event panen omset sirclo smesco

Contoh Surat Penagihan Utang dan Cara Membuatnya

contoh surat penagihan utang

Table of Contents

Dalam hal bisnis, terjadinya utang-piutang adalah transaksi yang lumrah. Penagihan dapat dilakukan dengan mengirimkan surat penagihan utang.

Dalam menjalankan bisnis, tentu tak terlepas dari peran akuntansi dan pembukuan. Dalam hal pencatatan segala bentuk transaksi, diikuti dengan dokumen pendukung. Sebagai contoh, transaksi jual beli yang tercatat dalam jurnal.

Disamping itu, setiap transaksi juga membutuhkan bukti tertulis baik berupa surat maupun slip. Surat tersebut jadi dokumen resmi yang dapat dipertanggung jawabkan. Begitu halnya dalam urusan utang piutang.

Baca Juga: Contoh Financial Plan untuk Bisnis, Rencana Keuangan Jadi Terarah

Utang piutang merupakan transaksi yang melibatkan beberapa pihak, yaitu kreditur dan debitur. Artinya, ada perjanjian dalam utang piutang yang harus dipenuhi. Salah satu hak kreditur adalah melakukan penagihan kepada debitur.

Dalam hal bisnis, penagihan utang dapat dilakukan menggunakan surat resmi atau lebih dikenal surat penagihan utang. Sebab, setiap surat keluar dan masuk tentu memiliki nomor yang akan dicatat di bagian administrasi.

Artinya, kamu memiliki data penagihan secara tertulis yang dapat dibuktikan. Lantas, bagaimana cara membuat surat penagihan utang?

event panen omset sirclo smesco

Pengertian Utang Bisnis dan Contoh Surat Penagihan Utang

contoh surat penagihan utang
Foto contoh surat penagihan utang. Sumber: Freepik.com

Mengutip dari Accounting Tools, utang adalah jumlah yang terutang untuk dana yang dipinjam. Pemberi pinjaman setuju untuk meminjamkan dana kepada peminjam atas janji peminjam untuk membayar bunga atas utang, biasanya dengan bunga yang harus dibayar secara berkala.

Seseorang atau bisnis memperoleh utang dan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan operasional atau pembelian modal.

Dalam sebuah bisnis, utang juga dapat digunakan sebagai sumber dana untuk membeli kembali saham dalam bisnis atau untuk membeli saham perusahaan lain.

Utang dapat dijamin oleh aset penerima pinjaman, yang akan menjadi milik pemberi pinjaman jika tidak dapat membayar kembali utang tersebut.

Utang mungkin tanpa jaminan. Utang juga dapat dijamin oleh pihak ketiga, seperti pemilik atau induk perusahaan.

Pemberi pinjaman dapat memaksakan perjanjian tertentu sebagai bagian dari perjanjian utang, seperti tidak ada dividen yang dibayarkan selama utang tersebut belum dibayar.

Jika peminjam melanggar perjanjian, pemberi pinjaman diizinkan untuk memanggil peminjam atau mengirim surat penagihan utang, sehingga memaksa pembayaran segera oleh peminjam.

Baca Juga: 9 Cara Meyakinkan Investor yang Efektif agar Dapat Modal Usaha

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

Bentuk Utang Perusahaan

contoh surat penagihan utang
Foto bentuk utang perusahaan. Sumber: Freepik.com

Selain dalam bentuk kartu kredit atau pinjaman tunai, utang perusahaan juga bisa dalam bentuk penjualan obligasi.

Menurut Corporate Finance Institut, obligasi memungkinkan perusahaan mendapat pendanaan dengan menjual janji pembayaran kepada investor.

Lembaga investasi dapat membeli obligasi dengan bunga tertentu. Pemilik obligasi dijamin nilai pengembaliannya dalam tanggal jatuh tempo tertentu.

Obligasi bekerja dengan prinsip yang mirip dengan pinjaman konvensional. Namun, perusahaan adalah orang yang meminjam sementara investor adalah kreditur atau pemberi pinjaman.

Obligasi adalah utang jangka pendek yang datang dengan periode pembayaran kurang dari atau sama dengan 270 hari.

Utang yang baik memungkinkan individu atau perusahaan mengelola keuangan secara efektif sehingga lebih mudah untuk membangun kekayaan yang ada, membeli apa yang dibutuhkan, dan mempersiapkan diri dengan baik untuk ketidakpastian penjualan.

Baca Juga: Kenali Perilaku Konsumtif Berbelanja Online, Apa Penyebabnya?

event panen omset sirclo smesco

Utang Dengan Jaminan VS Tanpa Jaminan

contoh surat penagihan utang
Foto utang dengan jaminan dan tanpa jaminan. Sumber: Freepik.com

Utang yang dijamin melibatkan janji pembayaran, serta jaminan. Mengamankan utang berarti menyediakan aset, sehingga jika peminjam gagal bayar, aset dapat dijual untuk memulihkan uang yang dipinjamkan.

Contohnya kredit kendaraan. Kredit kendaraan juga termasuk pinjaman yang dibayarkan setiap bulan. Jika pemilik kendaraan tidak mampu membayar cicilan, maka kendaraan yang dimiliki dapat dijual atau ditarik oleh pihak leasing.

Sebaliknya, utang tanpa jaminan tidak melibatkan agunan. Namun, jika peminjam tidak membayar kembali pinjaman, pemberi pinjaman dapat menilai kelayakan kredit penerima pinjaman. Skor kredit yang rendah bisa membuat penerima pinjaman kesulitan mendapat kredit lain.

Format Surat Penagihan Utang

contoh surat penagihan utang
Foto format surat penagihan utang. Sumber: Freepik.com

Sebelum membahas format surat penagihan utang, kamu perlu mengetahui fungsi surat penagihan utang, yaitu:

  • Sebagai pengingat untuk peminjam.
  • Sebagai bukti transaksi utang piutang.
  • Bentuk tindakan tegas kepada peminjam.
  • Menghindarkan dendan bagi pembeli atau peminjam sebelum jatuh tempo.
  • Memantau skor kredit peminjam.

Baca Juga: Lihat Contoh Kwitansi Pembayaran Ini, agar Transaksi Bisnismu Lancar

Selanjutnya, kamu perlu mengetahui beberapa komponen surat penagihan utang, yaitu:

  1. Nomor urut, yaitu nomor surat yang harus ditulis dengan jelas. Penulisan nomor surat tentu mengikuti urutan waktu dikeluarkannya surat penagihan utang.
  2. Nomor order, menunjukkan nomor pesanan yang belum dibayar atau masih memiliki tunggakan.
  3. Kode transaksi atau surat jalan, dapat berupa nomor virtual pembayaran. Kode ini dibutuhkan untuk mencocokan antara barang yang terutang dengan surat penagihan.
  4. Detail barang, menjelaskan secara lengkap barang apa saja yang terutang dan belum dilunasi. Detail barang bisa diganti menjadi detail pinjaman jika berupa uang tunai.
  5. Sub total pinjaman, yaitu jumlah utang yang harus dibayarkan. Biasanya, sudah termasuk dengan bunga dan denda pinjaman jika lewat jatuh tempo.
  6. Potongan utang, bisa saja diberikan jika pembayaran dilakukan lebih awal. Namun, tentu sesuai dengan kesepakatan awal.

Untuk membuat surat penagihan utang, pastikan kamu sudah mencocokan data penerima pinjaman atau pembeli melalui catatan transaksi.

Kamu perlu mencatat nomor surat penagihan utang sebagai tindakan tegas jika penagihan tidak mendapat respon.

Berikan juga informasi yang lengkap seperti tanggal jatuh tempo, besaran bunga, dan solusi yang diberikan tentang cara penyelesaian utang. Berikut contoh surat penagihan utang yang bisa kamu jadikan contoh.

contoh surat penagihan utang
Foto contoh surat penagihan utang. Sumber: SIRCLO Photo Stock

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang surat penagihan utang. Tentunya, kamu jadi makin paham membuat surat penagihanmu, ya!

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !