website ecommerce sirclo

5 Tips Membuat Newsletter untuk Keperluan Bisnis

Share this Post

newsletter

Table of Contents

Ada banyak strategi pemasaran yang dapat kamu terapkan dalam berbisnis. Salah satunya melalui newsletter melalui email marketing.

Kamu dapat memanfaatkan email marketing sebagai pemasaran digital dengan cara membuat newsletter yang berisi informasi seputar bisnis dan penawaran produk menarik lainnya.

Dengan newsletter, pelanggan pun dapat mengetahui informasi paling update tentang brand milikmu.

Jadi, kamu dapat meningkatkan prospek pelanggan, brand awareness, hingga menjaga hubungan pelanggan sehingga mereka tetap terlibat dengan brand kamu.

Newsletter juga merupakan jenis strategi pemasaran yang multifungsi. Dengan newsletter, kamu bisa menggunakannya untuk mempromosikan dan meluncurkan produk atau layanan.

Selain itu, kamu bisa menambahkan isi newsletter dengan memasukkan informasi tentang penawaran khusus untuk pelanggan dan campaign promosi yang eksklusif hanya untuk pembaca.

Baca Juga: Perbedaan SEO dan SEM Serta Kegunaannya dalam Bisnis

Manfaat Newsletter Melalui Email Marketing

manfaat newsletter email marketing
Foto: iStockphotos.com

Ada berbagai keuntungan bagi brand jika kamu memanfaatkan newsletter menggunakan email marketing, di antaranya:

1. Meningkatkan Brand Awareness

Salah satu manfaat menggunakan newsletter untuk promosi bisnis adalah bisa meningkatkan brand awareness di benak pelanggan.

Dengan newsletter, kamu bisa memberikan informasi seputar brand sehingga pelanggan memiliki gambaran mengenai bisnismu.

Dibandingkan dengan iklan biasa, newsletter yang pelanggan baca akan memberikan pemahaman lebih lanjut tentang brand milik kamu.

Selain itu, newsletter juga bisa menjadi aspek untuk meningkatkan kredibilitas bisnismu di mata pelanggan.

Newsletter dapat menjadikan brand kamu memiliki citra sebagai seorang ahli yang profesional dalam industri bisnis.

2. Menghemat Pengeluaran Iklan

Beriklan dengan newsletter yang digunakan dalam email marketing juga menjadi cara yang murah sekaligus efektif.

Dibandingkan dengan mencetak brosur dan membagikannya kepada para pelanggan di jalanan, memanfaatkan newsletter tentu saja akan lebih hemat biaya serta lebih efisien.

Kamu tetap bisa berbagi informasi seputar brand dan melakukan promosi produk melalui newsletter. Bahkan, pemasaran yang dilakukan secara digital ini bisa memberikan kamu keuntungan lain.

Misalnya, memungkinkan kamu untuk menambahkan hyperlink sehingga pelanggan bisa mengakses informasi online lainnya.

Selain itu, newsletter pada email marketing juga memiliki fitur share sehingga pelanggan dapat membagikannya dengan orang lain secara online.

3. Mengumpulkan Informasi Pelanggan

Dengan newsletter, kamu juga dapat membuat database pelanggan.

Cukup dengan meletakkan informasi tentang berlangganan email marketing di situs web, perusahaan kamu dapat mengumpulkan detail kontak pelanggan dan mitra potensial dengan mendorong pengunjung untuk berlangganan.

Cara ini bisa menjadi alternatif yang mudah untuk mendapatkan informasi pelanggan kamu.

Untuk menarik pelanggan berlangganan newsletter, kamu dapat menggunakan kalimat ajakan yang menarik.

Misalnya, minta pelanggan berlangganan untuk mendapatkan diskon khusus yang dikirim melalui email.

Baca Juga: Apa itu Brand Story dan Bagaimana Pengaruhnya Bagi Bisnis?

Cara Membuat Newsletter untuk Email Marketing

cara membuat newsletter
Foto: Pexels.com

Lantas, bagaimana cara membuat newsletter yang tepat agar brand kamu mendapatkan semua keuntungan di atas? Ini dia tipsnya:

1. Buat Isi yang Mengedukasi

Melansir HubSpot, pelanggan yang berlangganan email marketing bisnis kamu tidak ingin membaca newsletter yang 100% berisi penawaran produk atau jasa.

Oleh sebab itu, sebaiknya diimbangi dengan isi yang mengedukasi pelanggan. Idealnya, 90% edukasi dan 10% lainnya promosi.

Konten edukasi yang dimaksud ini bisa berupa tips tentang menggunakan produk atau informasi bermanfaat lainnya.

Misalnya, jika brand kamu berfokus pada pakaian, coba jangan terlalu sering mengirimkan newsletter yang berisi penawaran produk.

Sebagai gantinya, kamu bisa membuat newsletter berisi tips mix and match pakaian, cara merawat dan menyimpan pakaian yang benar, dan tips atau tutorial seputar pakaian lainnya.

Dengan begitu, pelanggan akan senang saat menerima newsletter kamu di email mereka.

2. Gunakan Subjek yang Menarik

Agar pelanggan tertarik untuk membaca newsletter yang kamu kirimkan melalui email, usahakan untuk menggunakan subjek yang menarik.

Meski para pelanggan memutuskan berlangganan email newsletter secara sukarela, tetapi tak ada jaminan yang pasti bagi mereka untuk membacanya.

Oleh sebab itu, diperlukan strategi penggunaan subjek yang menarik untuk mendorong pelanggan agar mereka ingin membacanya.

Kamu bisa menggunakan subjek email yang kreatif, unik, dan berbeda untuk menarik pelanggan membaca newsletter.

Usahakan untuk tidak menggunakan subjek email yang sama karena hal ini justru bisa menimbulkan kesan membosankan bagi pelanggan.

Jadi, jangan takut untuk tampil beda!

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Blog Beserta Fungsi dan Contohnya

3. Tambahkan CTA

copywriting tips
Foto: Freepik.com

Cara efektif lainnya yang patut untuk kamu coba dalam membuat newsletter adalah dengan menambahkan CTA.

CTA atau Call-to-Action merupakan ajakan bertindak agar pelanggan mau mengikuti perintah yang kamu buat.

Dalam menerapkannya, kamu bisa membuat CTA dengan gambar atau tulisan yang menarik bagi pelanggan.

Biasanya, gambar atau tulisan ajakan untuk bertindak tersebut akan mengarahkan pelanggan menuju halaman tertentu.

Agar pelanggan mengikuti arahan yang kamu inginkan, pastikan kamu meletakkan CTA di tempat-tempat yang strategis dalam newsletter.

Selain itu, coba gunakan font tulisan yang eyecatching dan ilustrasi gambar yang menarik agar pelanggan tergerak untuk melakukan action tersebut.

Ada berbagai CTA yang bisa kamu gunakan. Misalnya, CTA untuk mengumpulkan informasi dan kontak pelanggan, CTA untuk sign up atau submit pada website tertentu, CTA untuk mengarahkan pembaca pada tulisan di blog, CTA untuk membeli produk, hingga CTA untuk membagikan informasi pada orang lain.

Beberapa kalimat ajakan yang banyak digunakan untuk CTA, yakni “Beli sekarang!”, “Download sekarang juga untuk belanja lebih mudah”, “Baca selengkapnya…”, atau “Bagikan artikel ini melalui..”.

Kamu bisa memilih jenis CTA dan kalimat ajakan untuk bertindak yang paling sesuai dengan kebutuhan brand.

4. Pilih Desain yang Eye Catching

Dalam membuat newsletter, penting juga bagi kamu untuk memerhatikan desainnya. Usahakan untuk menggunakan desain yang eye catching agar pelanggan tertarik membacanya.

Misalnya, dengan menggunakan kombinasi warna yang senada sehingga terlihat lebih rapi atau memilih warna berdasarkan psikologi warna.

Namun, hindari untuk menambahkan banyak ilustrasi di dalam newsletter karena bisa membuat pembaca merasa pusing.

Cukup gunakan desain minimalis dan selaraskan dengan isi tulisan agar tetap mudah dibaca oleh pelanggan yang menerima email kamu.

Desain minimalis dan deskripsi yang singkat tak ada salahnya, lho. Kamu pun bisa menggunakan CTA agar pembaca bisa menikmati keseluruhan kontenmu.

Selain membuat tampilan visual yang lebih rapi, desain minimalis dan deskripsi singkat juga memiliki keuntungan lain.

Misalnya, membuat tampilan seluler yang lebih nyaman bagi pembaca dan memudahkan pelanggan untuk mengeklik tautan yang tepat.

Baca Juga: Ini Perbedaan UI dan UX Serta Fungsinya dalam Bisnis

5. Pastikan Informasi dan Kontak Brand Jelas

newsletter
Foto: Freepik.com

Hal penting lain yang wajib diperhatikan saat membuat newsletter adalah dengan memastikan informasi dan kontak brand kamu sejelas mungkin.

Dengan begitu, pelanggan akan mengenali dan mengingat brand milikmu secara lebih mudah.

Selain itu, pastikan newsletter yang kamu buat memiliki versi seluler sehingga pelanggan akan lebih mudah untuk mengaksesnya.

Karena seperti yang kamu ketahui, banyak orang yang menggunakan ponsel mereka untuk mengecek email.

Agar informasi dalam newsletter yang kamu buat bisa dimengerti dengan mudah, pastikan untuk membuatnya dalam versi selular/mobile. Itu dia kegunaan newsletter dan tips pembuatannya untuk bisnis.

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !