event panen omset sirclo smesco

10 Jenis Bisnis Konsultan yang Harus Kamu Pahami

bisnis konsultan adalah

Table of Contents

Bisnis konsultan adalah seorang profesional dalam bidang tertentu, sehingga dapat mengatasi masalah bagi pengusaha.

Menjadi seorang konsultan merupakan peluang usaha bagi kamu yang berpengalaman dalam bidang tertentu

Singkatnya, bisnis konsultan adalah seseorang yang bekerja sebagai penasihat baik untuk perusahaan atau individu lain.

Adapun tujuan seorang bisnis konsultan adalah untuk meningkatkan penghasilan sebuah bisnis tertentu, serta kehidupan masyarakat dengan cara melakukan beberapa perubahan yang diperlukan.

Menurut Harvard Business Review, tujuan bisnis konsultan adalah:

  1. Memberikan informasi kepada klien.
  2. Memecahkan masalah klien.
  3. Membuat diagnosis, yang mungkin memerlukan redefinisi masalah.
  4. Membuat rekomendasi berdasarkan diagnosis.
  5. Membantu implementasi solusi yang direkomendasikan.
  6. Membangun konsensus dan komitmen seputar tindakan korektif.
  7. Memfasilitasi pembelajaran klien yaitu, mengajarkan klien bagaimana memecahkan masalah serupa di masa depan.
  8. Meningkatkan efektivitas organisasi secara permanen.

Baca juga: Takut Berbisnis? Ini 6 Langkah-langkah Memulai Usaha!

event panen omset sirclo smesco

Cara Menjadi Konsultan

cara menjadi konsultan
Foto: Unsplash.com

Lantas, bagaimana cara menjadi seorang konsultan yang sukses? Hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menjalani bisnis konsultan adalah:

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

1. Memiliki Pengalaman dalam Bidang Tertentu

Sebelum membuka bisnis konsultan, hal yang paling penting adalah memastikan kamu punya pengalaman dalam bidang tertentu.

Seorang konsultan tidak boleh memberikan nasihat atau saran pada klien jika tak memiliki ilmu pengetahuan di bidangnya.

Biasanya, seorang konsultan akan memiliki sertifikasi atau lisensi dalam bidang tertentu sebagai bukti yang sah atas keprofesionalannya.

Selain memiliki bukti sertifikasi, kamu juga sebaiknya selalu update dengan tren dalam bidang tersebut, sehingga lebih memahami perubahan di industri.

2. Menentukan Target Pasar

Dalam membuka bisnis konsultan, kamu juga harus menentukan target pasar untuk melihat kelompok mana yang akan menjadi sasaran usahamu.

Dengan memahami target pasar yang spesifik, kamu pun dapat menentukan jenis promosi atau penawaran seperti apa yang tepat untuk menjangkau pelanggan.

Target pasar juga sangat berguna bagi kamu dalam menentukan rencana pemasaran di masa depan, sehingga bisnismu semakin berkembang.

Baca juga: 8 Tips Menjadi Sociopreneur, Bisa Berdampak Bagi Masyarakat

3. Mengungkapkan Diagnosis Secara Jujur

Sebagai seorang konsultan yang bekerja sebagai penasihat klien, kamu perlu menjunjung tinggi sikap jujur. Jadi, jangan ragu untuk mengungkapkan diagnosis secara terbuka terhadap permasalahan klien.

Karena terkadang seorang konsultan merasa khawatir ketika harus mengungkapkan fakta pada kliennya.

Namun, hal ini penting untuk dilakukan, karena komunikasi yang jujur bisa membantu klien lebih mudah menemukan solusinya.

4. Memastikan Pikiran yang Positif

Seorang konsultan juga diharapkan memiliki pikiran yang selalu positif, sehingga dapat menampung sekaligus mencari solusi atas masalah klien mereka.

Dengan pikiran yang positif, kamu pun akan lebih mudah dalam mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi klien.

Sikap positif tersebut tidak hanya baik untuk diri sendiri, tetapi juga dapat memancarkan aura positif untuk lingkungan sekitar.

Jadi, klien yang konsultasi bisa lebih optimis dalam melakukan perbaikan dari nasihat yang telah kamu berikan.

5. Membangun Hubungan Baik dengan Klien

Karena bisnis konsultan adalah usaha dalam bentuk jasa, maka menjaga hubungan baik dengan klien sangat penting untuk diperhatikan.

Jika hubungan dengan klien terjaga, bisa saja mereka akan dating lagi untuk kembali berkonsultasi.

Jadi, pertahankan hubungan yang baik ini dengan klien. Hal ini berlaku bagi bisnis apapun.

Baca juga: 7 Cara Membuat Konten Menarik untuk Bisnis Online

Jenis-Jenis Bisnis Konsultan

jenis bisnis konsultan
Foto: Unsplash.com

Apabila kamu tertarik untuk berkecimpung dalam dunia bisnis konsultan, berikut adalah jenis-jenis konsultan yang populer dan berpeluang besar dalam meraih keuntungan:

1. Konsultan Bisnis

Fungsi utama bisnis konsultan adalah sebagai penasehat para pengusaha, sehingga mereka bisa memiliki naluri bisnis yang baik dan keuntungan besar.

Cakupan konsultan bisnis ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis yang lebih spesifik. Misalnya, konsultan manajemen bisnis dan konsultan bisnis startup.

Dalam hal ini, seorang konsultan bisnis akan memberikan ide bisnis, rencana keuangan, dan hal lain terkait bisnis.

2. Konsultan Pemasaran

Jenis konsultan selanjutnya ialah konsultan pemasaran. Dalam hal ini, kamu bertugas untuk memberikan informasi seputar rencana pemasaran, ide promosi, dan lain sebagainya untuk meningkatkan penjualan.

Untuk menjadi konsultan pemasaran, kamu dituntut menjadi pribadi yang kreatif, sehingga bisa memberikan ide pemasaran yang unik dari kompetitor.

3. Konsultan Periklanan

Sesuai dengan namanya, seorang konsultan periklanan bekerja untuk memberikan ide terkait campaign sebuah brand.

Dengan strategi periklanan yang tepat, sebuah bisnis akan lebih dikenal oleh pasar, sehingga berpeluang untuk menarik pelanggan dan menghasilkan keuntungan.

Baca Juga: 7 Cara Memulai Usaha Pakaian yang Perlu Diperhatikan!

4. Konsultan Keuangan

Seorang konsultan keuangan memiliki keahlian dalam hal finansial, sehingga mereka bisa memberikan informasi terkait manajemen uang hingga saran investasi pada klien.

Untuk menjadi konsultan keuangan, kamu perlu beberapa sertifikasi melalui program pelatihan atau pendidikan khusus.

Selain itu, konsultan keuangan juga sebaiknya memahami akuntasi untuk membaca laporan keuangan.

Sebagai poin plus, sebaiknya kamu pun menguasai aplikasi akuntansi untuk menunjang kinerja sebagai konsultan keuangan.  

5. Konsultan IT

Konsultan IT adalah seorang ahli dalam bidang teknik informatika. Di zaman modern yang serba digital saat ini, konsultan IT memiliki pasar yang sangat besar.

Hal ini karena banyak perusahaan yang membutuhkan konsultan dalam mengembangkan sistem perangkat lunak mereka.

Selain pendidikan dan pelatihan, konsultan IT juga sebaiknya melek terhadap tren yang ada untuk memahami segala perubahan di industri.

6. Konsultan Karir

Jenis konsultan berikutnya adalah konsultan karir. Bisnis konsultan yang satu ini cukup banyak dicari.

Melansir laman Entrepreneur, seorang konsultan karir akan membimbing klien mereka ke dalam profesi atau pekerjaan yang akan membantu mereka bahagia dan produktif sebagai karyawan.

7. Konsultan Sumber Daya Manusia

Konsultan sumber daya manusia biasanya akan menganangani klien-klien pengusaha. Baik perusahaan kecil maupun besar, mereka akan membutuhkan konsultan sumber daya manusia untuk mengelola karyawannya.

Dalam hal ini, konsultan akan memberikan program pelatihan sosialisasi pada karyawan, saling menghormati, dan mencegah kekerasan atau pelecehan di tempat kerja.

8. Konsultan Asuransi

Setiap orang membutuhkan asuransi sebagai cara untuk melindungi diri dari potensi risiko yang bisa saja datang di kemudian hari. Jadi, kerugian biaya atau akibat finansial yang terjadi dari suatu peristiwa bisa diminimalkan.

Asuransi bisa dalam bentuk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kendaraan, asuransi investasi, asuransi hari tua, dan lainnya. Dalam menentukan asuransi yang tepat, seseorang membutuhkan konsultan asuransi.

9. Konsultan Energi

Konsultan energi adalah seorang profesional yang memberikan rekomendasi cara menggunakan atau mengelola energi dengan cerdas.

Sebagai konsultan energi, kamu pun akan diminta untuk melakukan evaluasi manajemen energi.

Dengan cara mencari peluang untuk menghemat energi dan memberikan rekomendasi, sehingga penggunaan energi tersebut lebih efisien.

10. Konsultan Manajemen Risiko

Konsultan manajemen risiko bertugas dengan cara mengidentifikasi potensi ancaman yang akan datang sehingga memberikan rekomendasi untuk mencegahnya. Jadi, kemungkinan kerugian di masa depan bisa diminimalisir hingga sekecil mungkin.

Baca juga: Ketahui 4 Cara Mengatasi Inflasi agar Bisnis Tetap Lancar

Itu dia penjelasan mengenai bisnis konsultan adalah, beserta jenis-jenisnya. Apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang konsultan? Manakah jenis konsultan yang akan kamu pilih?

Subscribe to our newsletter

Dapatkan info menarik seputar ecommerce yang di-update setiap 3x seminggu

sirclo store buat website toko online

Survey Web Toko Online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !