Corporate Branding: Definisi, Kelebihan, dan Strateginya

Share this Post

corporate branding

Table of Contents

Corporate branding merupakan satu dari banyak aspek penting dalam strategi pemasaran. Berikut hal yang harus kamu perhatikan!

Corporate branding memiliki peran penting bagi perusahaan. Saking pentingnya, corporate branding bisa melampaui logo, tagline, atau pun warna-wanra khusus yang biasa digunakan sebagai identitas perusahaan.

Strategi ini juga bisa dikaji dari aspek yang sangat luas. Sebagai gambaran, tentu kamu sudah mengenal perusahaan Apple. Perusahaan teknologi itu menjual berbagai produk iPhone, MacBook, Apple Watch, iPad, dan masih banyak lagi.

Semua produk tersebut berada di bawah nama besar Apple yang diingat dan diakui oleh semua orang sebagai salah satu perusahaanteknologi terbaik di dunia.

Artinya, sebagai sebuah perusahaan, Apple mampu membentuk identitas yang kuat sebagai raksasa teknologi dengan produk-produk berkualitas.

Hanya dengan mendengar sebuah nama brand atau nama perusahaan, kamu langsung bisa membayangkan deretan produk yang mereka miliki dan meyakini semua produknya memiliki kualitas terbaik.

Hal tersebut merupakan contoh corporate branding yang sukses. Alih-alih melakukan product branding, akan lebih berdampak jika yang di-branding adalah nama perusahaannya langsung.

Baca Juga: Perbedaan Branding dan Marketing dalam Bisnis, Pahami Yuk!

Mendalami Corporate Branding

corporate branding
(Foto diskusi karyawan. Sumber: Freepik.com)

Menurut Indeed, cara yang efektif untuk membedakan diri dari perusahaan lain adalah dengan menciptakan identitas merek yang lebih dikenal dan berhubungan dengan audiens. 

Dengan membangun strategi branding perusahaan, kamu dapat membangun koneksi dengan pelanggan dan membangun bisnis sebagai perusahaan terpercaya di industri yang kamu dalami.

Pada akhirnya, pelanggan akan mengakui perusahaanmu dan semua produk yang kamu miliki sebagai pemimpin pasar dalam industri yang kamu selami. Seperti halnya perusahaan Apple tadi, mereka sukses mengklaim dirinya sebagai salah satu yang terbaik dalam urusan teknologi.

Semua produk Apple pun diakui memiliki kualitas premium, sekalipun oleh orang-orang yang belum pernah menjajal produknya.

Hal itu terbukti dengan banyaknya orang yang menantikan peluncuran produk baru Apple meskipun mereka belum pernah menggunakannya sebelumnya. Namun, orang-orang tetap percaya bahwa Apple adalah yang terbaik.

Branding mengacu pada citra atau identitas perusahaan dan cara penyajiannya kepada pelanggan. Sedangkan merek perusahaan biasanya mewakili nilai-nilai, visi, dan pesannya.

Corporate branding bisa diartikan sebagai upaya membangun identitas dan citra perusahaan yang mampu menonjolkan nilai-nilai, visi, dan posisi perusahaan dalam industri.

Artinya, fokus utama strategi branding ini adalah perusahaan secara umum, bukan berfokus pada produk.

Dengan demikian, orang-orang akan meyakini bahwa perusahaan yang memiliki citra yang positif juga memiliki produk-produk dengan kualitas yang sama baiknya.

Jika bisa dijalankan dengan baik, maka strategi ini mampu memberikan keunggulan kompetitif untuk perusahaan.

Selain itu, penjualan produk dan layanan di pasar bisa meningkat drastis karena konsumen menyadari perusahaan melalui identitas dan juga nama brand yang kuat.

Baca Juga: 8 Cara Membangun Produk Branding yang Efektif Untuk Bisnis

Pentingnya Strategi Corporate Branding

Corporate Branding: Definisi, Kelebihan, dan Strateginya
(Foto interaksi karyawan. Sumber: Freepik.com)

Corporate branding sangat penting karena memungkinkan kamu untuk menentukan identitas, karakteristik, nilai, dan tujuan bisnis. 

Hal ini dapat mengarahkan pelanggan untuk memilih produk atau layanan yang perusahaanmu tawarkan ketimbang kompetitor karena pelanggan mengagumi perusahaanmu, percaya pada tujuan bisnismu dan berbagi nilai-nilai yang sama. 

Contoh lainnya adalah perusahaan air minum Aqua. Perusahaan tersebut mampu menceritakan perjalanan bisnisnya dengan sangat baik.

Tentu kamu masih ingat iklan Aqua beberapa tahun lalu yang menceritakan kisah mereka mencari sumber air dan membantu masyarakat di daerah pedalaman.

Akibatnya, banyak orang yang tersentuh secara emosional dan meyakini Aqua memiliki misi mulia untuk membantu membuka sumber air bersih bagi masyarakat pedalaman.

Alhasil, di tengah gempuran perusahaan air minum lain, orang-orang tetap akan menyebut merek “Aqua” saat membeli air minum kemasan.

Selain itu, menurut Marketing91, berikut beberapa kelebihan corporate branding yang perlu kamu ketahui:

  • Memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan ketika menjual produk dan layanannya di pasar karena konsumen sangat menyadari perusahaan sebagai merek yang kuat.
  • Memfasilitasi peluncuran produk baru dan dapat diterima dengan baik di pasar karena citra perusahaan yang kuat.
  • Membantu perusahaan untuk memanfaatkan dan memasuki pasar baru di tingkat domestik dan internasional karena entitas perusahaan telah menciptakan reputasi yang baik.
  • Membangun hubungan emosional dengan konsumen dan calon konsumen karena muncul rasa loyalitas di benak mereka.
  • Membantu upaya pemasaran dan promosi menjadi lebih mudah karena dengan adanya corporate branding, konsumen memiliki faktor kepercayaan yang lebih tinggi terhadap perusahaan.
  • Adanya brand awareness tentang perusahaan dalam mengidentifikasi logo, maskot, corak warna, tagline, dan elemen merek lainnya yang memiliki ingatan top-of-the-mind di benak semua konsumen.

Baca Juga: Umbrella Branding: Definisi, Contoh, dan Kelebihannya

Strategi Membangun Corporate Branding

Corporate Branding: Definisi, Kelebihan, dan Strateginya
(Foto penyusunan strategi branding. Sumber: Freepik.com)

Untuk membangun corporate branding yang kuat, berikut beberapa langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Diskusikan Tujuan, Visi, dan Misi Perusahaan

Langkah awal dalam membangun corporate branding adalah menentukan tujuan, visi, dan misi perusahaan. Ketahuilah apa target jangka pendek dan jangka panjang yang ingin kamu capai.

Susun deretan visi dan misi serta kerangka kerja yang akan kamu tempuh untuk mencapai target tersebut.

Kamu bisa menuliskan timeline yang akan kamu gunakan untuk mencapainya satu per satu. Pastikan semua pemangku kepentingan sudah selaras dan duduk bersama.

2. Lakukan Audit

Selanjutnya, kamu perlu melakukan audit secara keseluruhan, baik internal maupun eksternal. Kamu perlu meninjau bagaimana perjalanan bisnismu sejauh ini dan bagaimana kondisi terbarunya.

Lihatlah apa potensi yang bisnis kamu miliki untuk bertumbuh di kemudian hari. Perbaiki setiap kekurangan, fokuskan bisnis kembali pada nilai-nilai yang kamu tetapkan di awal.

Tak kalah penting, kamu juga perlu melakukan audit merek. Apakah logo, nama, slogan, dan identitas perusahaan saat ini sudah mewakili semua tujuan, visi, dan misi perusahaan?

Baca Juga: 7 Cara Personal Branding Sebagai Entrepreneur, Tingkatkan Kepercayaan Mitra Bisnis

3. Adakan Diskusi Bersama Karyawan

Karyawanmu bekerja secara teratur untuk memberikan hasil terbaik. Merekalah orang-orang yang paling memahami bisnismu, sebab mereka berhadapan langsung dengan operasional bisnis di lapangan.

Ada kalanya, secara rutin, kamu perlu mengadakan diskusi bersama karyawan. Kamu bisa mendengarkan setiap pendapat, kritik, dan masukan. Cara lain yang bisa kamu upayakan adalah menyediakan kotak saran dan survei untuk lebih menghemat waktu.

4. Teliti Target Pasar

Cara terbaik melakukan corporate branding adalah dengan memahami karakteristik pelangganmu. Hal ini amat penting dalam menentukan saluran komunikasi yang tepat, serta gaya komunikasi yang akan kamu gunakan.

Sebab, media branding kamu nantinya harus dapat dimengerti dan digunakan oleh target audiens agar pesan yang kamu sebarkan dapat tersampaikan dengan baik.

Kamu juga perlu melakukan beberapa simulasi untuk mengetahui hambatan komunikasi apa yang mungkin dapat muncul. Hindari adanya mispersepsi diantara audiens agar mereka dapat menangkap pesan yang sama.

5. Lakukan Dengan Konsisten

Guna membangun citra perusahaan yang kuat, branding harus dilakukan dengan rutin dan konsisten. Kamu dapat menceritakan nilai dan perjalanan perusahaan dari waktu ke waktu melalui berbagai saluran komunikasi.

Terkadang, kamu mungkin perlu mengadakan acara online maupun offline untuk berinteraksi secara langsung dengan pelangganmu.

Baca Juga: 7 Cara Membangun Branding Identity dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Itulah penjelasan lengkap tentang corporate branding yang bisa kamu coba untuk bisnismu.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !