event panen omset sirclo smesco

3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis

cross selling

Table of Contents

Cross selling adalah salah satu strategi pemasaran yang ampuh dalam meningkatkan penjualan.

Tanpa kita sadari, ketika bertransaksi di pasar, swalayan, bahkan tempat hiburan seperti bioskop, kita telah menemui praktik-praktik cross selling.

Ketika kamu berbelanja di minimarket, biasanya ketika ingin melakukan pembayaran, si kasir akan menawarimu produk lain. Contohnya, “cokelatnya sekalian kak?” atau “rotinya beli satu gratis satu kak, mumpung lagi promo”.

Penyataan-pernyataan tersebut adalah salah satu bentuk praktik dari cross selling. Penjual akan berusaha menawarkan barang lain yang dapat melengkapi barang yang kamu beli, maupun barang yang sedang promo.

Begitupun ketika kamu bertransaksi melalui e-commerce. Sering kali beberapa penjual menawarkan paket bundling untuk produk-produk tertentu. Terkadang, ada juga penjual yang menawarkan produk lain secara langsung melalui chat.

Sampai sini, pastinya kamu sudah bisa menyimpulkan apa itu teknik cross selling. Untuk mempelajari teknik cross selling lebih jauh, yuk catat beberapa penjelasan berikut, ya!

Baca Juga: Ini Perbedaan Branding dan Marketing dalam Bisnis, Yuk Pahami!

event panen omset sirclo smesco

Apa Itu Cross Selling?

3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis
Foto: Freepik.com

Dilansir dari Investopedia, cross selling adalah cara menjual suatu produk yang berkaitan dengan produk utama, atau disebut juga produk pelengkap. Teknik cross selling ini bisa menghasilkan keuntungan yang signifikan.

Sebab, pembeli yang sebelumnya hanya ingin membeli satu produk saja, bisa jadi membeli beberapa produk lain karena dianggap saling melengkapi.

Sebagai contoh, ketika ada pelanggan yang membeli roti tawar, penjual juga bisa menawari produk pelengkapnya seperti selai dan mentega.

Teknik cross selling tidak hanya bisa diterapkan untuk produk barang, tetapi juga layanan hiburan. Contohnya, ketika kamu pergi ke bioskop biasanya kamu akan ditawari untuk membeli makanan ringan dan minuman yang dijual di sana.

Makanan ringan tersebut bukan produk pelengkap sebuah film, tetapi menonton film sambil ngemil tentunya akan lebih menyenangkan. Makanya, banyak penonton film yang akhirnya juga membeli makanan ringan di bioskop.

Hal tersebut tentunya bisa meningkatkan penjualan dengan signifikan. Terlebih lagi jika harga produk pelengkap yang ditawarkan justru lebih mahal dari harga produk utama yang kamu beli.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa cross selling adalah teknik penjualan yang dilakukan untuk mendorong pelanggan agar membeli produk pelengkap selain produk utama yang dibeli.

Baca Juga: Coba Meme Marketing, Strategi Promosi Kekinian Ala Gen Z

Halo, Enterpreneur!

Kami sedang melakukan survey mengenai website toko online. Kami sangat senang apabila Anda bisa membantu survey Kami. Terima kasih.

Bagaimana Cara Kerja Cross Selling?

3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis
Foto: Freepik.com

Setelah memahami definisi cross selling, selanjutnya kamu perlu mengetahui bagaimana cara kerjanya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tujuan cross selling adalah meningkatkan keuntungan penjualan.

Cara meningkatkan penjualan menggunakan metode cross selling adalah dengan menawarkan produk pelengkap lain. Untuk dapat menawarkan produk pelengkap lain, tentu kamu harus memahami fungsi dan fitur dari produk yang kamu jual.

Kamu perlu mengingat kegunaan setiap produk, kemudian memadukannya dengan produk lain. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan nilai dari beberapa produk saat digunakan bersamaan.

Contohnya, jika kamu menjual buku tulis, kamu juga perlu menjual alat tulis seperti pensil. Kedua barang tersebut akan lebih bernilai ketika digunakan secara bersamaan.

Cara kerja cross selling ini bisa diterapkan secara langsung dengan menawarkan produk lain ketika pelanggan sedang memesan atau melakukan pembayaran.

Kemudian dengan cara tidak langsung, penjual bisa menawarkan paket bundling untuk beberapa produk sekaligus.  

Baca Juga: Apa Itu Pemasaran Digital Marketing? Berikut Penjelasannya

event panen omset sirclo smesco

Mengapa Cross selling Penting untuk Bisnis?

3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis
Foto: Freepik.com

Setelah mengetahui cara kerja cross selling, lantas kenapa teknik penjualan ini begitu penting bagi bisnis? Yuk, simak beberapa manfaat cross selling berikut yang dikutip dari Blitz.

1. Membangun Loyalitas Pelanggan

Teknik cross selling dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan. Setiap pelanggan atau konsumen tentunya membeli suatu produk sebagai solusi dari suatu kebutuhan atau keinginan.

Misalnya, kamu membeli nasi goreng tentunya sebagai solusi untuk mengatasi lapar. Dalam teknik cross selling, penjual bisa saja menawarkan produk lain yang menyempurnakan produk utama.

Seperti contoh sebelumnya, setelah memenuhi keinginanmu untuk menghilangkan rasa lapar, tentu kamu juga butuh minuman untuk melepas dahaga. Pada saat bersamaan, penjual makanan bisa menawari produk lain berupa minuman.

Dengan begitu, kamu akan merasa bahwa semua hal yang kamu butuhkan bisa kamu dapatkan dari satu penjual. Jadi, untuk apa kamu berbelanja ke tempat lain jika semuanya terpenuhi di satu tempat?

2. Memperkuat Hubungan dengan Pelanggan

Dalam menerapkan teknik cross selling, kamu tidak hanya berusaha meningkatkan penjualan. Namun, juga berusaha mencari tahu kebutuhan pelanggan sebelum mereka mencarinya.

Menawarkan produk lain yang dibutuhkan oleh pelanggan tentu bisa membuat pelanggan merasa dihargai.

Pelangganmu akan merasa bahwa kamu memperhatikan kebutuhannya, dan berusaha membantu menemukan solusinya melalui produkmu.

Baca Juga: Wajib Tahu, 8 Jenis Experiental Marketing untuk Usahamu

3. Meningkatkan Penjualan

Manfaat utama dari cross selling tentunya meningkatkan penjualan. Menawarkan produk lain secara terpisah maupun dalam paket bundling, tentu berdampak baik bagi penjualanmu.

Tidak menutup kemungkinan bahwa produk yang jarang terjual, bisa lebih cepat laku. Hal tersebut merupakan keuntungan dari cross selling.

Kamu bisa meningkatkan penjualan suatu produk dengan bantuan dari produk lain yang saling melengkapi.

Tips Menerapkan Teknik Cross Selling

3 Tips Cross Selling yang Penting Bagi Bisnis
Foto: Freepik.com

Setelah mengetahui manfaat cross selling, selanjutnya kamu perlu mengetahui beberapa tips untuk menerapkannya. Berikut beberapa tips ampuhnya yang dilansir dari Yieldify:

1. Gunakan Segmentasi Perilaku

Tips pertama yang bisa kamu coba adalah dengan mempelajari perilaku konsumen. Sebagai penjual, tentunya kamu perlu memiliki catatan tentang barang apa saja yang paling diminati dari bagaimana latar belakang pelangganmu.

Kamu dapat membagi pelangganmu menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok bisa kamu atur berdasarkan latar belakang dan jenis produk yang paling diminati. Jika kamu berjualan online, kamu bisa menganalisisnya melalui riwayat transaksi pelanggan.

Mengetahui perilaku dan tujuan pelanggan membeli produkmu akan memudahkan dalam menentukan cross selling yang tepat.

2. Tawarkan Produk Lain Meskipun Tidak Penting

Tips kedua adalah dengan menawarkan produk lain. Beberapa jenis produk memiliki fungsi dan kegunaan yang bisa ditingkatkan jika digunakan bersamaan dengan produk lain.

Contohnya, jika kamu menjual cemilan ringan, kamu juga bisa menjual dan menawarkan produk lain seperti toples makanan.

Meskipun bukan produk utama, toples makanan bisa digunakan sebagai wadah tambahan untuk cemilan yang kamu jual.

3. Berikan Diskon Paket Bundling

Tips terakhir dalam menerapkan cross selling adalah dengan memberikan diskon tambahan melalui paket bundling. Jika berjualan online melalui e-commerce, kamu bisa menambahkan fitur promo bundling.

Baca Juga: 8 Jenis Ambush Marketing dan Manfaatnya

Kamu bisa mengombinasikan beberapa produk untuk dibeli berbarengan dan mendapat harga spesial. Cara yang sama juga bisa kamu lakukan jika berjualan langsung, kamu bisa membuat beberapa paket penjualan untuk pelanggan dengan harga diskon.

Trik tersebut tentu akan mendorong konsumen untuk membeli paket bundling ketimbang satuan. Sebab, harga yang ditawarkan menjadi lebih murah, meskipun tidak semua barang dalam paket bundling tersebut benar-benar dibutuhkan oleh pembeli.

Nah, itulah penjelasan mengenai teknik cross selling yang bisa kamu coba. Yuk, coba teknik cross selling dan tingkatkan penjualan bisnismu!

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !