Bisnis Food Truck, Inovasi Usaha Kuliner Unik yang Bisa Kamu Coba

Share this Post

bisnis food truck

Table of Contents

Food truck merupakan sebuah inovasi di bidang kuliner yang bisa meningkatkan penjualan. Apa kamu tertarik untuk bisnis food truck?

Sesuai dengan namanya, food truck merupakan cara berjualan makanan dan minuman menggunakan kendaran beroda empat.

Di dalam mobil tersebut, dilengkapi dengan dapur dan peralatan lain yang dapat membantu penjual untuk menyiapkan minuman hingga makanan pelanggannya.

Dengan food truck, pebisnis kuliner bisa berjualan makanan dan minuman di mana saja. Konsep berjualan seperti ini juga dinilai lebih menarik sehingga bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan.

Di luar negeri, khususnya negara-negara barat, kehadiran food truck merupakan suatu hal yang mudah untuk ditemui. Nah, kamu pun bisa mengadopsi cara berjualan ini di Tanah Air sehingga terlihat berbeda dari kompetitor.

Baca Juga: Food Cost Adalah Total Biaya untuk Membuat Suatu Makanan atau Minuman

Tips Bisnis Food Truck

bisnis food truck
(Foto food truck. Sumber: Unsplash.com)

Lantas, bagaimana cara memulai bisnis food truck? Berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memulai usaha kuliner yang satu ini.

1. Siapkan Modal Usaha

Sebelum memulai bisnis food truck, kamu membutuhkan modal usaha. Perkiraan modal usaha yang dibutuhkan cukup besar, karena kamu perlu membeli kendaraan untuk dapat berjualan dengan food truck.

Kendaraan untuk dijadikan food truck ini bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Apabila modal bisnismu tak banyak, mungkin dapat coba beli kendaraan bekas.

Selain itu, ada biaya lain di luar pembelian kendaraan yang perlu kamu persiapkan. Misalnya modal untuk modifikasi kendaraan sehingga dapat digunakan untuk berjualan makanan dan minuman keliling.

2. Pilih Jenis Kuliner yang Akan Dijual

Langkah berikutnya yang perlu kamu persiapkan sebelum bisnis food truck, yaitu memilih jenis kuliner yang akan dijual.

Mengingat cara berjualannya ini dilakukan berkeliling dengan dapur di dalamnya, maka sebaiknya kamu menjual makanan atau minuman yang mudah disajikan.

Dengan waktu persiapan hidangan yang singkat, kamu bisa melayani pelanggan lebih cepat.

Beberapa pilihan kuliner yang dapat kamu jual dengan food truck adalah es krim, burger, pizza, ayam goreng, frozen food, es kopi susu, boba, dan masih banyak lagi.

Apapun jenis kuliner yang kamu pilih, pastikan untuk membuat sajian segar dan berkualitas. Jangan lupa sediakan menu yang variatif sehingga pelanggan bisa memilihnya sesuai selera.

3. Tentukan Nama dan Buat Konsep

Menentukan identitas bisnis menjadi salah satu hal penting yang tak boleh kamu lewatkan saat membuka usaha.

Oleh karena itu, tentukan dahulu nama bisnis, desain logo, serta konsep seperti apa yang akan kamu usung dalam menjalani usaha food truck.

Buatlah konsep yang unik sehingga memudahkan pelanggan dalam membedakan bisnismu dengan kompetitor.

Konsep yang berbeda dari bisnis kuliner serupa juga bisa terlihat lebih menarik di mata pelanggan.

Carilah beberapa ide untuk memilih manakah nama dan konsep food truck yang paling pas dan dapat merepresentasikan bisnismu.

Baca Juga: Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan, Yuk Catat!

4. Siapkan Peralatan yang Dibutuhkan

Selain menyiapkan kendaraan untuk berjualan, kamu juga perlu memiliki alat yang dibutuhkan untuk memasak.

Buatlah daftar peralatan yang diperlukan untuk membuat makanan dan minuman jualanmu. Misalnya meja dapur, kompor, wajan, panci, alat makan, pisau, talenan, blender, kulkas, dan lain sebagainya.

Sesuaikan alat masak dengan jenis kuliner yang akan kamu jual. Jangan sampai ada yang terlewat, ya.

Dengan peralatan yang lengkap, proses penyajian makanan atau minuman untuk pelanggan pun bisa dilakukan lebih mudah.

Bagi kamu yang baru memulai bisnis dengan modal usaha kecil, tak perlu membeli semua peralatan masak. Cukup gunakan alat yang memang dibutuhkan selama proses penyajian.

5. Gunakan Point of Sales untuk Bantu Transaksi

Dengan food truck, kamu bisa berbisnis kuliner lebih fleksibel mengelilingi berbagai lokasi sekaligus.

Agar transaksi bisnismu lebih teratur, gunakanlah point of sales (POS) atau mesin kasir untuk mencatat semua penjualan.

Mesin kasir akan sangat berguna bagi pebisnis untuk menyimpan seluruh transaksi jual beli. POS juga biasanya dilengkapi dengan fitur canggih yang memungkinkan kamu untuk menerima berbagai metode pembayaran. Baik itu kartu debit, kartu kredit, hingga e-wallet melalui QR code.

Selain itu, bisnis food truck yang menggunakan mesin kasir dapat membantu kamu dalam mengelola inventaris…

Pengelolaan bisnis kuliner pun lebih cepat, mudah, dan akurat sehingga meningkatkan produktivitas usaha secara keseluruhan.

6. Pilih Lokasi Potensial

tips bisnis food truck
(Foto bisnis food truck. Sumber: Pexels.com)

Dalam menjalani bisnis food truck, kamu perlu menentukan lokasi usaha yang potensial sehingga bisa menghasilkan banyak penjualan.

Pilihlah lokasi-lokasi yang strategis sehingga lebih mudah dijangkau oleh calon pelanggan kamu. Cari juga lokasi yang ramai dikunjungi untuk meningkatkan penjualan.

Kamu juga bisa memanfaatkan berbagai event, seperti festival kuliner atau pameran sehingga lebih mudah untuk bertemu dengan calon pelanggan.

Baca Juga: Berani Coba? Ini 10 Jenis Usaha Kuliner yang Paling Laku!

7. Lengkapi Izin Usaha

Meski kamu tak membuka kedai atau restoran dalam menjalani bisnis kuliner, tetapi sebaiknya tetap memerhatikan izin usaha.

Dalam hal ini, kamu perlu mendaftarkan merek dagang makanan atau minuman kamu ke BPOM selaku pengurus peredaran produk makanan.

Dengan izin edar tersebut, bisnis kuliner kamu pun akan lebih dipercaya calon pelanggan karena telah teruji keamanannya.

Cari tahu juga peraturan lokasi setempat sebelum kamu berjualan. Jadi, proses berjualan food truck kamu tetap aman.

Selain itu, izin usaha diperlukan sebagai bentuk perlindungan hukum dari pemerintah terhadap bisnis kamu.

8. Kerja Sama dengan Supplier Tepercaya

Hal lain yang tak kalah penting untuk kamu perhatikan dalam bisnis food truck adalah memilih supplier.

Supplier akan membantu kamu mengamankan stok bahan makanan atau minuman sebelum dijual kepada pelanggan.

Pilihlah supplier tepercaya dengan bahan makanan yang segar dan berkualitas. Jadi, hidangan yang dihasilkan juga terjamin kualitasnya.

Untuk mendapatkan supplier yang membantu kamu memasok bahan mentah, bisa coba menghubungi distributor makanan atau minuman tertentu.

Bisa juga dengan melakukan riset pasar secara langsung untuk menemukan supplier yang tepercaya.

Melalui bantuan supplier, kamu bisa mendapatkan bahan makanan dalam jumlah tertentu sesuai kebutuhan dengan harga yang lebih murah.

Sebab, kebanyakan supplier akan memberikan harga grosir jika kamu membeli bahan makanan sejumlah pesanan tertentu.

9. Jangan Lupa Promosikan Kulinermu

cara bisnis food truck
(Foto ice cream food truck. Sumber: Pexels.com)

Dalam menjalani bisnis apapun, termasuk bisnis food truck, penting bagi kamu untuk selalu melakukan promosi.

Promosi bisnis food truck ini bisa kamu lakukan dengan cara membuat desain kendaraan yang menarik. Bisa juga dengan memasang banner atau spanduk promosi ketika berhenti di lokasi tertentu saat berjualan.

Selain itu, manfaatkan juga internet untuk keperluan promosi bisnismu. Entah itu promosi di situs web, aplikasi perpesanan instan, maupun media sosial.

Kehadiran online ini akan membuat lebih banyak orang mengetahui bisnis food truck kamu, lho.

Baca Juga: 7 Strategi Bisnis Kuliner Agar Semakin Ramai, Coba yuk!

Itu dia tips bisnis food truck yang bisa kamu coba jika ingin menggeluti usaha kuliner. Semoga bermanfaat.