Ini Macam-Macam Konten YouTube yang Cocok untuk Bisnismu

macam macam konten youtube

Table of Contents

Ada macam-macam konten YouTube yang dapat menjadi inspirasimu untuk melakukan promosi produk atau layanan melalui video.

Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu mempertimbangkan memiliki akun YouTube.

Dari waktu ke waktu, audiens YouTube makin meningkat. Begitu pula dengan content creator yang terus bertambah.

Ini bisa menjadi peluang bagi bisnismu jika kamu membuat channel YouTube dan mengunggah konten secara berkala.

Kamu bisa mengiklankan video di channel-mu agar muncul di sela-sela konten lain yang ada di YouTube.

Baca Juga: Cara Beriklan di YouTube, Berikut 5 Tips Suksesnya

Macam-macam Konten YouTube

macam-macam konten youtube
Foto: Pexels.com

Ada macam-macam konten YouTube di luar sana. Namun tidak semuanya cocok untuk dijadikan konten untuk promosi atau branding bisnismu.

Kamu perlu memilih jenis konten YouTube yang tepat untuk bisnismu. Berikut ini macam-macam konten YouTube yang cocok untuk bisnismu.

1. Video Produk

Konten paling penting yang perlu kamu miliki, yaitu video produk. Buatlah video profil produk, dengan fokus membahas fitur dan kegunaannya.

Adanya video ini memungkinkan audiens YouTube untuk tahu lebih dekat dengan produkmu. Jadi, suatu hari mereka menemukannya di tempat lain, mereka langsung mengenal produkmu.

Melalui video produk, audiens pun dapat mempelajari apa yang ditawarkan oleh produkmu.

Mereka pun bisa memutuskan apakah produkmu tepat untuk kebutuhan mereka.

2. Tutorial

Macam-macam konten YouTube selanjutnya, yakni konten tutorial.

Selain membuat video produk yang mendisplai seperti apa tampilan produkmu dan apa kegunaannya, kamu juga perlu membuat tutorial.

Apalagi jika produkmu membutuhkan metode yang cukup rumit untuk penggunaannya. Jika perlu, berikan variasi cara menggunakan produkmu.

Misalnya kamu menjual produk skin care yang tidak hanya bisa digunakan di wajah, tetapi juga di tubuh. Kamu bisa membuat tutorial bagaimana cara memakai produk itu di wajah.

Kemudian di video lain, diajarkan tutorial cara menggunakannya di tubuh.

3. Listicle

Konten listicle adalah jenis konten berbentuk daftar dari hal-hal yang memiliki kesamaan. Misalnya, konten “7 Makanan Terenak di Bandung”, “9 Spot Pariwisata Menarik di Bali”, dan sebagainya.

Kamu bisa membuat video konten listicle dengan tema yang berkaitan dengan produkmu. Kemudian di bagian tertentu konten, biasanya tengah atau akhir, sisipkan konten pengenalan produkmu.

Buatlah daftar pada listicle dalam jumlah yang cukup. Artinya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.

Cobalah untuk bereksperimen agar dapat mengetahui jumlah yang tepat.

Jangan sampai audiens channel YouTube-mu cepat bosan karena terlalu panjang, atau sebaliknya tidak mau mengklik videomu karena terlalu pendek.

Baca Juga: Cara Promosi di Website untuk Meningkatkan Penjualan

4. Video di Balik Layar

Konten yang memperlihatkan proses di balik layar juga bisa menjadi hal menarik.

Kamu bisa memperlihatkan bagaimana produk dibuat atau bagaimana kesibukan staf atau tim kamu.

Konten seperti ini dapat memberi audiens wawasan tentang bagaimana bisnismu berjalan.

Mereka akan merasakan budaya kerja bisnismu, mempelajari bagaimana produk dibuat, hingga mengetahui siapa saja yang ada di balik produk yang mereka pakai.

Wawasan mengenai proses di balik layar dapat menumbuhkan simpati audiens terhadap produkmu. Terlebih jika kamu punya nilai lebih dalam proses produksimu.

Semisal, kamu menerapkan proses produksi yang ramah lingkungan atau cruelty-free. Bisa juga kamu menerapkan prinsip sociopreneur, yakni melakukan bisnis sekaligus pemberdayaan sosial.

5. Testimoni

Macam-macam konten YouTube selanjutnya, yaitu testimoni. Cerita mengenai pengalaman orang menggunakan produkmu bisa sangat meyakinkan calon pembeli.

Seefektif apa pun kamu melakukan pemasaran, calon pembeli cenderung lebih percaya kepada pendapat pelanggan lain.

Hal yang perlu kamu lakukan, yaitu meyakinkan sejumlah pelanggan setiamu untuk memberikan testimoni.

Kamu dapat menawarkan diskon sebagai imbalan atas partisipasi mereka dalam memberikan testimoni.

Baca Juga: 10 Cara Untuk Menjadi YouTuber, Dijamin Sukses!

Tips Membuat Konten untuk Keperluan Bisnis

macam-macam konten YouTube
Foto: Pexels.com

Kini kamu sudah tahu macam-macam konten YouTube yang cocok untuk bisnis. Tinggal mengetahui bagaimana tips membuat konten untuk keperluan bisnis.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten YouTube. Berikut ini tipsnya mengutip dari Impact Plus.

1. Buat Akun Google untuk Bisnis

Karena YouTube dimiliki oleh Google, berarti kamu harus menyiapkan akun Google khusus untuk bisnis, terpisah dari akun pribadimu.

Kemudian, kamu bisa menyiapkan channel YouTube dari akun Google ini.

Hal ini diperlukan agar pesan pribadimu tercampur dengan platform komunikasi bisnismu sehari-hari.

2. Hias Channel YouTube untuk Bisnis

Setelah membuat akun Google, kamu dapat dengan mudah membuat channel YouTube.

Setelah itu, ada beberapa hal yang kamu harus lakukan untuk menunjukkan identitas bisnismu di YouTube dan membuat macam-macam konten YouTube menarik.

Pertama, siapkan gambar profil bisnis atau ikon channel YouTube. Pilih gambar profil yang benar-benar merepresentasikan visual dari merekmu.

Kedua, unggah gambar banner. Gambar ini akan muncul di bagian atas beranda channel-mu.

Penting untuk membuatnya senada dengan merekmu karena gambar tersebut ditampilkan dengan jelas di atas kontenmu.

Ketiga, lengkapi bagian “Tentang” atau “About”.

Bagian ini sangat penting untuk menjelaskan bisnismu kepada pengunjung. Mulai dari apa yang dilakukan, produk apa yang disediakan, dan berbagai detail lain tentang bisnismu.

3. Kenali Pasarmu dan Sesuaikan Jenis Konten

Melansir Wix, tips selanjutnya, kamu harus menentukan demografi yang menjadi targetmu sejak awal.

Jadi, kamu sudah punya gambaran dan mempersiapkan materi yang sesuai untuk target demografi tersebut.

Kamu bisa memilih beberapa dari macam-macam konten YouTube yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Jika kamu memiliki produk yang kompleks, kamu bisa membuat video tutorial mengenai cara memakainya.

Adapun jika kamu ingin meyakinkan audiens untuk membeli produkmu, pakailah video testimoni. Dengan cara ini, channel YouTube milikmu memiliki berbagai konten untuk dikonsumsi dan dapat beresonansi dengan audiens yang berbeda.

Baca Juga: 10 Aplikasi Membuat Video di Youtube Terbaik, Gratis dan Praktis!

4. Buat Trailer

Seperti pada banner di channel YouTube-mu, kamu juga perlu membuat video trailer untuk dipasang di beranda channel.

Video trailer biasanya berdurasi pendek dan merupakan pengantar yang bagus untuk pengunjung baru.

Kamu dapat memberi tahu kepada audiens mengenai profil bisnis, apa saja produkmu, dan jenis konten apa saja yang akan mereka lihat pada masa mendatang.

Video trailer bisa menjadi video pertamamu di channel YouTube.

5. Tautkan dengan Situs Web dan Media Sosial

Integrasikan channel YouTube bisnismu dengan situs web dan media sosial yang sudah kamu miliki. Kamu bisa memasang tautan menuju situs web dan media sosial di bagian deskripsi video.

Sebaliknya, kamu bisa menyematkan video dari channel YouTube di situs web atau memasang tautannya di berbagai media sosial yang kamu miliki.

Kamu bisa membuat blog di situs web yang dilengkapi video dari YouTube.

6. Investasi di Iklan YouTube

Setelah memiliki sejumlah konten di channel YouTube, kamu sudah punya materi untuk mengiklankan produk atau merekmu.

Kamu bisa membuat video khusus untuk diiklankan jika diperlukan.

Ketika memasang iklan di YouTube, kamu dapat menargetkan demografi tertentu untuk melihat iklanmu. Mulai dari kelompok usia, gender, minat, hingga lokasi tertentu.

Kamu tidak harus memasang iklan di YouTube, tetapi melakukannya bisa menjadi hal yang cocok untuk channel YouTube bisnismu.

Kombinasi antara macam-macam konten YouTube dan keterlibatan audiens yang tepat, akan menumbuhkan jumlah subscriber channel-mu secara signifikan.

Demikian penjelasan mengenai macam-macam konten YouTube dan tips yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat.

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !