Apa itu Proxy Server? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Manfaatnya

Share this Post

fungsi-dari-proxy-server

Table of Contents

Apakah kamu sudah tahu fungsi dari proxy server? Jika belum, yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!

Fungsi dari proxy server berkaitan dengan sarana keamanan saat melakukan browsing internet. Namun, kegunaan dan fungsi dari proxy server bukan hanya sebatas itu saja.

Sebelum masuk ke pembahasan jenis, manfaat dan fungsi dari proxy server. Ada baiknya cek penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Apa Itu RDP (Remote Desktop Protocol)? Begini Cara Mengaktifkannya

Apa itu Proxy Server?

apa itu proxy server
(Foto proxy server. Sumber: Pixabay.com)

Menurut Varonis, Proxy server merupakan seperangkat komputer atau software yang memiliki sistem kerja seperti proxy.

Sistem kerja proxy maksudnya menjadi perantara antara pengguna dan server tujuan. Saat mengakses internet, kamu tidak langsung terhubung dengan website.

Mengakses internet dan mencari sesuatu yang dituju harus melalui server terlebih dahulu. Server akan mencari dan membarikan informasi yang kita cari. Ini merupakan dasar dari fungsi dari proxy server itu sendiri.

Dengan adanya proxy server, kamu bisa melakukan setiap aktivitas internet dengan lebih aman. Ini karena informasi asli yang digunakan akan disamarkan oleh proxy. Hal ini membuat kemungkinan untuk peretasan sangat kecil.

Baca Juga: Jenis-jenis Web Cache dan Manfaatnya Bagi Situs Kamu

Fungsi dari Proxy Server

fungsi dari proxy server
(Foto proxy. Sumber: Pixabay.com)

Setelah tadi sekilas dijelaskan fungsi dari proxy server, terdapat beberapa hal lagi yang menjadi kegunaannya secara umum. Berikut ini daftarnya.

1. Masking

Ini adalah fungsi dari proxy server yang paling utama, yaitu menutupi atau menyembunyikan identitas pengguna internet.

Alamat IP yang kamu gunakan akan diubah oleh proxy server. Hal ini supaya website yang kamu tuju tidak akan mengetahui alamat IP asli.

2. Connection Sharing

Proxy server merupakan sebuah terminal yang menghubungkan banyak server. Fungsi dari proxy server dapat digunakan sebagai connection sharing, untuk mengakses internet melalui satu jalur.

3. Flitering

Fungsi dari proxy server selanjutnya adalah sebagai penyaring informasi. Seluruh data yang didapatkan melalui internet, akan disaring terlebih dahulu untuk mencegah virus atau malware.

4. Caching

Fungsi dari proxy server juga sebagai caching atau data sementara dari aktivitas internet yang akan disimpan di server. Ini berfungsi ketika kamu akan mengakses informasi tersebut lagi, tidak akan membutuhkan waktu lama.

Baca Juga: 7 Cara Aman Pakai WiFi Publik, agar Tak Mudah Diretas

Manfaat dari Proxy Server

fungsi proxy server
(Foto proxy provider. Sumber: Pixabay.com)

Selain fungsi dari proxy server yang telah dibaca di atas, kamu juga harus tahu ada beberapa manfaatnya. Di bawah ini daftarnya agar kamu memahaminya dengan baik.

  • Meningkatkan keamanan jaringan, hal ini didapatkan dari fungsiny masking yang dapat menyamarkan dan juga fungsi filtering yang dapat memiliah dan memilih internet. Hal ini dapat mencegah orang asing yang memantau aktivitas kita dalam berselancar internet.
  • Manfaat dari proxy server selanjutnya adalah dapat menjaga privasi kita sebagai pengguna internet. Ini dapat terlihat dari fungsi masking yang dapat menyembunyikan alamat IP kamu. Hal ini membuat kamu bisa dengan leluasa melakukan browsing tanpa haurs khawatir data pribadi diketahui.
  • Manfaat dari proxy server selanjutnya, yaitu dapat mempercepat akses. Hal tersebut disebabkan karena fungsi proxy pada bagian caching. Ketika kamu melakukan request data data yang sama dari server, proxy akan melayani permintaan tersebut dengan menggunakan data yang tersimpan di cache. Hal ini tentu saja akan membuat akses ke konten menjadi lebih cepat.
  • Menghemat penggunaan bandwidth adalah manfaat selanjutnya dari proxy server yang bisa kamu manfaatkan. Bandwidth dibutuhkan untuk melayani permintaan dari pengguna internet. Proxy server dapat mengemat penggunaan bandwidth.
  • Membuka akses yang diblokir merupakan manfaat dan tujuan setiap pengguna internet menggunakan proxy server. Hal ini disebabkan bawa proxy server mampu membuka akses yang diblokir oleh negara atau provider internet tertentu. Karena proxy menyembunyikan alamat IP pengguna, akses yang diblokir pun akan bisa dibuka dengan sangat mudah.

Baca Juga: 7 Penyebab Website Down dan Cara Mudah Mengatasinya

Jenis-Jenis Proxy Server

jenis proxy server
(Foto jenis proxy. Sumber: Pixabay.com)

Setelah mengetahui manfaat dan fungsi dari proxy server di atas, kamu juga harus tahu jenis-jenisnya berikut ini.

1. Anonymous Proxy

Anonymous proxy merupakan proxy yang umum digunakan. Proxy jenis ini akan mengidentifikasi diri sebagai proxy, tetapi tidak akan meneruskan ke alamat IP kamu ke website.

Hal ini tentu saja membantu pencegahan usaha peretasan dan memperkuat sistem keamanan. Fungsi proxy server jenis ini dapat mencegah situs atau website melakukan hal yang dapat merugikan.

2. Distorting Proxy

Proxy jenis ini akan meneruskan alamat IP palsu untuk kamu saat mengidentifikasi dirinya sebagai proxy. Tujuannya hampir sama dengan anonymous proxy. Namun, perbedaannya proxy tersebut akan tetap meneruskan alamat IP kamu ke situs web.

Sebagaimana namanya, jenis proxy ini hanya bertujuan untuk mendistorsi alamat IP sebagaimana yang dikehendaki oleh para pengguna internet.

3. High Anonymity Proxy

High anonymity proxy akan mengubah secara berkala alamat IP yang diberikan ke server web. Hal ini membuat alamat IP akan sulit dilacak oleh lalu lintas (traffic) internet.

Menggunakan proxy ini merupakan cara paling privat dan paling aman untuk mengakses internet.

4. Rotating Proxy

Ini merupakan jenis proxy yang dapat digunakan untuk menyembunyikan IP penggunanya. Namun, akan tetap terdeteksi sebagai jaringan proxy. Jadi, rotating proxy cukup mirip dengan anonymous proxy.

Jenis proxy yang satu ini bisa digunakan oleh banyak pengguna sekaligus dan dapat memberikan alamat IP palsu yang unik bagi masing-masing pengguna.

5. SSL Proxy

SSL Proxy atau yang disebut juga sebagai HTTPS Proxy, adalah jenis transparent proxy yang menyediakan dukungan SSL (Secure Socket Layer) terhadap koneksi yang terjalin antara pengguna dengan web server.

Jenis proxy ini tidak akan terdeteksi oleh situs web yang dituju maupun penggunanya sendiri. Keamanan datanya juga terjamin berkat adanya enkripsi selama proses pertukaran datanya.

Baca Juga: Pengertian Website dan 5 Manfaatnya Bagi Bisnis

Risiko Penggunaan Proxy Server

risiko penggunaan proxy server
(Foto ilustrasi keamanan proxy. Sumber: Freepik.com)

Setelah kamu mengetahui pengertian, jenis, manfaat serta fungsi dari proxy server, risiko penggunaannya.

Secara umum, terdapat beberapa risiko dari penggunaan dan fungsi proxy server. Agar memudahkan kamu untuk memahaminya, berikut ini beberapa risikonya.

  • Potensi penyalahgunaan data cache yang tersimpan di server. Bahkan, hingga password yang kamu simpan pun berpotensi disalahgunakan.
  • Tidak semua proxy server kompatibel dengan jaringan lokal yang kita gunakan. Tiap proxy memiliki konfigurasi sendiri, dan masih perlu perubahan pengaturan proxy itu sendiri.
  • Banyak proxy yag bisa membuat data kita terkena serangan virus dan malware. Terutama saat menggunakan proxy gratis.
  • Meskipun fungsi dari proxy server dapat menghemat bandwith, namun seringali menyebabkan server overlaod. Hal ini dapat menyebabkan kecepatan internet menurun.
  • Membuat proxy server secara otomatis membaut data kita terenkripsi. Keamanan data hanya terjamin jika menggunakan SSL proxy yang didukung oleh fitur ekspripsi.

Baca Juga: 6 Tips Hindari Backdoor Attack, Lindungi Akunmu dari Hacker!

Itulah penjelasan lengkap tentang jenis, manfaat dan fungsi dari proxy server yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasanmu terkait dunia digital, internet dan jaringan secara umum.