website ecommerce sirclo

5 Cara Meningkatkan Performa Bisnis Agar Makin Untung

Share this Post

performa

Table of Contents

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentunya dibutuhkan strategi yang matang dan tak bisa main-main. Sebab, performa bisnis yang baik dapat menjaga alur pendapatan dan menghindari kerugian.

Membangun business perforrmance yang baik dibutuhkan proses analisis dan perencanaan yang matang. Bisnis yang dijalankan harus mampu memberikan profit sebesar mungkin dan meminimalisir pengeluaran.

Masalahnya, saat ini banyak bisnis-bisnis baru yang bermunculan. Hal tersebut membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat.

Minat konsumen juga terus mengalami perubahan, hal ini menuntut banyak pelaku usaha untuk selalu inovatif.

Ditambah lagi, kondisi pasar yang selalu berubah dapat memengaruhi performa suatu bisnis. Umumnya, performa bisnis ini diukur dari keberhasilannya dalam menjual produk dan mempertahankan jumlah pelanggan.

Hal tersebut tentunya menjadi tantangan tersendiri, sebab untuk mengukur kinerja bisnis saja dibutuhkan beberapa tahapan, belum lagi menyusun strategi untuk meningkatkan performanya.

Lantas, apa itu performa bisnis? Bagaimana cara meningkatkan performanya? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut!

Baca Juga: Performance Marketing, Pemasaran yang Tunjukkan Kinerja Campaign

Pengertian Performa Bisnis

pengertian performa bisnis
(Foto data infografis. Sumber: freepik.com)

Menurut Primeum, performa bisnis atau biasa disebut sebagai efektivitas penjualan adalah kemampuan perusahaan, departemen, atau individu untuk mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan.

Istilah efektivitas penjualan ini mencakup masalah biaya atau modal, tenggat waktu, kualitas, dan profitabilitas. Efektivitas penjualan biasanya diukur menggunakan KPI (Key Performance Indicator).

Business performance terkait dengan efektivitas penjualan. Performa ini ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk mengatur strategi agar dapat menjual produk yang bisa memenuhi harapan pelanggan.

Kinerja bisnis juga diibaratkan sebagai kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dengan sebaik mungkin.

Efisiensi sumber daya ini dimaksudkan untuk menekan pengeluaran dan meningkatkan pendapatan.

Baca Juga: Perhatikan Aspek Kelayakan Bisnis Ini untuk Ketahui Performa Usahamu

Mengukur Performa Bisnis dengan Key Performance Indicator (KPI)

cara mengukur performa bisnis
(Foto grafik. Sumber: freepik.com)

Menurut Investopedia, Key Performance Indicator (KPI) mengacu pada serangkaian indikator yang digunakan untuk mengukur performa bisnis secara keseluruhan.

Secara khusus, KPI membantu menentukan target bisnis, keuangan, dan operasional perusahaan.

Ketika menjalankan bisnis, tentunya kamu perlu menyusun beberapa indikator sebagai tolok ukur keberhasilan bisnismu. Indikator ini juga bisa digunakan sebagai bahan evaluasi bisnis.

KPI disebut juga sebagai Key Success Indicator (KSI), sebab dapat menjadi tolok ukur kinerja dan keberhasilan bisnis.

KPI setiap perusahaan dan setiap bidang industri tentunya berbeda. Semuanya tergantung pada tujuan perusahaan.

Sebagai contoh, perusahaan penyedia aplikasi atau Software as a Service mungkin menjadikan jumlah unduhan dan jumlah pengguna aktif sebagai KPI utamanya.

Sementara itu, bisnis konveksi mungkin menjadikan jumlah produksi dan jumlah penjualan sebagai KPI utama.

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Performa Bisnis Agar Makin Untung

Untuk memahami lebih lanjut kaitan antara KPI dengan performa bisnis, kamu perlu mengetahui apa saja indikator atau matriks dalam KPI. Berikut penjelasannya:

  • Indikator keuangan, yaitu indikator yang berkaitan dengan margin antara pendapatan dan laba. Caranya adalah dengan menghitung laba bersih setelah dikurangi semua pengeluaran dan pajak.
  • Indikator pelanggan, ditentukan oleh kepuasan dan retensi pelanggan. Dalam indikator ini juga diukur mengenai besaran pendapatan yang diharapkan dari pembeli.
  • Indikator proses, digunakan untuk mengukur kinerja operasional perusahaan. Misalnya, menghitung jumlah produk yang cacat, mengukur waktu pelayanan pelanggan, dan kegiatan lain dalam bisnis yang berkaitan dengan proses dan produksi.

Umumnya, pengukuran KPI didasari atas faktor pertumbuhan pendapatan, pendapatan per konsumen, margin keuntungan, retensi pelanggan, dan kepuasan.

Pentingnya Mengukur Performa Bisnis

cara mengukur performa bisnis
(Foto analisis data. Sumber: freepik.com)

Mengukur business perforrmance adalah hal yang sangat penting. Ada beberapa alasan mengapa kamu perlu mengukur kinerja bisnismu, berikut penjelasannya:

1. Menyelaraskan Tujuan Bisnis

Dilansir dari Indeed, ketika kamu mengukur kinerja bisnis, maka kamu sedang mempertimbangkan apakah bisnismu berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan atau tidak.

Business perforrmance menunjukkan kinerja perusahaan, hal ini bisa dijadikan bahan evaluasi.

Apakah bisnismu sudah berjalan sesuai keinginan? Apakah strategi yang kamu terapkan selama ini sudah tepat? Kamu bisa mengetahui jawabannya dengan mengukur performa bisnis.

Baca Juga: 5 Tips Produktif untuk Tingkatkan Kinerjamu

2. Mempertimbangkan Rencana Alternatif

Setelah mengukur performa bisnis, mungkin saja bisnismu belum mencapai tujuan dengan baik. Untuk itu, kamu bisa mempertimbangkan untuk menyusun rencana alternatif dalam mencapai tujuanmu.

Kamu dapat mengetahui bahwa rencanamu sebelumnya belum efektif. Sehingga mendorongmu untuk terus berinovasi memikirkan rencana baru untuk mengembangkan bisnismu.

3. Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab

Business perforrmance bisa diukur dengan menetapkan KPI. Indikator KPI ini tidak hanya digunakan untuk mengukur bisnis secara umum, bisa juga diterapkan untuk setiap divisi atau individu.

Dengan begitu, setiap divisi akan memiliki KPI yang berbeda. Hal tersebut mendorong semua orang untuk lebih bertanggung jawab dengan pekerjaannya.

Baik level manager hingga staff atau admin. Semua orang juga dapat bekerjasama, sehingga meningkatkan kerja sama tim.

Baca Juga: KPI Perusahaan: Definisi, Jenis, dan Penerapannya

Cara Meningkatkan Performa Bisnis

cara meningkatkan performa
(Foto grafik bentuk pie chart. Sumner: freepik.com)

Setelah mengetahui pentingnya business perforrmance bagi perusahaan, selanjutnya ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk meningkatkan kinerja bisnis.

1. Jaga Loyalitas Pelanggan

Cara pertama adalah menjaga loyalitas pelanggan. Mencari pelanggan baru lebih merepotkan dan memakan biaya ketimbang mempertahankan pelanggan yang ada.

Oleh karenanya, kamu perlu menjaga loyalitas pelanggan. Jika perlu, kamu bisa memberikan opsi langganan.

Kamu bisa memberikan apresiasi kepada pelangganmu, misalnya memberikan hadiah gratis, kupon undian, atau voucher diskon. Semua ini dilakukan untuk menjaga loyalitas pelangganmu.

2. Coba Gunakan Upselling dan Cross Selling

Untuk meningkatkan penjualan, kamu bisa mencoba strategi upselling dan cross selling.

Kamu bisa menawarkan produk lain dengan harga yang lebih tinggi kepada konsumen ketika sedang melakukan transaksi. Kamu juga bisa menawarkan produk pelengkap kepada konsumen.

Misalnya, jika berjualan minuman boba, kamu bisa membujuk konsumen untuk membeli boba ukuran besar ketimbang ukuran sedang. Kamu juga bisa membujuknya untuk membeli menu lain.

3. Berikan Insentif Pegawai

Cara ini bisa kamu lakukan untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Kamu bisa memilih pegawai berprestasi setiap bulannya.

Kemudian, kamu bisa memberikan hadiah seperti bonus uang, barang tertentu, atau voucher liburan. Dengan begitu, pegawaimu akan semakin termotivasi untuk memberikan performa terbaiknya.

4. Perluas Jangkauan Pasar

Cara selanjutnya adalah kamu bisa memperluas jangkauan pasarmu. Ada beberapa cara yang bisa kamu coba, seperti membuka toko cabang baru atau dropshipper.

Kamu juga bisa mencoba berjualan di situs online. Dengan begitu, kamu bisa memperluas jangkauan pasar dan meraih lebih banyak pelanggan.

5. Kembangkan Metode Promosi

Jika selama ini kamu hanya mempromosikan produkmu melalui Instagram, kamu bisa mencoba media lain.

Misalnya Facebook, Tiktok, atau iklan berbayar seperti Google Adwords. Kamu juga bisa mencoba membuat channel Youtube untuk bisnismu.

Baca Juga: 6 Manfaat Analisis SWOT bagi Evaluasi Bisnis

Nah, itulah beberapa cara meningkatkan performa bisnis yang bisa kamu coba. Yuk, tingkatkan penjualanmu dan pertahankan kinerja terbaik!

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !