website ecommerce sirclo

7 Manfaat Menghitung Food Cost dalam Bisnis Kuliner

Share this Post

food cost adalah

Table of Contents

Food cost adalah istilah yang biasa digunakan dalam dunia bisnis restoran atau food and beverage. Apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?

Food cost adalah total biaya yang dibutuhkan untuk membuat suatu makanan atau minuman. Perhitungan ini sangat penting untuk dilakukan sehingga kamu bisa menentukan harga jual menu di restoran.

Perhitungan didapatkan dari total biaya pembelian persediaan makanan dibagi total nilai penjualan makanan.

Agar kamu mendapatkan keuntungan maksimal dari bisnis F&B ini, kamu harus memiliki perhitungan total biaya produksi makanan yang serendah mungkin.

Karena semakin kecil jumlah total biaya, akan semakin besar laba restoran yang bisa kamu peroleh.

Dalam membantu kamu untuk mengetahui besar atau kecilnya food cost, kamu perlu memahami kisarannya terlebih dahulu.

Secara umum, besaran total biaya  yang aman berkisar antara 35%-38% untuk makanan dan 28%-33% untuk minuman.

Baca Juga: Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan, Yuk Catat!

Metode Perhitungan Food Cost Adalah

metode perhitungan food cost
(Foto dapur restoran. Sumber: Unsplash.com)

Lantas, bagaimana cara menghitung food cost untuk menentukan harga makanan atau minuman?

Sebenarnya, dalam menghitung total biaya dua pembuatan tersebut dibagi menjadi 2 metode, yakni metode food cost ideal dan metode food cost aktual.

Food cost ideal adalah metode perhitungan biaya makanan atau minuman berdasarkan rumusannya. Jadi, biayanya dihitung berdasarkan bahan baku dan harga per satuannya.

Sementara itu, food cost aktual dihitung dengan cara memperkiraan jumlah persediaan awal dan persediaan akhir.

Jadi, tidak dihitung per biaya bahan bakunya sehingga biasanya, nilai food cost aktual akan lebih tinggi dibanding jumlah food cost ideal.

Baca Juga: Simak Tips Packing Makanan Ini Agar Foodies Tergiur

Manfaat Perhitungan Food Cost Adalah

manfaat perhitungan food cost adalah
(Foto menyajikan makanan. Sumber: Unsplash.com)

Selain untuk membantu kamu dalam menentukan harga jual makanan atau minuman, perhitungan total produksi ini juga memiliki manfaat lain bagi operasional restoran.

Ini dia manfaat perhitungan total biata tersebut bagi bisnis food and beverage (F&B), yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Memeroleh Keuntungan Maksimal

Manfaat pertama dari perhitungan food cost adalah dapat membantu restoran kamu untuk memeroleh keuntungan yang maksimal.

Hal ini karena saat menetapkan harga jual makanan dan minuman, kamu memiliki pedoman sehingga tidak merugi.

Jumlah total biaya yang seminimal mungkin juga bisa membantu kamu mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.

2. Menetapkan Harga Jual

Fungsi perhitungan selanjutnya dari food cost adalah dapat membantu kamu dalam menentukan harga jual makanan dan minuman.

Total biaya dapat dihitung secara ideal maupun aktual yang pada akhirnya bisa menjadi referensi bagi kamu untuk menetapkan harga jual.

Dengan menghitungnya secara rutin dan tepat, kamu pun bisa mengetahui kisaran harga jual yang sesuai harga pasar.

Maka, restoran kamu akan lebih siap untuk bersaing dengan restoran lainnya karena harga jual yang kompetitif.

Baca Juga: 7 Ide Bisnis Makanan Kreatif dan Inovatif, Pasti Laris Manis!

3. Menentukan Porsi yang Tepat

Manfaat lainnya dari penghitungan food cost adalah bisa membantu para chef yang mengolah makanan atau minuman, sehingga mereka mengetahui seberapa banyak porsi yang tepat.

Dengan menghitung biaya bahan baku, kamu bisa menyajikan makanan atau minuman sesuai porsi. Jadi, bisa meminimalkan pemborosan atau kerugian.

Porsi yang disajikan dengan pertimbangan jumlah biaya bahan baku juga bisa membantu kamu untuk memeroleh keuntungan yang sesuai.

Maka, pendapatan yang kamu peroleh akan lebih sesuai dengan biaya yang telah dikeluarkan. Jangan sampai biaya bahan baku yang kamu keluarkan besar, tetapi laba yang diperoleh sangat kecil.

4. Membuat Strategi Operasional yang Tepat

Melansir Food Market Hub, perhitungan food cost yang dilakukan secara berkala juga sangat berguna bagi manajemen resto sehingga kamu dapat membuat strategi operasional yang tepat.

Dengan food cost, kamu bisa mengamati biaya bahan baku dari waktu ke waktu. Apakah mengalami peningkatan atau sebaliknya.

Apabila biaya bahan baku meningkat, maka kamu bisa mencari alternatif bahan baku lain sehingga cita rasa makanan atau minuman tetap sama dan harga jual stabil.

Operasional resto kamu pun akan lebih terarah karena tak akan mudah goyah meski adanya naik turun biaya bahan baku.

Hal ini karena kamu sudah memiliki strategi yang tepat untuk mengatasinya melalui analisis food cost secara rutin.

Baca Juga: Ingin Merintis Bisnis Boba? Ini 8 Cara Memulainya

5. Merekayasa Menu yang Sudah Ada

Menghitung food cost adalah hal yang bisa dilakukan untuk membantu seorang chef di sebuah restoran untuk melakukan rekayasa menu makanan atau minuman.

Apabila biaya bahan baku sebuah menu ternyata sangat mahal dan harga jualnya tak sesuai dengan target pasar, maka perekayasaan menu dapat dilakukan.

Rekayasa menu berdasarkan persentase biaya bahan makanan atau minuman akan membantu kamu untuk memutuskan apakah akan menghentikan penjualan, mengubah bahan makanan, atau mengubah harga menu tersebut.

6. Membantu Perencanaan Menu Baru

Selain membantu rekayasa menu, menghitung food cost secara berkala juga bisa membantu kamu untuk bereskperimen dalam pembuatan menu baru.

Misalnya, jika juru masak di restoran milikmu berencana meluncurkan makanan atau minuman baru di luar daftar menu.

Coba lihatlah apakah resep baru tersebut sesuai dengan food cost yang telah dikeluarkan. Buatlah perkiraan apakah menu baru bisa membantu restoran kamu memeroleh keuntungan yang lebih besar.

Jika tidak, coba lihat apakah resep baru tersebut bisa disesuaikan dengan bahan baku lain yang lebih terjangkau.

Apabila tak memungkinkan, mungkin peluncuran menu baru tersebut bisa ditunda dan dilakukan di lain waktu dengan perencanaan atau pertimbangan yang lebih matang.

Tidak hanya mempertimbangkan menu baru dari segi biaya bahan baku, kamu juga perlu melihat kondisi pasar dan target pelanggan.

Peluncuran menu makanan atau minuman yang sesuai dengan tren dan minat pelanggan pasti akan jauh lebih sukses.

Jadi, pembuatan menu baru memang harus dilakukan dengan banyak pertimbangan agar restoran kamu tidak merugi.

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis Snack Kekinian? Ini 6 Ide yang Bisa Kamu “Curi”

7. Menghitung Persediaan dengan Akurat

Manfaat perhitungan food cost lainnya bagi sebuah bisnis F&B ialah bisa membantu pengelolaan inventaris atau persediaan.

Misalnya, ketika biaya bahan baku meningkat tajam, maka kamu perlu menekan persediaan agar tidak mengeluarkan food cost yang terlalu besar sehingga berpotensi merugi.

Biasanya, peningkatan harga bahan baku terjadi karena kelangkaan atau kesulitan dalam memerolehnya. Hal ini karena tingginya permintaan dan kemampuan untuk memenuhi permintaan tersebut tidak seimbang.

Pengelolaan stok atau persediaan bahan baku harus dilakukan dengan cermat. Jangan sampai stok bahan baku kamu berlebihan, padahal permintaan pelanggan sedikit.

Menumpuknya persediaan bisa berpotensi merugikan karena kurangnya permintaan dapat menyebabkan bahan baku rusak.

Jadi, penting bagi kamu untuk melakukan perhitungan food cost untuk menentukan persediaan bahan baku yang sesuai kebutuhan.

Itu dia penjelasan mengenai food cost. Mulai dari pengertian, metode perhitungan, dan fungsinya dalam bisnis kuliner.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !