6 Fungsi Landing Page bagi Bisnis, Bisa Tingkatkan Brand Awareness!

Share this Post

fungsi landing page

Table of Contents

Yuk, cari tahu apa saja fungsi landing page bagi bisnis.

Landing page termasuk dalam aspek penting yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan kinerja campaign dalam digital marketing.

Melansir laman Hubspot, landing page atau halaman arahan adalah laman tertentu di situs web yang dapat mengumpulkan informasi kontak pelanggan.

Informasi kontak ini dapat dikumpulkan menggunakan formulir pengambilan prospek di mana audiens dapat memasukkan beberapa detail seperti nama, alamat email, dan jabatan mereka.

Setelah mereka bersedia memberikan informasi kontak kepada kamu, biasanya akan ada imbalan berupa kode voucher, sample produk gratis, atau penawaran menarik yang ditujukan secara khusus.

Baca Juga: Perbedaan Landing Page dan Website yang Perlu Diketahui

Beda Landing Page dengan Website

landing page vs website
Foto: Pexels.com

Landing page berbeda dengan website. Halaman arahan ini berdiri sendiri yang dibuat khusus untuk campaign iklan atau pemasaran.

Dikutip dari Unbounce, halaman tersebut menjadi tempat “mendarat” para pelanggan yang menekan klik pada tautan yang ada pada email, iklan dari Google, YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, atau tempat serupa di web.

Tidak seperti halaman web, yang biasanya memiliki banyak tujuan dan mendorong eksplorasi, landing page dirancang dengan satu fokus atau tujuan, yang dikenal sebagai ajakan bertindak (atau disingkat CTA).

Baca Juga: Kenali 5 Fungsi Web Browser Bagi Bisnis, Sudah Tahu?

Fungsi Landing Page

fungsi landing page
Foto: Pexels.com

Selain membantu sebuah brand untuk mendapatkan informasi kontak yang dapat membantu mereka dalam mempromosikan produk atau layanan, fungsi landing page ternyata cukup banyak.

Jika kamu penasaran apa saja fungsi landing page, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Meningkatkan Konversi

Fungsi landing page yang pertama adalah bisa membantu bisnis kamu dalam meningkatkan konversi secara efektif.

Hal ini pun dibuktikan dalam penemuan yang menyatakan bahwa sekitar 68% bisnis B2B menggunakan halaman arahan untuk menghasilkan arahan untuk konversi di masa mendatang.

Pasalnya, landing page yang telah ditargetkan kepada audiens tertentu ini dapat mengubah traffic mereka pada halaman menjadi penjualan.

Nah, untuk mengubah pengunjung halaman arah menjadi prospek bisnis, kamu perlu melakukan tindak lanjut.

Misalnya, dengan menghubungi mereka kembali melalui informasi kontak yang telah diberikan untuk mendorong pembelian.

2. Membantu Pembuatan Keputusan Iklan

Fungsi landing page yang selanjutnya, yakni bisa membantu sebuah merek untuk mengambil keputusan iklan.

Hal ini karena landing page yang tersegmentasikan secara spefisik dapat memberikan wawasan bagi kamu tentang topik mana yang menghasilkan konversi tertinggi.

Pada akhirnya, kamu bisa mengetahui minat target audiens.

Berbagai informasi pelanggan yang diperoleh dari landing page ini bisa membantumu dalam membuat strategi pemasaran yang lebih bertarget dan dipersonalisasi.

Tidak hanya memberikan gambaran tentang konten apa yang paling disukai target audiens, landing page juga bisa menyediakan informasi mengenai saluran pemasaran apa yang paling banyak digunakan.

Dengan informasi-informasi penting ini, kamu pun bisa menyusun campaign yang lebih terarah dan spesifik berdasarkan target audiens.

Baca Juga: Catat, Ini Dia 5 Manfaat CTR dan Cara Meningkatkannya

3. Membangun Kepercayaan dan Kredibilitas

Membangun kepecayaan dan kredibilitas bisnis juga termasuk dalam fungsi landing page, lho.

Oleh sebab itu, pastikan untuk membuat halaman arahan yang bisa menciptakan citra yang baik di benak pelanggan.

Kepercayaan dan kredibilitas ini bisa dibangun melalui landing page dengan cara melampirkan ulasan positif dari para pelanggan sebelumnya.

Dengan begitu, audiens yang mengakses halaman arahan kamu bisa memiliki gambaran yang bagus tentang produk atau layananmu.

Mereka pun akan merasa lebih yakin dan percaya diri ketika membuat keputusan pembelian karena citra positif tersebut.

4. Mengumpulkan Data Pelanggan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fungsi landing page yang paling utama adalah membantu sebuah brand untuk mengumpulkan data pelanggan.

Kamu bisa memeroleh berbagai data calon pelanggan seperti nama, email, atau nomor telepon setelah pengunjung melakukan tindakan pada halaman arahan.

Pengumpulan data pelanggan dan informasi kontak ini bertujuan untuk memungkinkan kamu melakukan penargetan ulang pada prospek yang ada hingga mereka kembali dan melakukan pembelian.

Penargetan ulang yang dilakukan pada prospek biasanya dilakukan melalui iklan online, seperti Iklan Facebook (Facebook Ads) atau Iklan Google (Google Ads).

Baca Juga: Mudah, Ini 6 Cara Membuat Maskot Sendiri Untuk Bisnismu

5. Mempromosikan Produk atau Layanan

Jangan salah, fungsi landing page masih sangat banyak. Salah satunya, bisa membantu kamu dalam mempromosikan produk atau layanan secara lebih efektif.

Ini menjadi pilihan promosi yang hemat biaya, tetapi cukup ampuh untuk meningkatkan brand awareness maupun menghasilkan penjualan.

Pasalnya, kamu tidak perlu repot untuk menggunakan platform lain dengan anggaran biaya tertentu.

Hanya perlu menggunakan landing page saja, kamu bisa mempromosikan fitur atau produk baru secara lebih spesifik, menambah nilai, dan menunjukkan kepada pelanggan tentang keunggulannya.

Landing page juga merupakan fitur yang bagus untuk mengomunikasikan pesan inti dari merek kamu dengan penyajian yang seefektif mungkin.

6. Menciptakan Brand Awareness

Penggunaan halaman arahan juga bisa membantu brand kamu dalam menciptakan brand awareness di benak pelanggan.

Misalnya, dengan mengunggah ulasan positif dari pelanggan sebelumnya atau memberitahu audiens yang berkunjung tentang adanya penawaran produk dan layanan baru.

Landing page memungkinkan audiens untuk berkunjung ke website toko online atau media sosial bisnismu.

Jika diterapkan dengan tepat, landing page juga bisa membantu pelanggan dalam mengingat identitas usahamu, seperti nama merek atau logo.

Ketika brand awareness berhasil terbentuk, kamu bisa memanfaatkan data pelanggan dan informasi kontak yang mereka berikan untuk membuat pemasaran yang lebih personal.

Materi pemasaran bertarget ini dapat membantu kamu untuk mengubah mereka menjadi pelanggan yang melakukan pembelian.

Bahkan, mereka mungkin akan membagikan pengalaman belanja dari toko online kamu kepada calon pelanggan baru lain saat mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

Nah, jika kamu ingin menggunakan landing page, tidak perlu belajar coding terlebih dahulu, lho. Kamu bisa request pembuatan landing page dengan fitur Cekatan dari SIRCLO Store.

Tidak hanya gratis, proses pembuatannya juga mudah dan cukup login menggunakan akun SIRCLO Store.

Kamu cukup menyiapkan informasi penting seperti judul, deskripsi, harga, cara membeli hingga navigasi untuk pembelian produknya.

Untuk informasi lebih lanjut, langsung klik link berikut ini, ya.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Iklan Online? Ini Jenis dan Keuntungannya

Tips Membuat Landing Page yang Efektif

tips membuat landing page
Foto: Unsplash.com

Jika kamu ingin mendapatkan seluruh fungsi landing page yang menguntungkan seperti yang telah disebutkan di atas, kamu pun perlu memerhatikan cara pembuatan halaman arahan yang tepat berikut ini.

  • Buat Konten yang Menarik

Kamu perlu membuat konten yang menarik untuk ditayangkan pada halaman arahan. Jadi, perhatikan dengan cermat mengenai apa yang akan disajikan untuk pengunjung landing page kamu.

Jangan takut untuk membuat konten yang padat dan berdurasi panjang untuk membantu audiens lebih memahami merek, sekaligus produk, atau layanan yang kamu tawarkan.

  • Sertakan Video untuk Meningkatkan Konversi

Perlu kamu ketahui bahwa konten video yang ditampilkan pada halaman arahan bisa membantu kamu untuk meningkatkan konversi hingga sebesar 86 persen.

Dalam hal ini, kamu bisa membuat video sederhana yang berdurasi singkat atau video panjang yang rumit, tergantung pada keahlian dan kebutuhan.

Video dinilai dapat membagikan pengalaman yang lebih nyata kepada pelanggan sehingga mereka akan mengakses halaman arahan kamu dalam waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Contoh Konten Promosi untuk Toko Online Kamu

  • Ulangi Ajakan Bertindak pada Landing Page

Jangan lupa untuk mengulangi ajakan bertindak pada landing page yang telah kamu buat. Usahakan untuk meletakkannya pada bagian awal dan akhir sehingga kamu tak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan prospek.

Itu dia penjelasan mengenai fungsi landing page serta cara penerapannya yang efektif bagi bisnis.

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !