Daftar Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada Kotamu?

Share this Post

kota biaya hidup termahal

Table of Contents

Selain Jakarta, berikut daftar kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Ada kota asalmu?

Ada banyak kota besar di Indonesia yang menjadi pusat bisnis, industri, dan pemerintahan. Sebagian besar diantaranya menyandang status sebagai ibu kota, baik ibu kota negara maupun ibu kota provinsi.

Kota-kota besar tersebut juga berstatus sebagai kota metropolitan. Metropolitan sendiri merupakan kawasan perkotaan yang berdiri sendiri atau kawasan perkotaan inti yang didukung oleh kawasan lain di sekitarnya (penyangga) dengan infrastruktur modern.

Kota Jakarta bahkan menyandang status sebagai kota megapolitan dengan jumlah penduduk mencapai 10,61 jiwa (BPS 2021). Semakin maju peradaban sebuah kota, maka kebutuhan hidup juga akan semakin tinggi.

Pasalnya, selain sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, kota-kota besar ini juga menjadi pusat gaya hidup. Kebutuhan akan gaya hidup menjadi salah satu komponen yang membentuk biaya hidup masyarakat di suatu daerah.

Melansir dari The Steet, biaya hidup mengacu pada jumlah pendapatan yang diperlukan untuk mempertahankan gaya hidup tertentu di tempat tertentu pada titik waktu tertentu.  

Biaya hidup dapat mencakup biaya makan dan minum, biaya hunian, biaya transportasi, belanja dan hiburan, serta pengeluaran lain.

Berikut ini daftar kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia!

Baca Juga: 15 Pemain Sepak Bola Terkaya di Dunia, Siapa Saja Mereka?

Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia

kota dengan biaya hidup termahal
(Foto uang rupiah. Sumber: Freepik.com)

Ada beberapa kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2018, berikut penjelasannya!

1. Jakarta

Sebagai ibu kota negara, rasanya tak mengherankan jika Jakarta menempati posisi pertama sebagai kota dengan biaya hidup termahal.

Rata-rata pengeluaran per kapita di Jakarta adalah sebesar Rp4.446.770. Sementara itu, rata-rata pengeluaran rumah tangganya sebesar Rp16.897.727.

Hal tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Jakarta yang tumbuh pesat sebagai pusat bisnis. Banyak perusahaan multi-nasional yang bermarkas di Jakarta. Selain itu, padatnya penduduk di Jakarta menyebabkan meningkatnya permintaan.

Alhasil, harga barang-barang pokok juga ikut naik. Ditambah lagi, pertumbuhan ekonomi Jakarta yang begitu pesat juga ikut mempengaruhi tingkat upah, harga properti, dan biaya hidup.

2. Surabaya

Kota dengan biaya hidup termahal yang kedua adalah Surabaya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebesar Rp4.446.770. Sedangkan rata-rata pengeluaran rumah tangganya sebesar Rp16.897.727.

Kota Surabaya juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Bahkan, mal terbesar di Indonesia saat ini berada di Surabaya, yaitu Pakuwon Mall.

Tak mengherankan jika Surabaya masuk dalam daftar teratas kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.

Baca Juga: 10 Kota Terkaya di Indonesia, Nomor 1 Bikin Tercengang!

3. Bekasi

Daftar Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada Kotamu?
(Foto Kota Bekasi. Sumber: Radarbekasi.id)

Rata-rata pengeluaran per kapita di Bekasi sebesar Rp4.119.168. Sedangkan rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp16.888.582.

Sebagai bagian dari wilayah penyangga Jakarta (aglomerasi), Bekasi juga tumbuh pesat sebagai pusat industri dan pusat pemerintahan.

4. Depok

Depok juga merupakan kawasan penyangga yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Bahkan, banyak pekerja di Jakarta yang tinggal di Depok.

Tidak mengherankan, rata-rata pengeluaran per kapita di kota Depok sebesar Rp3.424.560. Sementara itu, rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp 13.355.784.

5. Semarang

Meskipun Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu kota dengan UMR terkecil, ha tersebut tidak berlaku untuk kota Semarang. Semarang menjadi kota di Jawa Tengah dengan UMK tertinggi, yaitu sebesar Rp3.060.348 yang berlaku mulai 2023.

Tentunya tidak mengherankan, sebab rata-rata pengeluaran per kapita di Semarang mencapai Rp3.257.315. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp13.680.725.

Baca Juga: Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2022, Siapa Saja Mereka?

6. Tangerang

Daftar Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada Kotamu?
(Foto Jembatan Berendeng Tangerang. Sumber: Jpnn.com)

Kota Tangerang berbatasan langsung dengan bagian barat Jakarta. Tangerang juga termasuk dalam wilayah aglomerasi dan kawasan penyangga. Banyak pekerja di Jakarta yang tinggal di Tangerang.

Rata-rata pengeluaran per kapita di Tangerang adalah sebesar Rp3.287.159. Sedangkan total rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp12.491.204.

7. Makassar

Beranjak pergi dari Pulau Jawa, kota dengan biaya hidup termahal selanjutnya adalah Kota Makassar. Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan ini juga termasuk kota metropolitan di Indonesia.

Rata-rata pengeluaran per kapita di kota Makassar adalah sebesar Rp3.253.338. Sedangkan rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp14.640.022.

8. Metro

Metro merupakan sebuah kota yang berada di Provinsi Lampung. rata-rata pengeluaran per kapita di kota Metro adalah sebesar Rp3.217.451. Sementara itu, rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp12.226.313.

9. Serang

Daftar Kota Dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Ada Kotamu?
(Foto kota Serang. Sumber: Bappeda.serang.go.id)

Meski baru ditetapkan sebagai sebuah kota pada 2 November 2007, kota Serang masuk dalam daftar kota termahal di Indonesia, lho.

Rata-rata pengeluaran per kapita Kota Serang Banten adalah sebesar Rp3.178.430. Sedangkan rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp13.031.561.

Baca Juga: 20 Klub Bola Terkaya di Dunia, Ada Dari Indonesia?

10. Banjarmasin

Banjarmasin merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita di Kota Banjarmasin sebesar Rp3.168.097. Sedangkan rata-rata pengeluaran rumah tangganya adalah sebesar Rp12.038.769.

Nah, itulah daftar kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia. Sebagian besar merupakan bagian dari wilayah aglomerasi Jabodetabek dan berada di Pulau Jawa. Adakah kota asalmu?