Mengulik Yellow Fit Kitchen, Bisnis Makanan Sehat Kekinian!

Share this Post

yellow fit kitchen

Table of Contents

Bisnis makanan jadi usaha yang banyak diminati. Muncul sebagai pembeda, Yellow Fit Kitchen menjual makanan sehat kekinian ala anak muda!

Usaha kuliner memang tak pernah kehabisan ide. Sepanjang waktu selalu muncul usaha kuliner baru yang semakin kreatif. Mulai dari jajanan tradisional, makanan cepat saji, hingga modifikasi dari kuliner yang sudah ada.

Pasalnya, makanan memang jadi kebutuhan semua orang. Selain itu, sangat wajar jika orang-orang ingin mencicipi cita rasa makanan baru setiap harinya. Untuk olahan ayam geprek saja, ada banyak sekali varian menu yang menarik.

Baca Juga: Intip 9 Bisnis Ruben Onsu Ini Yuk, Bisa Jadi Ide Usaha!

Sebagai pebisnis, tentunya ini menjadi peluang usaha yang amat bagus. Namun, di sisi lain persaingan usaha juga sangat ketat. Untuk menyiasatinya, kamu bisa memilih bisnis dengan niche market sendiri.

Menurut Oberlo, niche adalah bagian kecil dari pasar yang lebih besar dan memiliki kebutuhan spesifiknya sendiri yang berbeda dari pasar pada umumnya.

Misalnya, pasar produk kuliner sangat luas. Namun, produk makanan sehat memiliki pasar yang lebih spesifik.

Inilah peluang dan strategi yang bisa diadaptasi dari Yellow Fit Kitchen. Bagaimana perjalanan bisnisnya?

Perjalanan Bisnis Yellow Fit Kitchen

yellow fit kitchen
(Foto menu Yellow Fit Kitchen. Sumber Instagram.com/yellowfitkitchen)

Yellow Fit Kitchen didirikan tahun 2017 oleh Gregorius Ruben dan Christopher Aldo. Keduanya sangat menyukai diet dan body building.

Bisnis satu ini muncul sebagai solusi untuk membuat mahasiswa Universitas Indonesia (UI) jadi lebih sehat.

Nama Yellow Fit Kitchen sendiri diambil dari “Yellow Jacket” yang merupakan julukan dari universitas ini. Ruben dan Aldo awalnya mencoba berbagai menu makanan diet yang ada di pasaran.

Namun, makanan sehat ini memang rasanya kurang enak. Inilah mengapa banyak orang yang kurang menyukai makanan sehat. Berawal dari masalah ini, Ruben dan Aldo kemudian mencoba membuat makanan sehatnya sendiri.

Dimulai dari bisnis catering pada tahun 2017, keduanya menawarkan makanan sehatnya ke mahasiswa UI. Namun, dagangannya sama sekali tidak laku. Menu makanan sehat yang dijualnya memang kurang potensial untuk mahasiswa.

Pasalnya, makanan sehat itu sendiri harga bahan-bahannya memang lebih mahal, sehingga sulit menjualnya dengan harga murah. Disamping itu, mahasiswa ternyata kurang aware terhadap nutrisi makanan sehari-hari.

Alhasil, pasar utama bisnis makanan sehat ini adalah pekerja kantor maupun yang sudah berpenghasilan. Bisnis ini melakukan ekspansi ke Jakarta dan cukup berhasil. Sebelum pandemi, Yellow Fit Kitchen telah memiliki sekitar 300 pegawai.

Bisnis makanan sehat yang satu ini mengusung konsep “Simple, Delicious, Cheap”. Makanan sehat ini diolah dengan banyak cara, contohnya menghilangkan bagian lemak pada daging.

Proses memasak juga dilakukan tanpa digoreng. Ada lebih lagi 300 jenis menu yang ditawarkan, mulai dari Indonesian food, Western, Korean, Japanese, hingga Chinese food.  

Pelayanan yang diberikan Yellow Fit Kitchen juga sangat memudahkan para pekerja kantor. Makanan yang dipesan akan diantar langsung sampai ke lantai kantor pelanggan tanpa biaya antar.

Hal ini terinspirasi dari pengalaman Aldo, dimana saat Ia bekerja di kantor Ia harus turun gedung untuk membeli makanan. Selain itu, mencari makanan sehat di lingkungan kantor juga cukup sulit.

Hal inilah yang menjadi perbedaan Yellow Fit Kitchen dengan kompetitor lainnya. Bisnis makanan sehat ini menyediakan makanan sehat kaya nutrisi dengan rasa yang lezat.

Baca Juga: Kisah Sukses Bittersweet by Najla, Ubah Hobi Jadi Bisnis!

Belajar Bisnis dari Yellow Fit Kitchen

Mengulik Yellow Fit Kitchen, Bisnis Makanan Sehat Kekinian!
(Foto makanan sehat. Sumber: Freepik.com)

Setelah mengetahui perjalanan bisnis makanan sehat yang satu ini, apa saja hal penting yang bisa kamu adaptasi?

1. Hadirkan Produk yang Menjawab Masalah Konsumen

Sebagai pebisnis, tentunya kamu harus mampu berinovasi. Inovasi tidak selalu dengan melahirkan produk baru saja, tapi juga dengan menyempurnakan produk yang sudah ada.

Hal yang terpenting, produk yang kamu jual harus bisa menjadi solusi atau permasalahan yang ada. Seperti Yellow Fit Kitchen, bisnis ini hadir untuk menjadi solusi atas kurangnya kesadaran akan makanan sehat di kalangan mahasiswa.

Artinya, sebagai pebisnis kamu harus peka dengan lingkunganmu. Apa permasalahan atau tantangan yang ada saat ini, dan produk apa yang bisa menjadi solus?

2. Pahami Siapa Pasarmu

Mengulik Yellow Fit Kitchen, Bisnis Makanan Sehat Kekinian!
(Foto konsumsi makanan sehat. Sumber: Freepik.com)

Tips berikutnya yang bisa kamu jadikan inspirasi adalah dengan memahami siapa target pasarmu. Ingatlah, bahwa memahami target pasar dapat menentukan arah bisnismu.

Pendekatan bisnis sebenarnya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pendekatan supply dan demand. Pendekatan supply, artinya menawarkan produk kepada pelanggan tertentu. Sementara itu, pendekatan demand artinya kamu menjual produk berdasarkan kebutuhan pasar.

Keduanya sama-sama dilakukan dengan memahami betul siapa pasar produkmu. Begitupun dengan bisnis makanan sehat ini, Yellow Fit menentukan siapa saja target pasar spesifik yang menyukai makanan sehat.

Baca Juga: 5 Inspirasi Bisnis Jengkol, Olahan yang Bikin Makanan “Bau” Jadi Kekinian

3. Berkolaborasi dengan Brand Lain

Mengulik Yellow Fit Kitchen, Bisnis Makanan Sehat Kekinian!
Foto makanan sehat. Sumber: Freepik.com

Dalam bisnis, bekerja sama atau berkolaborasi dengan brand lain jadi salah satu strategi promosi yang efektif. Dengan berkolaborasi, kamu bisa meningkatkan penjualanmu.

Langkah ini bisa diambil dengan berbagai cara, seperti membuat produk baru bersama-sama atau berkolaborasi dalam strategi iklan. Dalam hal ini, Yellow Fit berkolaborasi dengan beberapa brand makanan lain seperti Pepper Lunch dan Shaburi.

Misalnya, bila kamu memiliki bisnis minuman kekinian. Kamu bisa berkolaborasi dengan produsen sedotan ramah lingkungan. Selain itu, kamu juga bisa berkolaborasi dengan influencer yang bisa membantu mempromosikan produkmu.

Baca Juga: 4 Kriteria Contoh Kupon Makanan Untuk Memikat Konsumen

4. Perhatikan Kualitas Produk dan Layanan

Yellow Fit adalah bisnis makanan sehat yang sangat memerhatikan kualitas produk dan layanannya. Bisnis ini menggunakan bahan-bahan terbaik yang mempengaruhi kualitas produk.

Di samping itu, bisnis ini juga memberikan pelanan terbaik kepada pelanggan. Pelayanan ini yang tidak dimiliki pesaingnya.

Artinya, selain menjual produk yang menjadi solusi makanan sehat, pelayanan yang diberikan juga memberikan pengalaman yang lebih baik.

Tren hidup sehat juga bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan, tonton video berikut, yuk!

Nah, itulah cerita sukses Yellow Fit Kitchen dan hal-hal penting yang bisa kamu adaptasi untuk bisnismu.