5 Ide Usaha Lauk Matang untuk Berbuka Puasa, Mau Coba?

Share this Post

usaha lauk matang

Table of Contents

Kamu hendak mencoba usaha lauk matang? Cek artikel ini.

Memasuki bulan Ramadhan, semua umat Islam tentunya sangat antusias menyambut bulan suci ini. Menjalankan ibadah puasa dengan sahur dan berbuka menjadi momentum istimewa.

Hal ini menjadi peluang untuk usaha lauk matang di bulan Ramadhan.

Pasalnya, selama Ramadhan tidak sedikit orang yang malas menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka.

Tentunya ada berbagai alasan, mulai dari tidak sempat menyiapkan hingga sulit membeli bahan makanan untuk disimpan dan dimasak.

Ditambah lagi, untuk sahur seringkali sebagian orang kesulitan membeli lauk karena mungkin di lingkungannya jarang ada yang berjualan.

Padahal, usaha lauk matang ini termasuk usaha rumahan yang bisa dilakukan oleh semua rumah tangga.

Prospek usaha lauk matang ini juga menjanjikan, sebab kamu bisa memasarkannya ke tetangga terdekat.

Tidak harus memiliki warung makan dan menyewa pegawai, kamu bisa memulai usaha ini dari rumah dan menyebarkannya ke grup WhatsApp ibu-ibu komplek!

Lantas, bagaimana peluang usaha lauk matang saat ini? simak penjelasan berikut ya!

Baca Juga: 11 Ide Bisnis Tanpa Modal di HP, Apa Saja Itu?

Peluang Usaha Lauk Matang

usaha lauk matang
(Foto perempuan sedang menyiapkan makanan. Sumber: Freepik.com)

Melihat peluang usaha lauk matang nampaknya memang begitu menjanjikan. Dibandingkan membuka warung makan, menjual lauk lebih hemat modal dan cepat laku.

Selain itu, kamu juga bisa menjual lauk dari rumah. Prospek usaha lauk ini juga sangat menjanjikan. Sebab, biar bagaimana pun lauk pauk atau makanan adalah kebutuhan primer manusia.

Menurut CEO Pedia, kebutuhan primer sendiri adalah segala sesuatu yang harus dipenuhi.

Artinya, permintaan akan makanan dan lauk pauk akan selalu ada. Tak peduli perubahan zaman atau tren saat ini. Hal ini tentunya membuka peluang usaha yang semakin besar.

Persaingan usaha lauk matang juga tidak ketat. Meskipun sebagian besar rumah tangga memasak makanannya sendiri, namun tetap ada orang-orang yang tidak ingin repot atau tidak sempat memasak.

Apalagi, jika usaha lauk ini dibarengi dengan usaha paket makanan atau catering. Tentunya, profitabilitasnya bisa semakin besar.

Ada banyak saluran pemasaran lauk yang bisa kamu coba.

Misalnya, kamu bisa menjual lauk matang dengan berkeliling di lingkungan rumah. Kamu bisa menawarinya kepada tetangga rumahmu.

Selain itu, ada satu cara lagi yang paling mudah namun menguntungkan.

Jika kamu punya grup alumni sekolah, grup teman kerja, atau grup arisan, kamubisa menawarkan usaha laukmu ke grup tersebut.

Dengan sistem pre-order, kamu bisa mencatat apa saja lauk yang dipesan dan membawakannya ke kantor atau mengantarnya langsung ke pembeli.

Baca Juga: Modal Buka Cafe Bisa Mulai dari Rp25 Juta, Simak Detailnya!

Menu Lauk yang Laris Manis

5 Ide Usaha Lauk Matang untuk Berbuka Puasa, Mau Coba?
(Foto menu sehat. Sumber: Freepik.com)

Untuk memulai usaha lauk matang, pastinya kamu perlu menentukan menu makanan apa yang akan kamu jual.

Nah, berikut beberapa menu lauk yang paling digemari, simak ya!

1. Aneka Gorengan

Menu lauk yang pertama adalah aneka gorengan. Di antara semua lauk makan, menu yang satu ini selalu jadi juaranya. Gorengan adalah kudapan favorit semua orang.

Gorengan bisa menjadi lauk makan bersama nasi hangat dan sambal, bisa juga sebagai cemilan.

Ada beragam gorengan yang bisa dijual. Misalnya, menjual tempe goreng, tahu isi, risol, pisang goreng, singkong goreng, dan masih banyak lagi.

Ketika menjual gorengan, jangan lupa racik sambal yang nikmat ya!

2. Aneka Sayur

Kata orang, menu makanan ternikmat adalah nasi hangat, tempe tahu, sambal, dan sayur asem. Jika kamu menjual gorengan, maka jangan sampai lupa untuk menjual menu sayurnya.

Ada beberapa menu sayur yang jadi favorit masyarakat.

Contohnya, kamu bisa menjual sayur asem, sayur bayam, sayur lodeh, dan sayur sop. Banyak orang yang menyukai sayur karena memang menu sayuran ini menyehatkan dan baik bagi tubuh.

Makan dengan lauk sayur juga terasa lebih nikmat, apalagi jika dipadukan dengan lauk yang lain.

Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Customer Hit and Run, Begini Cara Mengatasinya!

3. Pepes dan Tumis

Selanjutnya, menu lauk lain yang juga banyak disukai adalah pepes dan tumis. Kedua lauk ini memang memiliki cita rasa yang nikmat dan bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan.

Ada beberapa lauk pepes dan tumis yang bisa kamu buat. Contohnya, kamu bisa membuat pepes teri, pepes peda, pepes tahu, dan pepes jamur.

Sementara itu, untuk tumisannya kamu bisa membuat tumis kangkong, tumis tempe, tumis bakso, tumis brokoli, dan masih banyak lagi.

4. Ikan, Ayam, dan Daging

Di antara banyak pilihan lauk, ada menu wajib yang selalu ada yaitu ikan, daging, atau ayam. Lauk kaya protein ini memang menjadi primadona banyak orang.

Ketiga bahan masakan tersebut bisa diolah menjadi berbagai hidangan dengan bumbu yang lezat.

Sebagai contoh, kamu bisa menjual pepes ikan, bandeng presto, ayam bakar, dan rendang. Menu-menu tersebut selalu disukai oleh banyak orang sebab memang sudah menjadi menu makanan sehari-hari.

5. Mie dan Bihun

Menu lauk matang selanjutnya yang juga tak boleh ketinggalan adalah olahan mie dan bihun. Mie dan bihun juga jadi lauk yang sangat digemari.

Sebagian orang juga sering mengonsumsi mie sebagai pengganti nasi.

Olahan mie dan bihun yang bisa kamu jual seperti mie telor, mie baso, dan bihung goreng.

Baca Juga: White Label: Definisi, Cara Kerja, dan Manfaatnya bagi Bisnis

Tips Memulai Usaha Lauk Matang

Membuka usaha lauk matang seperti sayur, gorengan, dan ayam ternyata sangat menjanjikan. Terlebih di bulan puasa, Bagaimana tipsnya?
(Foto ibu ajak anak menyiapkan makanan. Sumber: Pexels.com)

Setelah mendapatkan ide menu lauk yang bisa dijual, selanjutnya kamu perlu mengetahui beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk berjualan, yaitu:

  1. Ikuti permintaan pelanggan. Sebagai penjual cobalah dengarkan apa yang sedang diinginkan oleh pelangganmu. Misalnya, pelangganmu banyak yang menyukai menua makanan A, maka coba sediakan menu tersebut.
  2. Ubah menu lauk secara rutin. Agar pelangganmu tidak bosan, cobalah mengganti menu lauk yang kamu jual secara rutin. Kamu bisa mengganti beberapa menu secara harian.
  3. Sediakan ­pemesanan dalam jumlah besar. Selain menjual lauk per porsi, kamu juga bisa menjual lauk dalam jumlah banyak. Sebab, bisa jadi ada keluarga yang ingin memesan banyak lauk sekaligus.
  4. Sediakan paket lauk sahur dan berbuka. Memasuki bulan Ramadhan, permintaan lauk sahur dan berbuka akan meningkat. Kamu bisa menyediakan paket khusus sahur dan berbuka yang diantarkan kepada pembeli.
  5. Gunakan sistem preorder. Kamu bisa membuat sistem preorder yang memungkinkan pelangganmu untuk memilih lauk dan kapan lauknya harus diantarkan. Sistem preorder ini bisa memudahkanmu dalam menjual lauk yang sesuai dengan pesanan yang masuk.

Kamu bisa memperluas bisnis bunga hias dengan menggunakan fitur Marketplace dari SIRCLO Store. Pastinya, dapat memperluas pasar produkmu secara online.

Dengan fitur ini, kamu bisa terhubung dengan semua e-commerce besar di Indonesia, terintegrasi dengan beberapa e-commerce sekaligus dalam satu dasbor, mengelola pesanan dalam satu tempat, dan menerima laporan penjualan.

Penasaran dengan berbagai fitur dan keunggulan lain dari SIRCLO Store? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut ya!

Baca Juga: 5 Manfaat Psikologi Bisnis, Bantu Optimalkan Usahamu!

Itulah beberapa tips dan ide bisnis usaha lauk matang yang mudah dan bisa kamu coba dari rumah. Bagaimana, tertarik mencobanya?

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !