website toko online

Ini 9 Contoh Laporan Keuangan dan Penjualan yang Perlu Kamu Tahu!

pengertian LHO

Table of Contents

Dalam menjalankan bisnis, ada dua jenis laporan yang krusial, yaitu laporan keuangan dan penjualan. Contoh laporan perlu kamu ketahui agar dapat membuatnya.

Namun sebelum beranjak ke sana, kamu perlu tahu terlebih dahulu pentingnya laporan keuangan dan penjualan bagi sebuah perusahaan.

Kita hidup di zaman yang digerakkan oleh data. Kemampuan untuk menggunakan wawasan dan metrik keuangan, menjadi sebuah keuntungan yang membedakanmu dari bisnis lain.

Laporan merupakan alat untuk melakukan itu. Melalui laporan, kamu bisa melakukan evaluasi bisnis dengan mengetahui kelebihan, kelemahan, peluang, hingga ancaman.

Dengan mengetahui kinerja bisnis atau perusahaan melalui laporan, kamu dapat membuat perencanaan yang lebih matang ke depannya.

Baca juga: Ketahui 5 Manfaat Laporan Keuangan yang Tak Kalah Penting

website toko online

Apa Itu Laporan Keuangan dan Laporan Penjualan?

contoh laporan keuangan
Foto: Freepik.com

Sebelum beranjak melihat contoh laporan, sebaiknya kamu ketahui terlebih dahulu apa itu laporan keuangan.

Menurut Datapine, laporan keuangan adalah alat manajemen yang digunakan untuk mengomunikasikan informasi keuangan utama kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal. 

Laporan keuangan mencakup setiap aspek urusan keuangan dengan bantuan KPI (key performance indicator) tertentu. 

Dokumen ini berfungsi membantu mengungkap wawasan baru, menganalisis data keuangan, dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan perusahaan.

Bisnismu tentu memerlukan laporan keuangan dan laporan penjualan untuk menunjang serta mengukur pencapaian tujuan bisnismu.

Selain itu, laporan ini dapat memberikan informasi berguna kepada investor, pembuat keputusan, dan kreditur.

Adapun laporan penjualan, mengutip dari Business News Daily, merupakan dokumen yang merangkum aktivitas penjualan bisnis.

Laporan ini biasanya mencakup informasi mengenai volume penjualan, prospek, akun baru, pendapatan, dan biaya untuk periode tertentu.

Melalui laporan penjualan, kamu dapat menganalisis informasi pada setiap tahap saluran penjualan atau sales funnel. Dari sini kamu bisa mengetahui kinerja tim sales kamu.

Fungsi lain laporan penjualan, yaitu dapat memberikan wawasan tentang keberhasilan metode penjualan, prediksi penjualan masa depan, dan analisis kinerja berdasarkan periode.

Hal terpenting, kamu dapat memahami lebih baik kecenderungan pelanggan melalui laporan penjualan ini.

Baca juga: Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Strategi Bisnis Omnichannel

Contoh Laporan Keuangan

contoh laporan keuangan
Foto: Freepik.com

Kini, kamu sudah tahu apa itu laporan keuangan dan laporan penjualan. Hal selanjutnya yang perlu kamu tahu, yaitu contoh laporan keuangan.

Setidaknya ada tiga contoh laporan keuangan, yaitu neraca, catatan atas laporan keuangan, serta management discussion & analysis (MD&A). Berikut ini perinciannya.

1. Neraca

Laporan neraca berisi informasi tentang posisi keuangan suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Biasanya laporan ini disiapkan pada akhir tahun atau pada kebiasaan yang diikuti oleh negara tertentu. 

Neraca biasanya melaporkan tiga hal, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas pemegang saham. Berikut ini penjelasannya masing-masing.

  • Aset: Ini merupakan sumber daya yang dimiliki perusahaan, berupa kas, bangunan, mesin, tanah, hingga piutang. Ada tiga jenis aset, yaitu aset lancar, aset tetap, dan aset tidak berwujud.
  • Kewajiban: Istilah lainnya, yaitu liabilitas atau utang. Ini merupakan kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang harus dibayar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Ekuitas: Ini merupakan uang atau barang yang digunakan sebagai dasar untuk menjalankan bisnis. Ia merupakan selisih aset dikurangi kewajiban

2. Catatan atas Laporan Keuangan

Bagian depan contoh laporan keuangan biasanya merangkum aktivitas yang dilakukan suatu perusahaan pada tahun tersebut dalam angka keuangan.

Namun, penting bagi orang yang akan membacanya dalam memahami prinsip akuntansi, kebijakan, dan asumsi yang mendasari penyusunan laporan tersebut.

Oleh karena itu, hadirlah catatan atas laporan keuangan. Catatan ini biasanya diwajibkan oleh akuntan yang mengatur standar mengenai penulisan laporan keuangan.

Ada pun dalam kasus lain catatan disiapkan untuk membantu pemahaman dan memberikan penjelasan untuk item yang disebutkan dalam laporan. Jenis-jenisnya, adalah sebagai berikut:

  • Kebijakan Akuntansi: Catatan ini mencantumkan prinsip akuntansi penting, seperti pengakuan pendapatan, penyusutan, metode persediaan, evaluasi aset tidak berwujud, fluktuasi mata uang asing, dan sebagainya.
  • Pengukuran nilai wajar: Semua komponen yang rentan terhadap perlakuan nilai wajar, misalnya investasi, akan disebutkan di sini, bersama nilai yang diikuti, antara nilai historis dan nilai wajar.
  • Merger dan akuisisi: Setiap transaksi terkait merger antara entitas pelapor dan pihak eksternal dijelaskan di sini, bersama dengan perincian kesepakatan.
  • Kontijensi: Setiap kewajiban potensial yang akan muncul pada masa depan sekaligus dampaknya, disebutkan di sini. Selain itu, setiap litigasi terhadap perusahaan yang berpotensi menyebabkan hukuman atau denda dirangkum pula di sini.
  • Pengecualian: Setiap peristiwa di luar lingkup aktivitas bisnis normal yang perlu dikomunikasikan kepada stakeholder, dicantumkan di sini. Biasanya, ini adalah peristiwa yang berpotensi memengaruhi kerja pada tahun-tahun mendatang.

3. Management Discussion & Analysis (MD&A)

Diskusi dan analisis manajemen atau MD&A merupakan bagian dari contoh laporan keuangan. Ini merupakan catatan atas akun yang berisi penjelasan dari peristiwa selama periode laporan tersebut.

Di dalamnya dicantumkan penyebab kinerja suatu perusahaan. Misalnya, apa faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan, bagaimana kinerja diukur dan dibandingkan dengan kompetitor, serta prospek masa depan. Ini merupakan bagian dari laporan tahunan yang tidak diaudit.

Baca juga: 7 Tahapan Sales untuk Tingkatkan Bisnismu, Sudah Tahu?

SIRCLO Store Mobile App

Contoh Laporan Penjualan

contoh laporan penjualan, sales report
Foto: Freepik.com

Setelah tahu bagaimana contoh laporan keuangan, selanjutnya kita menuju contoh laporan penjualan.

Tidak ada laporan penjualan yang formatnya selalu persis sama antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

Berbagai contoh laporan penjualan berfokus pada metrik, kebutuhan, atau strategi penjualan yang berbeda satu sama lain. Berikut ini merupakan contoh laporan penjualan.

1. Perkiraan Penjualan

Sales forecast atau perkiraan penjualan merupakan contoh laporan penjualan yang memprediksi jumlah penjualan yang akan dilakukan tim sales kamu dalam periode tertentu.

Kamu dapat menggunakan laporan ini untuk mengantisipasi perlambatan yang terjadi secara musiman.  Selain itu, merancang solusi atas masalah yang mungkin akan memengaruhi bisnis ke depannya.

2. Laporan Saluran Penjualan

Contoh laporan penjualan selanjutnya, ada sales funnel atau saluran penjualan. Laporan ini menunjukkan seberapa dekat prospek dengan keputusan membeli produk atau layanan.

Saluran penjualan membantumu memahami cara terbaik untuk menjaga prospek hingga akhirnya mengubahnya menjadi pelanggan.

Dengan membandingkan satu saluran penjualan dengan saluran lainnya, kamu dapat menganalisis kelemahan dalam saluran tersebut. Dari situ kamu bisa melakukan evaluasi.

Baca juga: Mengenal Tahapan Marketing Funnel Untuk Bisnis Kamu

3. Laporan Konversi

Contoh laporan konversi ini, menyerupai laporan saluran penjualan. Hal ini karena ia menilai kemajuan prospek pada sepanjang saluran penjualan.

Namun, fokusnya lebih kepada konversi prospek ke pelanggan. Bukan status prospek pada sepanjang saluran tersebut.

Dalam laporan konversi, terdapat informasi mengenai kontak, prospek yang dihasilkan, dan  jumlah yang berhasil terkonversi, dengan tingkat perubahan dari periode ke periode.

4. Laporan Skor Peluang

Contoh laporan skor peluang, yaitu berupa metrik yang ditentukan oleh kecerdasan buatan, dengan memberi peringkat dari satu hingga 99.

Skor yang lebih tinggi menunjukkan kemungkinan penjualan lebih tinggi. Laporan ini berguna untuk merencanakan cara membagi waktu tim kamu dalam mengejar prospek.

Baca juga: Apa Itu Up Selling? Ini 3 Tips dan Manfaatnya

5. Laporan Upsell dan Cross-sell

Contoh laporan ini memerinci jumlah dan nilai produk yang di-upsell atau cross-sell kepada pelanggan. Kamu dapat meninjau laporan ini untuk melihat peluang upselling dan cross-selling pada masa mendatang. 

Selain itu, untuk menandai mana produk dan layanan tertentu yang paling cocok dengan dua pendekatan penjualan ini.

6. Laporan Sales Call

Contoh laporan penjualan ini menyangkut panggilan yang ditujukan kepada lead, prospek, dan pelanggan untuk mendorong pembelian.

Melalui laporan ini, kamu dapat memperoleh wawasan tentang kinerja tim sales dan kualitas prospekmu. Itulah sejumlah contoh laporan keuangan dan penjualan. Semoga informasi ini bermanfaat.

website toko online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !