2 Metode Pembuatan Neraca Saldo Perusahaan Jasa

Share this Post

neraca saldo perusahaan jasa

Table of Contents

Dalam siklus akuntasi, ada tahap yang disebut dengan neraca saldo. Yuk, ketahui cara membuat neraca saldo perusahaan jasa.

Neraca saldo perusahaan jasa ini bisa kamu buat secara manual maupun menggunakan sistem akuntasi yang diotomatisasi.

Di tahap ini, kamu harus mencantumkan semua akun dari buku besar pada akhir periode akuntansi. Misalnya akhir bulan, akhir kuartal, atau akhir tahun.

Dengan membuat neraca saldo, kamu bisa menyusun laporan keuangan secara lebih akurat. Melalui laporan keuangan ini, kamu dapat mengetahui kondisi perusahaan saat ini sekaligus bisa membuat keputusan bisnis yang tepat.

Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Usaha yang Tepat, Catat!

website ecommerce sirclo

Neraca Saldo Perusahaan Jasa

contoh neraca saldo perusahaan jasa
(Foto contoh neraca saldo perusahaan jasa. Sumber: accounting-basics-for-students.com)

Mengutip laman Corporate Finance Institute, neraca saldo adalah laporan yang mencantumkan saldo semua akun buku besar perusahaan pada titik waktu tertentu.

Akun yang tercermin dalam neraca saldo perusahaan jasa terkait dengan semua item akuntansi utama, termasuk aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, biaya, keuntungan, dan kerugian.

Perusahaan jasa akan menyiapkan neraca saldo secara berkala, biasanya pada setiap akhir periode pelaporan.

Dilansir dari Investopedia, membuat neraca saldo untuk perusahaan jasa berfungsi untuk mendeteksi kesalahan matematis yang terjadi dalam sistem akuntansi entri ganda.

Jika total debet sama dengan total kredit, maka neraca saldo dianggap seimbang, dan hal itu seharusnya mencerminkan tidak adanya kesalahan matematis dalam buku besar.

Dalam siklus akuntansi, menyiapkan neraca saldo dilakukan setelah memposting entri jurnal ke akun buku besar, dan tepat sebelum menyiapkan laporan keuangan.

Baca Juga: 8 Peran Akuntansi dalam Bisnis, Sudah Tahu?

Jenis-Jenis Neraca Saldo

jenis-jenis neraca saldo
(Foto ilustrasi kalkulator dan uang tunai. Sumber: Unsplash.com)

Dalam praktiknya, neraca saldo perusahaan jasa terbagi dalam beberapa jenis antara lain:

1. Neraca Saldo yang Belum Disesuaikan

Neraca saldo yang belum disesuaikan (unjusted trial balance) ini dibuat sebelum jurnal penyesuaian. Jadi, dibuat ketika seluruh transaksi telah dicatat dan diposting ke buku besar.

Lalu, saldo akun yang diposting ke buku besar dipindahkan ke daftar saldo.

Dibuatnya neraca saldo yang belum disesuaikan ini bertujuan untuk menentukan apakah ada kesalahan dalam postingan debit atau kredit ke buku besar, sehingga bisa membantu proses audit laporan keuangan.

2. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Jenis neraca saldo perusahaan jasa selanjutnya yaitu neraca saldo setelah penyesuaian (adjusted trial balance).

Neraca saldo ini dibuat setelah jurnal penyesuaian selesai dibuat, tepat sebelum laporan keuangan disusun.

Neraca saldo setelah penyesuaian ini disusun untuk menginformasikan daftar saldo yang dibuat usai dilakukannya proses penyesuaian pada akun-akun tertentu.

Neraca saldo setelah penyesuaian dihitung dengan menjumlahkan semua saldo di akun besar.

Nah, dalam metode pencatatan akuntansi berbasis akrual, ada beberapa akun yang perlu disesuaikan sebelum laporan keuangan dibuat.

Apabila kamu tidak melakukan penyesuaian, laporan keuangan yang dihasilkan bisa saja kurang mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Jadi, bisa dikatakan kurang valid.

3. Neraca Saldo Penutup

Post closing trial balance atau neraca saldo penutup dibuat setelah akun sementara ditutup. Dalam pembuatannya, kamu harus menjumlahkan semua saldo pada akun besar permanen.

Jenis neraca saldo penutup ini dibuat untuk memastikan bahwa buku besar telah memiliki saldo untuk awal periode berikutnya.

Pembuatan neraca saldo penutup merupakan tahap akhir dalam suatu periode akuntansi setelah ayat jurnal penutup dimasukkan.

Semua akun beserta saldo dalam laporan ini harus sama dengan akun dan saldo neraca pada akhir periode.

Baca Juga: 7 Manfaat Software Akuntansi untuk Bisnis, Praktis!

Komponen dalam Neraca Saldo

komponen neraca saldo perusahaan jasa
(Foto proses akuntansi. Sumber: Pexels.com)

Dalam pembuatan neraca saldo perusahaan jasa, ada berbagai komponen yang ikut serta di dalamnya.

Yuk, cari tahu apa saja komponen dalam pembuatan neraca saldo perusahaan jasa.

1. Nomor Akun

Dalam neraca saldo, ada yang disebut sebagai nomor akun. Ini merupakan komponen yang berisi berbagai kode dari setiap akun pada buku besar perusahaan jasa.

Nomor akun harus ditulis secara berurutan. Mulai dari kode yang menunjukkan kode akun harta sampai dengan kode yang menunjukkan akun beban perusahaan.

2. Nama Akun atau Keterangan

Komponen lainnya dalam pembuatan neraca saldo perusahaan jasa adalah nama akun atau keterangan.

Kolom ini merupakan keterangan yang tercantum dalam buku besar perusahaan.

Penulisan nama akun biasanya diurutkan dari golongan akun harta, akun utang, akun modal, akun pendapatan, dan akun beban.

3. Debit

Debit termasuk dalam komponen pembuatan neraca saldo perusahaan jasa. Kolom debit berisi saldo dari setiap akun yang memiliki nilai debit sesuai pencatatan dalam buku besar.

4. Kredit

Selanjutnya, ada kredit yang merupakan kolom berisi keterangan saldo tiap akun dengan nilai kredit sesuai pada catatan di buku besar.

Baca Juga: Ketahui 10 Komponen Pembukuan Usaha Ini agar Catatan Keuanganmu Rapi

Metode Penyusunan Neraca Saldo

metode penyusunan neraca saldo
(Foto kalkulator. Sumber: Pexels.com)

Setelah mengetahui komponen apa saja yang dimasukkan selama membuat neraca saldo, kamu juga perlu memahami metode yang digunakan saat menyusunnya.

Secara umum, metode penyusunan neraca saldo perusahaan jasa dibagi ke dalam dua jenis yaitu metode total method dan balance method.

Bagaimana cara menggunakan kedua metode tersebut untuk menyusun neraca saldo? Berikut penjelasannya yang perlu kamu pahami.

1. Metode Total Method

Salah satu metode yang dapat kamu gunakan untuk menyusun neraca saldo perusahaan jasa adalah total method.

Dengan metode ini, sisi debit dan sisi kredit dari akun buku besar dipindahkan. Lalu, total debit ditempatkan di kolom debit. Total kredit juga ditempatkan pada kolom kredit.

Kemudian, kamu harus menjumlahkan kolom debit dan kolom kredit dari akun buku besar untuk dipindahkan ke neraca saldo.

Pastikan jumlah kedua saldo seimbang, ya. Jadi, jumlah kolom debit dan kolom kredit harus sama.

2. Metode Balance Method

Ada juga metode balance method yang hanya menampilkan saldo dari semua akun transaksi buku besar.

Untuk membuat neraca saldo menggunakan balance method, kamu harus mencatat semua transaksi keuangan dalam jurnal. Lalu, mempostingnya ke dalam buku besar dan menyiapkan neraca saldo untuk memverifikasi total saldo debit dan kredit.

Dalam menyiapkan neraca saldo, kamu membutuhkan saldo akhir dari semua akun buku besar dan kas serta pembukuan bank. Di mana setiap akun buku besar totalnya harus seimbang.

Kamu harus menyiapkan lembar kerja yang terdiri dari 3 kolom yaitu nama akun, kredit, dan debit. Lalu, ini nama akun dan saldonya.

Selanjutnya, jumlahkan kolom debit dengan kolom kredit dan pastikan hasilnya sama/seimbang.

Apabila hasil penjumlahan kedua kolom tersebut sama, neraca saldo dapat ditutup. Sebaliknya, jika kamu mendapati hasil yang tidak sama sebaiknya temukan di mana letak kesalahannya dan lakukan perbaikan.

Baca Juga: Ketahui 5 Manfaat Laporan Keuangan yang Tak Kalah Penting

Fungsi Neraca Saldo Perusahaan Jasa

fungsi neraca saldo
(Foto proses pembukuan. Sumber: Pexels.com)

Lantas, apa saja fungsi dibuatnya neraca saldo perusahaan jasa? Secara umum, ada empat fungsi dibuatnya neraca saldo perusahaan jasa antara lain:

1. Fungsi Persiapan

Salah satu fungsi dibuatnya neraca saldo adalah persiapan untuk penyusunan laporan akhir keuangan bagi suatu perusahaan selama periode tertentu.

2. Fungsi Pencatatan

Fungsi selanjutnya dari dibuatnya neraca saldo ialah pencatatan. Neraca saldo merupakan tempat pencatatan data-data penting dari setiap akun rekening.

3. Fungsi Koreksi

Fungsi koreksi, maksudnya neraca saldo merupakan tempat untuk melakukan koreksi terhadap seluruh catatan serta siklus akuntansi yang telah dilakukan. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apakah ada kekurangan atau kesalahan pencatatan.

Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Usaha yang Tepat, Catat!

4. Fungsi Monitoring

Dalam hal ini, neraca saldo perusahaan jasa berfungsi untuk melakukan pengawasan terhadap setiap akun keuangan bisnis.

Itu dia penjelasan seputar neraca saldo perusahaan jasa yang perlu kamu pahami. Semoga bermanfaat untuk mengelola keuangan bisnis kamu yang bergerak di bidang jasa.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !