepat untuk bisnis.

Berikut ini beberapa aspek dalam financial plan yang perlu kamu perhatikan dalam membuat perencanaan keuaangan untuk keperluan bisnis:

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

1. Proyeksi Penjualan

contoh financial plan untuk bisnis
Foto: Pixabay.com

Salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan usaha adalah proyeksi penjualan.

Sebagai informasi, proyeksi penjualan merupakan perkiraan penjualan yang dapat dicapai sebuah perusahaan selama periode waktu tertentu.

Kamu bisa membuat spreadsheet yang memproyeksikan penjualan bisnismu selama 3 tahun ke depan. Buat kolom yang berbeda untuk penjualan tiap bulan untuk tahun pertama.

Untuk tahun-tahun setelahnya, kamu bisa memisahkannya per triwulan. 

Apa saja yang harus ada dalam spreadsheet proyeksi penjualan? Idealnya, proyeksimu mencakup 4 kolom yang dibagi menjadi:

  • Potensi penjualan per unit
  • Harga per unit
  • Potensi pendapatan penjualan = jumlah penjualan unit x harga
  • Biaya per unit
  • Harga pokok penjualan = jumlah unit terjual x biaya per unit

Dengan menghitung hal-hal di atas, kamu kemudian bisa memperkirakan laba kotor (gross margin), yakni total potensi pendapatan penjualan dikurangi harga pokok penjualan. 

2. Buat Budget Pengeluaran

Contoh financial plan yang tepat dalam bisnis, yakni berisi budget pengeluaran perusahaan.

Dengan membuat perkiraan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan penjualan, perencanaan keuangan usaha kamu pun akan lebih terarah.

Kamu bisa membaginya antara biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost).

Biaya tetap merupakan biaya yang dikeluarkan secara konstan seperti uang sewa, gaji karyawan, dan sebagainya.

Sementara biaya variabel merupakan pengeluaran yang tidak menentu seperti biaya untuk beriklan dan promosi. 

Cara lain untuk membuat budget pengeluaran perusahaan adalah dengan membaginya antara biaya setup dan biaya operasional.

Biaya setup merupakan biaya yang dibutuhkan di awal untuk membangun bisnis seperti biaya pendaftaran dan perizinan bisnis, properti, dan sebagainya.

Sedangkan biaya operasional mencakup hal-hal yang diperlukan agar bisnis tetap berlangsung seperti biaya logistik, biaya internet, biaya untuk promosi, jasa pembuatan website toko online, dan sebagainya. 

Baca Juga: Ini 9 Contoh Laporan Keuangan dan Penjualan yang Perlu Kamu Tahu!

3. Laporan Pendapatan

Dalam perencanaan keuangan usaha, laporan pendapatan menjadi aspek yang penting untuk diperhatikan.

Jadi, pastikan kamu menyertakan laporan pendapatan usaha dalam financial plan.

Laporan pendapatan menunjukkan pendapatan, pengeluaran, dan keuntungan bisnismu dalam periode tertentu.

Hal ini sanga penting, baik untuk kamu sebagai pemilik bisnis maupun investor yang tertarik pada bisnismu.

Dengan adanya laporan pendapatan yang jelas, kamu dan investor bisa mengetahui apakah bisnismu menguntungkan atau tidak. 

Kamu bisa menghitung laba bersih (net profit) dengan cara mengurangkan laba kotor (gross margin) dengan bunga dan pajak.

Kalau biasanya perusahaan besar membuat laporan pendapatan per kuartal, untuk kamu yang baru mulai berbisnis sebaiknya membuat laporan pendapatan per bulan selama 1 tahun pertama. 

4. Perkiraan Arus Kas

Contoh Financial Plan untuk Bisnis, Rencana Keuangan Jadi Terarah
Foto: Freepik.com

Contoh financial plan yang benar untuk bisnis ialah memiliki perkiraan arus kas di dalamnya.

Laporan arus kas ini menunjukkan arus keluar masuknya uang tunai dalam bisnismu.

Uang tunai sangat penting untuk memastikan bisnis tetap bisa berjalan dan tidak kekurangan dana.

Isi perkiraan arus kas yang mendasar, antara lain pendapatan tunai dan pengeluaran tunai. Ingat, hanya catat penghasilan dan pengeluaran tunai saja, ya.

Buat perkiraan arus kas untuk 12 bulan ke depan sehingga keluar masuknya uang tunai dalam bisnismu bisa terpantau dengan akurat.

Dalam membuat laporan ini, penting untuk realistis dalam membagi proses pembayaran faktur, mana yang dibayar tunai, mana yang dibayar dalam 30 hari, 60 hari, dan seterusnya agar kamu tidak kebingungan dalam mengatur keuangan bisnismu. 

Baca Juga: Ketahui 7 Jenis Pinjaman Modal Usaha dan Tips Memilihnya

5. Neraca Keuangan

Dalam membuat perencanaan keuangan bisnis, kamu juga perlu menambahkan aspek neraca keuangan di dalamnya.

Neraca keuangan pada dasarnya merupakan laporan kekayaan bisnismu.

Dari neraca keuangan, pengusaha maupun investor dapat menilai kesehatan keuangan suatu bisnis.

Perkiraan neraca keuangan meliputi:

  • Aset: nilai finansial yang dimiliki perusahaan seperti properti, uang tunai, web jualan online, dan sebagainya
  • Liabilitas: utang kepada kreditor perusahaan
  • Ekuitas: selisih antara aset dan liabilitas

6. Analisis Break Even Point

Komponen lain yang juga harus ada dalam financial plan bisnismu adalah analisis break even point. 

Break even point atau yang biasa disebut dengan BEP adalah titik dimana ketika pengeluaran bisnis sama dengan tingkat penjualan.

Jika bisnismu layak, total pendapatan bisnismu pada waktu tertentu akan melebih total pengeluaran.

Bagian ini penting bagi investor untuk menilai apakah sebuah bisnis bertumbuh dan menguntungkan atau tidak. 

Baca Juga: 4 Tips Menggunakan Kartu Kredit untuk Modal Usaha

Manfaat Financial Plan Bagi Bisnis

manfaat financial plan
Foto: Pixabay.com

Melalui contoh financial plan di atas, kamu pun bisa mengukur dan membandingkan performa bisnismu dengan periode sebelumnya maupun dengan kompetitor.

Dengan demikian, kamu bisa mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnismu. 

Tidak hanya itu, ada beberapa manfaat lain dari perencanaan keuangan usaha, di antaranya:

1. Manajemen Kas dan Anggaran

Melansir laman Chron, perencanaan keuangan bisa membantu bisnis kamu dalam mengelola kas dan anggaran yang ada.

Jadi, kamu bisa lebih bijak dalam membelanjakan uang yang ada saat ini untuk keperluan bisnis.

Manajemen kas dan anggaran yang baik bisa menyelamatkan kamu ketika pendapatan bisnis rendah, lho.

Karena jika manajemen keuangan bisnismu buruk, bisa berdampak pada keseluruhan aspek perusahaan. Misalnya, berakibat pada penundaan gaji karyawan.

2. Mengukur Kemajuan Usaha

Manfaat perencanaan keuangan usaha berikutnya, yaitu bisa membantu kamu dalam mengukur kemajuan bisnis.

Dengan financial plan, kamu bisa melihat kemajuan usaha yang nyata. Misalnya, dari bagan pertumbuhan pendapatan yang stabil dari bulan ke bulan atau saldo kas yang meningkat.

Bagi pebisnis skala kecil, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan motivasi sehingga bisa terus maju ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: Cash Flow Adalah Ringkasan Pemasukan dan Pengeluaran Perusahaan

3. Memprioritaskan Pengeluaran

Adanya financial plan bagi bisnis juga bisa membantu kamu dalam memprioritaskan pengeluaran usaha.

Seperti yang kamu ketahui, modal usaha merupakan hal yang penting untuk keperluan operasional sehingga penggunaannya harus benar-benar tepat.

Jika modal usaha yang kamu miliki tak tepat sasaran, hal ini bisa berdampak besar pada seluruh sistem, bahkan menyebabkan kerugian yang berujung kegagalan bisnis.

Dengan perencanaan keuangan yang baik, kamu bisa mengidentifikasi pengeluaran paling penting.

Jadi, kamu dapat mengetahui mana kah pengeluaran yang bisa membawa peningkatan langsung dalam produktivitas, efisiensi, atau penetrasi pasar.

Selain itu, financial plan juga dapat membantu kamu untuk mengidentifikasi jenis pengeluaran lain yang dapat ditunda sampai uang tunai bisnis lebih banyak.

Itu dia contoh financial plan bagi bisnis beserta manfaatnya. Semoga informasinya berguna untukmu dalam merencanakan keuangan usaha, ya.

Agar dapat memahami lebih lanjut tentang cara mengatur keuangan bisnis, tonton video berikut yuk!

Subscribe to our newsletter

Dapatkan info menarik seputar ecommerce yang di-update setiap 3x seminggu

sirclo store buat website toko online

Survey Web Toko Online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !