Penjelasan dan 6 Tips Mengidentifikasi Target Konsumen

Share this Post

Penjelasan-dan-Tips-Mengidentifikasi-Target-Konsumen

Table of Contents

Apa itu target konsumen? Kemudian apa perbedaan antara target tersebut dan target pasar? Ketahui jawabannya di sini.

Mungkin banyak orang yang lebih familiar dengan istilah target pasar ketimbang target konsumen. Keduanya merupakan dua hal yang berbeda, tetapi masih beririsan.

Bagi pemilik bisnis, mengetahui target konsumen penting dalam menentukan langkah melakukan pemasaran dan prospek. Bertumpu pada data target pasar saja tidak cukup.

Jadi, apa itu target konsumen, fungsinya, serta tips untuk menjangkaunya? Simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini, ya.

Baca Juga: Apa Itu Target Audience? Ini Cara Menentukan dan Menjangkaunya

Pengertian Target Konsumen

target konsumen
(Foto pelanggan usai berbelanja. Sumber: Freepik.com)

Menurut Study.com, target konsumen adalah kelompok konsumen tertentu yang menjadi fokus iklan atau pemasaran sebuah perusahaan. Fokus ini dikomunikasikan melalui media dan penggunaan televisi, film, audio, dan kemampuan cetak.

Target konsumen mirip dengan target pasar. Namun, perbedaan yang mencolok, yaitu target ini merupakan kelompok spesifik yang berada di dalam target pasar.

Jadi, ada perbedaan yang signifikan antara konsep target konsumen dengan target pasar. Namun, pengertian kedua konsep ini sering tertukar.

Target pasar merupakan kelompok pelanggan potensial yang lebih luas dan ditentukan berdasarkan rentang. Misalnya, untuk suatu produk, target pasarnya dari rentang usia 20 tahun hingga 30 tahun.

Bisa juga berdasarkan kelompok dengan tingkat pendapata tertentu. Jenis tafre ini perlu dipecah menjadi target konsumen jika kamu memutuskan untuk menyesuaikan upaya pemasaran.

Ada pun target konsumen merupakan orang yang kamu identifikasi sebagai pihak yang paling mungkin untuk membeli produkmu.

Ini merupakan bagian yang lebih tersegmentasi dari target pasar. Hal ini karena kamu telah mengidentifikasi aspek-aspek tertentu dari individu ini.

Baca Juga: Intip Trik Lead Magnet, Bantu Temukan Target Audiensmu

Fungsi Mengetahui Target Konsumen bagi Bisnis

giveaway marketing
(Foto konsumen toko online. Sumber: SIRCLO Photo Stock)

Penting bagi pemilik bisnis untuk mengetahui siapa target konsumen bisnisnya. Jika hanya mengandalkan target pasar, tentu cakupannya terlalu luas.

Ada banyak kemungkinan pada target pasar. Sulit untuk melakukan prospek kalau target yang ditetapkan terlalu luas.

Berikut ini sejumlah fungsi mengetahui target konsumen bagi sebuah bisnis yang perlu kamu tahu.

1. Menemukan Potensi Pertumbuhan

Sekelompok kecil konsumen dapat membuat perusahaan berpeluang meningkatkan penjualan, bahkan menciptakan produk baru.

Misalnya, kamu menjual minuman kemasan. Namun di antara target pasar, kamu mempelajari ada sekelompok konsumen yang memiliki kekhawatiran dengan kadar gula yang aman dalam minuman dan makanan mereka.

Dengan mengetahui kekhawatiran sejumlah konsumen tersebut, kamu bisa menciptakan produk minuman baru yang less sugar atau kadar gulanya rendah.

Inovasi baru ini dapat menangkap konsumen-konsumen baru lainnya yang memiliki kekhawatiran sama.

2. Membangun Minat Konsumen

Contoh lain dari fungsi mengetahui target konsumen, yaitu kamu jadi memahami berbagai karakteristik khusus yang ada dalam target pasarmu.

Karakteristik tersebut bisa saja bersifat demografis, seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, dan sebagainya. Bisa juga berupa gaya hidup mereka.

Misalnya, ada sebagian konsumen yang lebih menyukai produk-produk vegan. Dengan pengetahuan tersebut, kamu bisa menyesuaikan pemasaran agar produkmu memiliki daya tarik bagi kelompok tersebut.

3. Menciptakan Loyalitas Merek

Berbagai promosi dapat dikonsentrasikan kepada target pasar. Di sisi lain, pesan iklan dirancang khusus untuk menggugah konsumen dalam kelompok tersebut.

Dengan memberikan pesan khusus dan perhatian lebih kepada konsumen tertentu, bisnismu bisa menciptakan loyalitas merek.

4. Membuat Perusahaan Tetap Kompetitif

Dengan fokus secara saksama terhadap konsumen tertentu, perusahaan dapat memantapkan diri sebagai ahlinya dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan kelompok tersebut.

Inilah pentingnya untuk mempelajari lebih dalam target konsumen. Jadi, bisnismu dapat beraksi dengan cepat terhadap perubahan minat lalu menawarkan solusi baru. Bisnismu pun jadi selangkah lebih maju ketimbang kompetitor lain.

Baca Juga: 8 Cara Untuk Mencapai Target Penjualan, Gunakan Cara Ini!

Tips Mengidentifikasi Target Konsumen Bisnismu

Penjelasan dan 6 Tips Mengidentifikasi Target Konsumen
(Foto ilustrasi menarik target konsumen. Sumber: SIRCLO Photo Stock)

Kini, kamu sudah tahu betapa pentingnya mengetahui dan mempelajari target konsumen bagi pengembangan bisnis selanjutnya.

Namun kendalanya, bagaimana caranya mengetahui siapa yang menjadi targetmu? Bagaimana pula mengidentifikasinya?

Dengan mengidentifikasi siapa target konsumen, kamu dapat menjangkau mereka dengan mudah. Ini adalah kunci untuk kelangsungan hidup bisnismu.

Berikut ini sejumlah tips untuk mengidentifikasi dan menjangkau target konsumen yang bisa kamu terapkan.

1. Buatlah Rencana Konkret

Untuk menjangkau target konsumen, hal pertama yang kamu harus lakukan adalah membuat rencana pemasaran yang konkret.

Lakukan penelitian mengenai demografi target terlebih dahulu, Jadi, kamu bisa menyiapkan materi dan strategi pemasaran yang tepat.

Menurut Business News Daily, makin spesifik rencana pemasaran yang dibuat, makin banyak keuntungan yang bisa kamu dapat dalam rasio konversi.

2. Buat Tolok Ukur

Selain membuat rencana konkret, tetapkan pula tolok ukur yang jelas untuk melacak kinerja bisnismu.

Tetapkan tolok ukur mengenai seberapa baik strategi pemasaranmu mengubah prospek menjadi pelanggan. Kemudian lacak pemasaranmu.

Misalnya, lacak dari mana prospek berasal, sehingga kamu tahu mana yang efektif dan mana yang tidak. Jadi, kamu bisa menyesuaikannya dengan anggaran pemasaran untuk ke depannya.

3. Perjelas Pesanmu

Pesan itu penting bagi sebuah pemasaran. Jika bisnismu tidak memiliki pesan yang jelas, tentu tidak ada target konsumen yang dapat terjangkau.

Pahami karakteristik pelanggan secara mendalam sehingga kamu bisa mengidentifikasi masalah mereka. Kemudian, buat pesan singkat dan jelas yang berfokus pada cara bisnismu memecahkan masalah tersebut.

Pesan yang jelas merupakan kunci untuk terhubung dengan konsumen. Bersikaplah lugas dalam menjelaskan visi bisnis, untuk memberi mereka pemahaman yang jelas tentang apa yang kamu tawarkan.

Baca Juga: Jenis Segmentasi Pasar dan Manfaatnya bagi Bisnis

4. Gunakan Konsultan

Kamu bisa mempertimbangkan jasa konsultan untuk mengidentifikasi dan menjangkau konsumen tertentu. Pemilik bisnis biasanya terfokus pada pengetahuan mengenai produk mereka sendiri.

Pihak dari luar perusahaan bisa memberikan masukan yang lebih fresh. Konsultan bisa melihat rencana pemasaranmu untuk memastikan strategi yang kamu terapkan sudah sesuai dengan target konsumen yang dituju.

Dengan mengonsultasikan rencana pemasaranmu dengan pihak yang memiliki jarak tertentu dari bisnismu, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Misalnya, gambaran mengenai seberapa besar kemungkinan seseorang merespons pemasaranmu seperti yang kamu harapkan.

5. Pertimbangankan Kemitraan Strategis

Setelah meneliti target konsumen, kamu sudah harus mengetahui media apa yang mereka konsumsi, aktivitas yang mereka nikmati, hingga lokasi yang mereka kunjungi.

Ini merupakan tempat di mana pemasaran yang paling mungkin dilihat oleh konsumen bisnismu. Dengan pengetahuan tersebut, kamu bisa mempertimbangkan kemitraan strategis dengan pihak terkait.

Misalnya, bermitra dengan bisnis yang bukan pesaing, tetapi sudah melayani target konsumen tersebut.

Kemudian, kamu bisa mendekati bisnis itu dengan ide-ide kemitraan yang saling menguntungkan. Misalnya, kerja sama iklan, promosi bersama, diskon, dan lain-lain.

Baca Juga: 4 Cara Menentukan Niche atau Segmentasi Pasar Bisnismu

Itulah penjelasan mengenai target konsumen, fungsinya, dan tips untuk menjangkau mereka. Semoga informasi ini bermanfaat.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !