website toko online

11 Tips Foto Aesthetic Produk agar Lebih Menarik

Tips-Foto-Aesthetic-Produk-agar-Menarik

Table of Contents

Ketika melakukan bisnis e-commerce, tentu kamu perlu memasang foto produk yang menarik. Agar mendapat hasil terbaik, kamu harus tahu sejumlah tips foto aesthetic ini.

Foto produk yang menarik itu penting ketika kamu berjualan. Tidak hanya di e-commerce, tetapi juga di berbagai media sosial untuk promosi.

Kualitas hasil jepretan akan memengaruhi keputusan pembelian. Penjualan tidak akan meningkat jika foto produknya tidak jelas atau diambil dari sembarang angle.

Kamu perlu menampilkan foto-foto aesthetic di media sosial dan e-commerce. Namun sebelum lebih jauh membahas tips foto aesthetic, kamu perlu tahu terlebih dahulu yang dimaksud dengan aesthetic dalam fotografi.

Baca juga: 10 Situs Jual Foto Online untuk Mendapatkan Keuntungan

website toko online

Tips Foto Aesthetic

tips foto aesthetic
Foto: Pexels.com

Menurut Format, aesthetic atau estetika dalam fotografi merujuk pada faktor-faktor yang membentuk sebuah gambar. Mulai dari warna, komposisi, tekstur, hingga subjek.

Agar berhasil mengambil foto aesthetic, kamu perlu menginvestasikan waktu untuk bereksperimen dan mengembangkan ciri khasmu. Tujuannya, agar e-commerce dan media sosial bisnismu memiliki ciri khas.

Berikut ini sejumlah tips foto aesthetic yang dapat kamu implementasikan dan kembangkan.

1. Ambil Foto dengan Komposisi Bagus

Tips foto aesthetic yang pertama, yaitu terkait komposisi gambar. Apa pun tujuan akhir kamu mengambil foto, komposisi selalu menjadi faktor penting.

Komposisi foto yang bagus, akan menarik perhatian audiens dan meninggalkan kesan yang mendalam. Rule of thirds dapat sangat membantu ketika menentukan komposisi foto, meski kamu sebenarnya bisa bereksperimen dengan komposisi lain.

Menurut Pixpa, rule of thirds merupakan konsep untuk membantu mengambil foto yang indah dan menarik. Kamu bisa menemukannya pada pengaturan kamera.

Dalam LCD kameramu, kamu bisa menampilkan garis horizontal dan vertikal hingga membentuk sembilan kotak.

2. Perhatikan Platform yang Dipakai

Tips foto aesthetic selanjutnya, yaitu perhatikan platform tempat fotomu akan ditampikan. Apakah di e-commerce atau media sosial?

Jika di media sosial, apakah kamu akan menampilkannya di Instagram, Facebook, Twitter, atau lainnya? Masing-masing platform media sosial memiliki karakteristik tersendiri.

Ada ukuran foto tertentu yang cocok untuk media sosial tertentu. Misalnya, di Instagram Story atau Reels, foto yang cocok ditampilkan biasanya berbentuk portrait.

Ketika melakukan pemotretan, kamu harus tahu platform yang disasar. Kemudian, kamu bisa menyesuaikan komposisinya.

3. Fokus pada Detail atau Ubah Angle

Tips foto aesthetic selanjutnya, yakni fokus pada detail kecil. Ini merupakan cara cepat dan mudah untuk meningkatkan faktor minat audiens.

Konsep fotografi makro cocok untuk foto produk. Audiens bisa lebih fokus melihat detail pada produkmu.

Tips foto aesthetic lainnya, yaitu memotret dari angle yang berbeda-beda. Entah itu dari atas, bawah, dan angle lain.

Baca juga: Begini 5 Cara Riset Hashtag Instagram Supaya Bisnismu Viral!

4. Lakukan Teknik Pencahayaan

Tips foto aesthetic selanjutnya, yakni terkait teknik pencahayaan. Menggunakan pencahayaan alami merupakan cara terbaik.

Makin banyak cahaya yang menyebar, makin baik. Kamu juga perlu menjaga agar pencahayaan tetap sederhana.

Kamu bisa saja memotret dengan pencahaan rendah atau foto hitam putih lalu menyebutnya sebagai foto aesthetic. Namun orang pada umumnya, mencari foto dengan pencahayaan lembut dan kurang dramatis.

5. Pertimbangkan Menggunakan Preset dan Filter

Tips foto aesthetic selanjutnya, yaitu menggunakan preset dan filter. Ini bisa banyak kamu temukan di internet.

Ada banyak fotografer yang menjual atau membagikan paket filter foto. Kamu bisa mengaplikasikan gaya estetika fotografer itu kepada hasil jepretanmu.

Semua paket ini merupakan preset atau pengaturan yang sudah ada di perangkat lunak pengeditan foto. Ini akan memudahkan pekerjaanmu ketimbang membuat preset sendiri.

6. Jelajahi Fitur Kameramu

Kamu bisa mendapatkan hasil maksimal jika kamu bisa memahami seluk-beluk kameramu. Menjelajahi fitur kamera menjadi tips foto aesthetic selanjutnya.

Entah kamu menggunakan kamera profesional atau hanya ponsel pintar, kamu tetap harus mempelajari fitur-fitur yang ditawarkan.

Dari fitur-fitur yang bisa kamu manfaatkan tersebut, kamu bisa mendapat ide untuk menciptakan berbagai foto aesthetic.

Baca juga: 5 Contoh Produk Digital, Bagaimana Cara Membuatnya?

7. Pilih Tema Foto

Tips foto aesthetic selanjutnya, yaitu pilihlah satu tema yang konsisten. Percuma jika memiliki banyak foto aesthetic, tetapi temanya berbeda-beda.

Bila tema tidak konsisten, tentu akan memengaruhi tampilan feed di media sosial. Tema yang konsisten, maksudnya ada ciri khas dalam foto-fotomu.

Misalnya, menggunakan jenis filter tertentu, warna-warna yang senada, dan sebagainya. Bisa pula kamu menerapkan gaya retro, futuristik, dan gaya-gaya lain dalam pemilihan fotomu.

8. Editlah Fotomu

Tips foto aesthetic selanjutnya, yaitu pengeditan foto. Mendapatkan foto aesthetic, tidak hanya soal cara mengambil gambar yang tepat. Namun, juga perihal pengeditan foto.

Malah, aspek pengeditan terkadang menjadi faktor paling penting dalam membuat foto aesthetic.

Dengan mengedit, kamu bisa mengubah nuansa warna foto, eksposur, pencahayaan, dan sebagainya. Kamu bisa mengubah foto gelap menjadi foto aesthetic dengan warna hangat.

9. Cobalah Gaya Retro

Tips foto aesthetic yang satu ini masih berhubungan dengan tema foto. Meski kamu sudah memilih satu tema khusus untuk tampilan media sosial dan e-commerce, tidak ada salahnya sesekali mencoba tema lain.

Salah satunya, yaitu gaya retro. Gaya retro tahun 1980-an atau 1970-an biasa diidentikkan dengan aesthetic.

Kamu bisa menambahkan filter bintik-bintik pada fotomu. Mainkan pengaturan saturasi dan grain pada perangkat lunak edit fotomu.

Baca juga: 5 Cara Membuat Deskripsi Produk Makanan yang Menarik

10. Hidupkan Foto dengan Cerita

Menambahkan unsur cerita ke dalam fotomu merupakan tips foto aesthetic selanjutnya. Menurut Shotkit, fotografi bisa dibagi menjadi dua kategori.

Kategori pertama, yakni foto yang mengutamakan permukaan, menciptakan sesuatu yang diserap oleh penampilan dan tanpa kepentingan lebih lanjut.

Kedua, foto yang membuat subjeknya ikut terlibat. Foto tersebut membawa hubungan empatik kepada audiens dari apa yang ditangkap melalui lensa kamera.

Dengan kategori yang kedua, foto dapat lebih bercerita dan menumbuhkan keterikatan dengan audiens yang melihatnya.

11. Mengikuti Workshop Fotografer Favoritmu

Tips foto aesthetic yang terakhir, yaitu mengikuti workshop fotografi. Lebih bagus lagi jika kamu mengikuti workshop yang diselenggarakan fotografer favoritmu.

Kamu bisa saja membayar fotografer profesional untuk memotret produkmu. Bila masih menjalankan bisnis kecil dan ingin terlibat dalam berbagai aspek bisnismu, kamu perlu mengasah skill fotografi.

Itulah sejumlah tips foto aesthetic yang bisa kamu terapkan ketika hendak memotret produkmu atau menghias media sosial bisnismu. Semoga bermanfaat!

website toko online

Saatnya Buka Toko Online Sendiri, GRATIS!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri, GRATIS !