5 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan, Bisa Laris Manis!

Share this Post

strategi pemasaran di bulan ramadhan

Table of Contents

Seperti apa strategi pemasaran di bulan Ramadhan yang ampuh?

Memasuki bulan Ramadhan, biasanya banyak muncul usaha-usaha baru yang sifatnya sementara. Sebagai contoh, akan ada banyak penjual makanan hingga baju lebaran yang meramaikan suasana Ramadhan.

Tentunya, diperlukan strategi pemasaran di bulan Ramadhan agar daganganmu laris.

Sebab, pada bulan Ramadhan ini persaingan usaha akan semakin tinggi, namun waktu yang kamu miliki sangat singkat.

Bisa dibilang, kamu hanya punya waktu satu bulan untuk berdagang dan meraup keuntungan.

Meskipun usaha di bulan Ramadhan membutuhkan modal yang tidak besar, namun kamu tetap perlu membuat strategi pemasaran di bulan Ramadhan.

Kamu tak harus menjual barang-barang baru, jika strategimu tepat menjual kolak dan gorengan saja bisa mendatangkan uang.

Bisa dikatakan, bisnis di bulan Ramadhan memiliki berbagai tantangan yang menarik. Salah satunya adalah kebanyakan bisnis di bulan Ramadhan memiliki dagangan yang sama.

Bahkan, keberadaan satu bisnis dengan kompetitornya seringkali bersebelahan.

Namun, masih sangat banyak orang yang menyambut bisnis di bulan Ramadhan ini dengan antusias. Lalu, bagaimana strategi pemasaran di bulan Ramadhan yang efektif?

Baca Juga: Modal Buka Cafe Bisa Mulai dari Rp25 Juta, Simak Detailnya!

Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan

strategi pemasaran di bulan ramadhan
Foto: Freepik.com

Untuk memulai usaha di bulan Ramadhan, ada beberapa strategi pemasaran yang bisa kamu implementasikan. Berikut penjelasannya.

1. Sediakan Paket Bundling

Strategi pertama bejualan di bulan Ramadhan adalah dengan menyediakan paket bundling.

Menurut Investopedia, paket bundling sendiri artinya memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk membeli beberapa barang secara bersamaan dengan harga yang lebih murah.

Paket bundling ini bisa disediakan olehmu, maupun dibuat berdasarkan permintaan pelanggan. Paket bundling bisa kamu terapkan untuk berbagai bidang usaha di bulan Ramadhan.

Misalnya, kamu bisa menjual paket bundling setiap membeli baju koko dan sarung, pelangganmu akan mendapat diskon atau bonus peci.

Begitupun dengan parsel Ramadhan, jika membeli satu paket kamu bisa memberikan diskon khusus untuk pelanggam.

2. Buat Produk Edisi Ramadhan

Jika sebelumnya kamu sudah memiliki bisnis, namun ingin mewarnai persaingan usaha di bulan Ramadhan, kamu bisa menyediakan produk edisi khusus Ramadhan.

Misalnya, jika sebelumnya kamu menjual buket bunga, kamu bisa menjual paket bunga hias beserta kartu ucapan lebaran.

Atau, jika kamu memiliki bisnis minuman, kamu bisa menyediakan menu baru dengan tambahan buah kurma.

Produk edisi lebaran bisa meningkatkan ketertarikan pelanggan terhadap bisnismu. Apalagi, tidak menutup kemungkinan seusai Ramadhan produk barumu tetap diminati.

Baca Juga: 10 Usaha Rumahan Modal 50 Ribu, Bikin Tetangga Penasaran!

3. Buat Paket Spesial Berbuka Puasa

Jika kamu memiliki bisnis kuliner, kamu sangat bisa membuat paket khusus edisi Ramadhan.

Kamu bisa menyediakan paket berbuka puasa, sebab di bulan Ramadhan akan ada banyak sekali pelanggan yang ingin mengadakan buka puasa bersama.

Tentunya, paket buka bersama ini bisa mendorong penjualanmu di bulan Ramadhan. Kamu bisa mengombinasikan beberapa paket makanan dan minuman dengan harga spesial.

4. Berikan Bonus Menarik

Spesial Ramadhan, kamu bisa memberikan bonus yang menarik kepada pelangganmu.

Kamu juga dapat memberikan ketentuan minimal pembelian untuk bisa mendapatkan bonus hadiah untuk barang-barang yang banyak dicari.

Misalnya, setiap pembelian baju lebaran minimal Rp300.000 akan mendapatkan bonus amplop lebaran. Kamu tahu bahwa harus memberikan bonus bernilai besar.

Cukup berikan bonus kecil yang bisa menyenangkan pelangganmu.

5. Berikan Hadiah Untuk Pelanggan Setia

Strategi pemasaran lain di bulan Ramadhan adalah dengan memberikan hadian untuk pelanggan setia. Hadiah ini bisa dalam bentuk parsel lebaran.

Misalnya, jika kamu memiliki toko sembako, kamu bisa memberikan parsel sembako kepada pelanggan setiamu.

Atau, jika memiliki usaha kue, kamu bisa memberikan hadian parsel kue lebaran.

Meskipun tidak berdampak langsung, namun memberikan hadiah bisa membuat pelangganmu menjadi semakin loyal.

Baca Juga: Ingin Mulai Bisnis Snack Kekinian? Ini 6 Ide yang Bisa Kamu “Curi”

Tantangan Usaha di Bulan Ramadhan

5 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan, Bisa Laris Manis!
Foto: Freepik.com

Selanjutnya, kamu juga perlu mengetahui apa saja tantangan dari strategi pemasaran di bulan Ramadhan. Simak penjelasan berikut ya!

1. Jenis Usaha Cenderung Homogen

Tantangan pertama membangun usaha di bulan Ramadhan adalah jenis usaha yang homogen.

Biasanya, di bulan Ramadhan usaha yang mendadak muncul adalah kuliner berbuka puasa, baju muslim, dan kue kering.

Ketiga jenis usaha tersebut selalu meramaikan suasana Ramadhan.

Apalagi bisnis kuluner berbuka puasa, di setiap sudut jalan ada banyak penjual takjil yang jaraknya saling berdekatan. Banyaknya usaha yang homogen menjadi tantangan untuk deferensiasi produk.

2. Persaingan yang Tinggi

Usaha di bulan Ramadhan yang cenderung homogen ini menjadikan persaingan juga semakin tinggi.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahkan bisa jadi sesama penjual dengan dagangan yang sama berjualan sebelahan.

Hal ini tentu membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Dampaknya, hal ini menjadi tantangan yang perlu diatasi dengan baik.

Sebab, dalam waktu satu bulan kamu perlu memastikan daganganmu laku terjual.

3. Waktu Berjualan yang Singkat

Tantangan selanjutnya dari usaha di bulan Ramadhan adalah waktu berjualan yang relatif singkat. Secara keseluruhan, produk-produk spesial Ramadhan hanya berlaku selama satu bulan saja.

Selain itu, jika berjualan makanan pun kamu hanya bisa menjualnya pada sore hari menjelang berbuka.

Waktu berjualan yang singkat ini pastinya menjadi tantangan dalam memulai usaha di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Ingin Merintis Bisnis Syariah? Ini 5 Langkah Memulainya

Ide Usaha di Bulan Ramadhan

5 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan, Bisa Laris Manis!
Foto: Freepik.com

Setelah mengetahui strategi pemasaran di bulan Ramadhan dan tantangan yang mungkin kamu hadapi, kamu perlu mengetahui beberapa ide usaha ini.

Siapa tahu, kamu tertarik untuk mencoba usaha-usaha berikut, yaitu:

  1. Menjual kue kering.
  2. Menjual takjil dan makanan berbuka puasa.
  3. Usaha makanan paket sahur.
  4. Usaha lauk matang.
  5. Bisnis baju muslim.
  6. Berjualan salad buah dan minuman manis.
  7. Menjual parcel dan hampers lebaran.

Itulah beberapa jenis usaha yang bisa menjadi inspirasimu di bulan Ramadhan. Kamu bisa mencoba menjual barang baru yang berbeda dari yang sudah ada.

Atau, kamu juga bisa memdifikasi barang-barang yang sudah umum agar tampil beda.

Baca Juga:  Ini 5 Ide Bisnis Sayuran Online, Simak Pula Tipsnya!

Momentum Ramadhan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah, mencari berkah, dan mendapatkan pemasukan tambahan.

Bulan suci ini memang selalu dinantikan, suasana Ramadhan yang khas juga dirindukan banyak orang.

Wujudkan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk meraih keuntungan sebanyak-banyaknya. Selama Ramadan berjalan, kamu bisa berkesempatan mendapatkan gratis ongkos kirim khusus GoSend dan GrabExpress sebesar Rp20 ribu per transaksi di SIRCLO Store.

Selengkapnya klik banner di bawah ini:

5 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan, Bisa Laris Manis!

Buat kamu yang punya permasalahan dengan bisnis yang sedang atau baru akan kamu jalani atau apapun seputar digital marketing, bisa banget kamu tanyakan disini. Nantinya SIRCLO Expert akan menjawab pertanyaan kamu.


Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !