website toko online

7 Strategi Bisnis di Masa Pandemi, Sudah Menerapkannya?

strategi bisnis di masa pandemi

Table of Contents

Pandemi COVID-19 memengaruhi berbagai sektor, termasuk bisnis. Oleh sebab itu, kamu perlu menyusun strategi bisnis di masa pandemi dengan tepat agar bisa bertahan.

Meski saat ini pemerintah sudah tak lagi melakukan pembatasan aktivitas di luar rumah, tetapi bisnis tetap masih perlu beradaptasi dengan new normal.

Pengaruh pandemi COVID-19 dalam dunia bisnis sangatlah besar. Roda perekonomian melambat, pasar mulai lesu, omzet menurun, begitu pula dengan produktivitas.

Meski pemerintah telah menyiapkan stimulus untuk membantu mendongkrak ekonomi dan menjaga daya beli, khususnya terhadap UMKM.

Namun sebagai pengusaha, tentu kamu harus juga menyiapkan strategi bisnis di masa pandemi. Jadi, bisnis tetap bisa bertahan dan terus bertumbuh.

Baca Juga: Peluang Usaha Travel Saat Pandemi Mereda dan Cara Memulainya

website toko online

Strategi Bisnis di Masa Pandemi

strategi bisnis di masa pandemi
Foto berbelanja saat pandemi. Sumber: Unsplash.com

Lantas, apa saja strategi bisnis di masa pandemi yang bisa kamu terapkan agar operasional usaha tetap berjalan lancar?

Berikut beberapa strategi bisnis di masa pandemi yang bisa kamu coba:

1. Tunjukkan Kepedulian

Tunjukkan kepekaanmu dalam merespons pandemi ini. Jaga komunikasi yang baik dengan pelanggan.

Hati-hati dalam mempromosikan produk atau jasamu. Jangan sampai brand-mu terkesan seperti memanfaatkan situasi untuk membicarakan diri sendiri dan mencari keuntungan. Cara seperti ini akan memberikan citra yang buruk terhadap bisnismu.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk menunjukkan kepedulian adalah dengan mengambil tindakan yang berfokus pada kepentingan publik.

Misalnya, membagikan fakta-fakta mengenai cara mencegah virus corona ataupun program CSR seperti memberi dukungan nyata kepada mereka yang terdampak. 

Jika kamu ragu, cukup berikan pesan bahwa kamu peduli terhadap orang-orang yang terkena dampak COVID-19. Pesan ini bisa kamu sampaikan lewat sarana komunikasi bisnis yang biasa digunakan, seperti email atau media sosial. 

Baca Juga: 10 Bisnis di Masa Pandemi yang Terbukti Berhasil

2. Berikan Distraksi yang Positif

Situasi yang tidak pasti membuat banyak orang merasa khawatir dan stres. Kondisi seperti ini bukanlah saat yang tepat untuk mempromosikan penjualan.

Bukan hanya karena strategi seperti ini bisa berbalik menyerang brand-mu, tetapi juga kemungkinan besar tidak akan tepat sasaran dan mencapai target yang diinginkan. 

Sebaliknya, pikirkan mengenai bagaimana brand-mu bisa memberikan distraksi yang positif terhadap audiensmu, salah satunya dengan membangun kisah.

Misalnya, bisa dengan menceritakan mengenai kepedulianmu terhadap masyarakat dan komunitas di sekitar, visimu sebagai sebuah brand, dan sebagainya. Tentunya dengan penyampaian yang tepat. 

Gunakan waktu ini untuk kembali membangun semangat banyak orang. Kisah-kisah positif dapat menenangkan pikiran.

Beberapa brand melakukan ini dengan membangun cerita menarik mengenai pelanggan mereka alih-alih tentang brand mereka sendiri. Jika kamu memutuskan untuk melakukan ini, selalu ingat untuk tetap peka dalam menyampaikan setiap pesan. 

3. Minimalisir Kontak

strategi bisnis di masa pandemi - meminimalisir kontak
(Foto pegawai kasir dengan face shield. Sumber: Unsplash.com)

Strategi bisnis di masa pandemi lainnya yang bisa kamu terapkan, yakni meminimalisir kontak saat transaksi.

Untuk menghindari penyebaran virus corona, sebisa mungkin hindari transaksi langsung.

Lagipula sekarang ini transaksi bisa dengan mudah dilakukan lewat online seperti m-banking ataupun internet banking. Jadi kamu tidak perlu repot-repot datang ke bank.

Saat ini rata-rata bank sudah memiliki aplikasinya sendiri sehingga kamu bisa memantau tiap transaksi yang kamu lakukan secara real-time

Bagi kamu yang memiliki toko fisik, bisa mencegah penyebaran dengan menetapkan batas-batas social distancing serta mewajibkan setiap pengunjung untuk mengenakan masker.

Misalnya, dengan memasang pembatas plastik atau akrilik transparan di area kasir sehingga meminimalisir penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Intip Peluang Bisnis Travel Umroh Pasca Pandemi, Yuk!

4. Kaji Ulang Anggaran dan Jaga Cash Flow

Finansial bisnis merupakan hal krusial yang perlu diperhatikan, terutama dalam kondisi yang serba tidak pasti seperti ini. Keuangan yang dikelola dengan baik dan hati-hati bisa berisiko pada kelangsungan bisnismu.

Anggaran merupakan gambaran budget suatu bisnis yang penting untuk dilakukan, baik untuk mengevaluasi hasil kerja maupun membuat perencanaan dan target untuk periode atau tahun selanjutnya. 

Dalam situasi seperti ini, pebisnis harus lebih bijak dalam mengambil keputusan. Jangan sampai operasional bisnis terancam.

Sudah ada banyak kasus di sekitar kamu mengenai bisnis-bisnis yang gagal di masa pandemi. Entah itu bisnis besar atau bisnis skala kecil, keduanya sama-sama memiliki risiko untuk gulung tikar.

Oleh karena itu, kamu perlu menambahkan pengelolaan keuangan bisnis yang tepat dalam salah satu strategi bisnis di masa pandemi.

Cobalah analisis, apakah ada anggaran yang bisa dipangkas untuk memotong pengeluaran? Bagaimana dengan alur cashflow? Pastikan setiap transaksi terbukukan dengan baik dan rapi agar cashflow tetap seimbang. 

5. Alihkan Strategi Penjualan ke Online

Di situasi seperti ini, dimana masyarakat meminimalisir interaksi langsung, perilaku berbelanja masyarakat pun ikut berubah. Banyak kegiatan maupun transaksi yang beralih ke online.

Salah satu cara untuk menghadapi disrupsi ini adalah sigap beradaptasi dengan keadaan. Misalnya, dengan mengalihkan strategi bisnis di masa pandemi ke penjualan online.

Baik lewat website toko onlinemarketplace, ataupun media sosial. Pelajarilah setiap sistem pada platform jual beli yang kamu gunakan.

Setiap platform jualan online pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Maka dari itu, kamu perlu bersikap bijak dalam memilih platform yang akan digunakan untuk berjualan online.

Baca Juga: Apa Itu Transaksi Cross Border? Ini Dampaknya Bagi UMKM

6. Lakukan Inovasi Bisnis

strategi bisnis di masa pandemi - inovasi teknologi
(Foto pembayaran online. Sumber: Unsplash.com)

Strategi bisnis di masa pandemi selanjutnya yang bisa kamu terapkan, yakni dengan melakukan inovasi.

Inovasi bisnis bisa membantu kamu agar usaha bisa tetap bertahan di tengah transisi new normal seperti saat ini.

Ada banyak sekali jenis inovasi yang bisa kamu lakukan untuk membantu pertahanan dan perkembangan bisnis ke arah lebih baik.

Mulai dari inovasi model bisnis, inovasi produk dan layanan, inovasi pemasaran, hingga inovasi teknologi.

Kamu bisa memilih salah satu di antaranya sesuai dengan kebutuhan. Untuk menentukan jenis inovasi apa yang paling relevan dengan kondisi bisnis, kamu bisa melakukan riset.

Cobalah analisis dahulu tentang jumlah penjualan yang berhasil diperoleh. Cari tahu juga apakah produk dan layanan kamu telah sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Melalui cara-cara seperti ini, kamu bisa mengetahui bagian mana saja yang masih kurang maksimal sehingga dapat segera diperbaiki.

Agar inovasi bisnis kamu berhasil, persiapkanlah perencanaan inovasi dengan matang. Perhatikan juga jumlah biaya yang perlu dikeluarkan, serta perkiraan waktu yang dibutuhkan.

7. Melatih Kembali Karyawan

Strategi bisnis di masa pandemi lainnya yang perlu kamu persiapkan ialah melatih kembali karyawan.

Di masa new normal seperti ini, perekonomian mulai bangkit. Daya beli masyarakat pun meningkat perlahan.

Bagi kamu yang memiliki toko online, persiapkanlah tim yang solid untuk mengelola semua pesanan pelanggan.

Sementara bagi kamu yang punya toko offline, perlu melatih kembali karyawan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan.

Coba latih lagi mereka untuk produktif sehingga efektivitas dalam memberikan pelayanan tetap terjaga.

Melalui pelatihan yang bisa meningkatkan produktivitas, jumlah penjualan bisnis kamu juga dapat meningkat.

Baca Juga: 10 Cara Memulai Bisnis Online, Harus Mulai Dari Mana?

Itu dia beberapa strategi bisnis di masa pandemi yang bisa kamu coba. Pastikan kamu memiliki strategi dan perencanaan yang tepat agar bisnismu tetap bisa berjalan dan bertahan di tengah pandemi saat ini. 

website toko online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !