Apa Itu Direct Selling? Ketahui 6 Keuntungannya

Share this Post

Apa-Itu-Direct-Selling-Ketahui-Keuntungannya

Table of Contents

Salah satu teknik pemasaran yang bisa diterapkan untuk menawarkan produk atau layanan kamu adalah direct selling.

Kamu merasa familiar terhadap istilah itu? Kira-kira apa itu direct selling?

Direct selling dapat digunakan oleh perusahaan atau usaha kecil yang baru dirintis maupun perusahaan berskala besar. Strategi penjualan yang satu ini dinilai cukup efektif untuk menghasilkan pendapatan usaha.

Menurut SendPulse, penjualan produk dengan cara direct selling atau penjualan langsung justru meningkatkan perekonomian dunia. Bahkan, pada tahun 2019, total penjualan lebih dari $193 miliar.

Lebih dari 118,4 juta usaha di seluruh dunia masuk dalam kategori industri direct selling. Bahkan, 59% di antaranya berlokasi di Asia, 26% di Amerika Utara dan Selatan, serta 12% di Eropa.

Melihat efek penjualan langsung yang cukup baik, kamu pasti makin penasaran dengan cara pemasaran tersebut. Apa itu direct selling? Ayo kita bahas di sini!

Baca Juga: Covert Selling dalam Bisnis, Apakah Itu?

Apa Itu Direct Selling?

direct selling
(Foto seseorang menawarkan produk. Sumber: Pexels.com)

Apa itu direct selling?

Melansir laman Business Tech by Hashmicro, direct selling atau penjualan langsung adalah cara penjualan produk atau layanan melalui jaringan pemasaran dalam lingkup mitra usaha yang dilakukan secara langsung atau tatap muka dengan pelanggan.

Teknik pemasaran yang satu ini dilakukan dengan cara penjual langsung menghubungi pelanggan dan menjual produk di lingkungan non-eceran. Misalnya, bertemu pelanggan di rumah atau tempat umum yang sudah ditentukan bersama.

Biasanya, perusahaan akan menentukan seorang perwakilan penjualan untuk melakukan direct selling. Kemudian, mereka akan pergi ke rumah-rumah penduduk dan menanyakan kemungkinan masyarakat tertarik dengan demonstrasi produk atau jasa gratis.

Jika calon pelanggan menerima demonstrasi tersebut, tenaga penjual akan menawarkan produk atau jasa sambil menunjukkan kemampuannya.

Mereka juga akan membandingkan produk dengan alternatif lain. Lalu, mengungkapkan nilai, manfaat, dan kelebihan atas barang yang ditawarkan.

Dalam penerapannya, teknik penjualan langsung menghilangkan fungsi perantara dalam proses distribusi. Teknik membuat produk atau layanan akan langsung dikirimkan ke pelanggan.

Baca Juga: Mengapa Brand Voice Penting Untuk Bisnis? Ini Tipsnya

Keuntungan Direct Selling bagi Bisnis

direct selling
(Foto manfaat direct selling. Sumber: Pexels.com)

Direct selling memiliki banyak keuntungan bisnis. Ini karena penawaran produk atau layanan dilakukan tanpa perantara dan penjual bisa menemui calon pelanggan secara langsung.

Apa saja keuntungan dari direct selling? Berikut beberapa list-nya yang bisa diterapkan dalam model usaha kamu.

1. Meningkatkan Hubungan Baik dengan Pelanggan

Pertama-tama, keuntungan penerapan direct selling adalah meningkatkan hubungan yang baik terhadap pelanggan. Terutama bagi kami yang baru memulai bisnis atau usaha perdana.

Hal ini karena perusahaan menentukan perwakilan penjualan untuk memberikan penawaran secara langsung.

Menurut Kent Grayson, seorang peneliti bisnis di Kellogg School of Management Northwestern University yang dikutip dari Chron, cara ini memungkinkan peluang bisnis untuk terlibat dalam berbagai interaksi dengan target pelanggan.

Hubungan yang dibangun oleh tenaga penjualan langsung bersifat lebih pribadi, bermakna, dan mudah diingat oleh pelanggan.

Tak hanya itu, penjualan langsung dapat menghubungkan perusahaan dengan pelanggan tanpa perantara.

Jadi, penjual akan langsung berhubungan dengan pelanggan dan berinteraksi secara intensif selama proses penjualan sehingga meningkatkan kedekatan antara keduanya. Bila muncul kedekatan, bisa jadi kamu mendapatkan pelanggan loyal.

2. Memiliki Keuntungan yang Lebih Besar

Kelebihan dari direct selling bagi bisnis selanjutnya adalah memungkinkan kamu untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Pasalnya, perusahaan yang menerapkan direct selling memiliki tingkat kontrol yang signifikan atas penetapan harga dan distribusinya.

Dengan begitu, perusahaan akan memiliki kemampuan yang lebih besar untuk memverifikasi bahwa produk atau layanannya telah diberi harga yang kompetitif.

Bagi kamu yang menerapkan metode penjualan langsung saat berbisnis, biasanya juga kurang bergantung pada layanan pengecer (ritel).

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Management Science, direct selling dapat memberikan posisi yang lebih kuat bagi bisnis kecil dalam negosiasi dengan pengecer sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengamankan bagian keuntungan yang lebih besar dari produknya.

Baca Juga: Up Selling Adalah Cara Meningkatkan Penjualan, Ini Penjelasannya!

3. Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan

direct selling
(Foto seseorang melayani pelanggan. Sumber: Unsplash.com)

Melalui metode penjualan langsung, bisnis kamu juga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, lho.

Mengingat pemasaran digital mungkin tidak selalu bisa menembus calon pelanggan yang berada di wilayah tertentu, maka direct selling bisa menjadi solusi untuk menjangkau mereka.

Semakin luas target pasar yang kamu jangkau, maka akan semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Selain meningkatkan penjualan, direct selling juga dapat memperkuat citra bisnis di mata pelanggan.

Penjual yang menawarkan produk atau layanan pasti akan menjaga nama baik usahanya karena hubungan langsung dengan pelanggan.

Dengan mengurangi kesalahan dan memiliki pengetahuan produk yang baik, pelanggan akan menilai bisnis kamu dari perspektif yang positif.

4. Memicu Inovasi dan Peningkatan Kualitas

Penjualan langsung dapat membantu sebuah bisnis untuk mengembangkan produk atau layanannya dengan lebih baik.

Hal ini karena interaksi penjual dan pelanggan yang dilakukan tanpa perantara tersebut bisa membantu kamu menciptakan produk atau layanan lebih bersifat personal sesuai kebutuhan mereka.

Hubungan yang baik itu dapat memudahkan pelanggan untuk mengungkapkan kebutuhan dan juga pendapatnya terhadap produk penjual.

Oleh sebab itu, saran-saran tersebut dapat kamu gunakan sebagai referensi untuk pengembangan produk baru atau penyempurnaan produk yang sudah ada.

Jadi, produk atau layanan yang kamu tawarkan lebih relevan dengan calon pelanggan. Semakin sesuai barang yang ditawarkan dengan kebutuhan, akan semakin besar pula minat pelanggan untuk membelinya.

Baca Juga: 5 Strategi Positioning Produk untuk Meningkatkan Penjualan

5. Menciptakan Kepuasan Pelanggan

Menawarkan produk atau layanan secara langsung dapat membangun hubungan yang lebih baik antara penjual dan pelanggan. Dengan demikian, pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan akan lebih berkesan.

Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi ini bisa mendorong mereka melakukan pembelian berulang yang pada akhirnya bisa menciptakan pelanggan loyal di masa depan.

Kritik atau saran yang disampaikan oleh pelanggan dan dijadikan sebagai perbaikan kualitas produk atau layanan juga bisa menambah nilai bisnismu. Pelanggan akan merasa lebih dihargai karena keterlibatannya dalam peningkatan kualitas.

Jenis pelanggan seperti inilah yang sebaiknya terus dipertahankan oleh bisnis. Ini karena mencari pelanggan baru akan terasa jauh lebih sulit dibandingkan dengan memelihara hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada.

6. Menyampaikan Pesan dan Penawaran Secara Efektif

Metode penjualan yang dilakukan dengan menemui pelanggan secara langsung juga dapat membantu bisnis dalam menyampaikan pesan dan penawaran secara lebih efektif.

Penjual yang memiliki product knowledge baik akan sangat mudah dalam memberikan penawaran karena pelanggan bisa menyimak informasinya secara langsung.

Apabila ada hal-hal yang mungkin kurang sesuai dengan preferensi mereka, pelanggan juga dapat bertanya pada penjual.

Komunikasi dua arah yang dilakukan secara tatap muka ini tentu lebih efisien karena penjual dan pelanggan bisa saling berinteraksi.

Perusahaan pun dapat memastikan bahwa perwakilan penjualan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan menggunakan bahasa dan presentasi pemasaran yang serupa sebagai campaign iklan medianya.

Hal ini dapat membantu bisnis untuk memperkuat pesan pemasaran dengan pelanggan.

Bisnis juga dapat menggunakan umpan balik dari interaksi penjualan langsungnya untuk mengevaluasi efektivitas campaign pemasaran yang dilakukan.

Dengan begitu, kamu sebagai pemilik usaha bisa menyesuaikan pengembangan produk atau layanannya dengan minat pelanggan.

Kamu juga bisa memperluas bisnismu dengan menggunakan fitur Marketplace dari SIRCLO Store. Pastinya, dapat memperluas pasar produkmu secara online.

Dengan fitur ini, kamu bisa terhubung dengan semua e-commerce besar di Indonesia, terintegrasi dengan beberapa e-commerce sekaligus dalam satu dasbor, mengelola pesanan dalam satu tempat, dan menerima laporan penjualan.

Penasaran dengan berbagai fitur dan keunggulan lain dari SIRCLO Store? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut ya!

Baca Juga: Hypnotic Marketing: Cara Meningkatkan Penjualan dengan Memengaruhi Pembeli

Itu dia penjelasan mengenai apa itu direct selling beserta manfaatnya. Apakah kamu tertarik untuk menerapkan metode penjualan langsung yang satu ini?

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !