7 Cara Aman Pakai WiFi Publik, agar Tak Mudah Diretas

Share this Post

wifi publik

Table of Contents

Banyak perusahaan yang kini yang memberlakukan work from anywhere (WFA). Namun ketika karyawan bekerja di mana pun, tetap harus waspada dengan WiFi publik yang digunakannya.

Penggunaan WiFi publik tidak selalu aman. Jika tidak hati-hati, data bisa tercuri. Perusahaan pun senantiasa mengingatkan karyawannya agar berhati-hati dalam mengaksesnya.

Namun tidak realistis bagi perusahaan untuk mengharapkan karyawannya tidak bekerja melalui WiFi yang tidak aman.

Apalagi kalau karyawan selalu dituntut agar bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun.

Jadi, pendekatan yang tepat adalah mencari cara realistis dan praktis untuk menyeimbangkan keamanan dengan kebutuhan bisnis saat ini.

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas mengenai bahaya WiFi publik dan bagaimana cara menggunakannya dengan aman.

Baca Juga: 7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet, Yuk Coba!

Bahaya WiFi publik

Bagi orang-orang yang bekerja menggunakan WiFi publik sering kali tidak menyadari risiko yang mereka hadapi.

Berbagi informasi rahasia, penting, atau sensitif, bisa dicuri dan disalahgunakan oleh para peretas.

Berikut ini berbagai bahaya WiFi publik yang harus kamu waspadai, agar tidak terjebak memberikan data penting kepada peretas tanpa kamu sadari.

1. Malware, Virus, dan Worm

Wifi Publik
(Menggunakan WiFi publik. Sumber: Freepik.com)

Salah satu ancaman utama yang kamu hadapi pada WiFi publik, yaitu penginstalan paksa malware di perangkatmu. 

Peretas dapat menginfeksi jaringan WiFi, kemudian menyusup ke perangkat yang terhubung dengannya. 

Mengutip dari Western Governors University, malware datang dalam berbagai bentuk dan memiliki kemampuan untuk memata-matai perangkat yang terinfeksi.

Adapun virus adalah jenis malware yang menyebar melalui file host dan dipicu serta direplikasi oleh manusia. 

Ada pula worm yang dapat mereplikasi dirinya sendiri tanpa perlu campur tangan manusia. Ini membuatnya mampu menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

2. Rogue Network

Istilah rogue network pada dasarnya adalah backdoor yang telah dipasang pada infrastruktur kabel jaringan tanpa sepengetahuan atau persetujuan administrator. 

Jenis pelanggaran keamanan ini disebut sebagai serangan man-in-the-middle. Ia menyamar sebagai koneksi WiFi yang sah untuk mengelabui pengguna agar terhubung dengannya.

3. Koneksi yang Tidak Terenkripsi

Koneksi tanpa enkripsi memungkinkan peretas memantau semua file dan lalu lintas yang dikirim antara pengguna dan server di jaringan WiFi publik. 

Peretas dengan posisi yang baik, dapat dengan mudah melacak pengguna jaringan yang terhubung ke router dari jaringan yang tidak aman, kemudian menyuntikkan JavaScript berbahaya ke perangkat.

4. Pengintaian Jaringan

Metode peretasan lainnya melalui WiFi publik, yaitu pengintaian jaringan.

Ini terjadi ketika peretas menggunakan perangkat lunak berbahaya di jaringan WiFi untuk memantau aktivitas di laptop pihak ketiga dari jarak jauh. 

Ini adalah jalan bagi peretas untuk mengawasi pertukaran informasi apa pun. Mulai dari informasi kartu kredit, kata sandi, atau sejumlah detail sensitif lainnya.

5. Kerentanan Kredensial Log In

Wifi Publik
(Proses log in. Sumber: Freepik.com)

Kerentanan kredensial log in disebabkan oleh kata sandi yang lemah dan dapat diprediksi. 

Jenis kerentanan keamanan ini dapat dicegah dengan memastikan semua kata sandi kamu untuk situs web, aplikasi, dan jaringan WiFi kuat serta unik.

6. Peringatan Pembaruan Sistem

Peretas terus berinovasi untuk membajak perangkat smartphone. Salah satu cara licik untuk mencuri informasi, yaitu melalui peringatan pembaruan sistem palsu dengan kemampuan mencuri data.

Cara ini biasanya menargetkan pengguna perangkat berbasis Android. Jadi, hati-hati jika ada permintaan update atau pembaruan sistem di perangkatmu.

7. Pembajakan Sesi

Jaringan WiFi publik membuka pintu untuk sesuatu yang disebut session hijacking atau pembajakan sesi. 

Ini terdiri dari eksploitasi sesi penjelajahan web yang sah. Pembajakan sesi merupakan cara lain peretas dapat memperoleh akses tidak sah ke data di perangkatmu. 

Hal ini membuat informasi apa pun yang terkait dengan bisnismu menjadi sangat rentan.

Baca Juga: Awas! Ini 3 Risiko Pinjaman Online Jika Gagal Bayar

Cara Aman Menggunakan WiFi Publik

Meski sudah mengetahui sejumlah bahaya menggunakan WiFi publik, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakannya.

Kamu masih tetap menggunakannya, tetapi dengan cara yang lebih aman. Berikut ini sejumlah panduan dalam cara aman menggunakan WiFi publik.

1. Aktifkan Firewall dan Antivirus

Wifi Publik
(Cara aman menggunakan WiFi publik. Sumber: Freepik.com)

Menurut Safe Wise, firewall dan antivirus dapat memperingatkan kamu tentang situs web dan file yang mencurigakan. 

Dua program ini juga dapat melindungi sistem perangkatmu dari peretas yang mencoba mendapatkan datamu.

2. Nonaktifkan Fitur Konektivitas Otomatis

Ketika menggunakan WiFi publik, sebaiknya nonaktifkan fitur konektivitas otomatis, termasuk penggunaan bluetooth.

Matikan semua fitur di ponsel, laptop, atau tablet yang memungkinkan perangkatmu terhubung secara otomatis dengan perangkat lain atau jaringan nirkabel publik.

3. Pilih Wi-Fi Publik dengan Bijak

Kamu tentunya menginginkan WiFi yang aman, sah, dan memiliki pengguna sesedikit mungkin. 

Carilah jaringan WiFi yang dilindungi kata sandi dan terhubung ke merek terkenal, misalnya Starbucks atau kafe, restoran, serta tempat publik lainnya yang tepercaya.

Perlindungan kata sandi membatasi lalu lintas di jaringan. Merek-merek terkenal lebih cenderung menjalankan jaringan yang lebih ketat karena mereka memiliki lebih banyak kerugian dari peretasan.

4. Jangan Unduh atau Instal Apa Pun

Jangan klik jendela pop-up yang meminta kamu untuk menginstal atau mengunduh sesuatu untuk masuk ke WiFi publik gratis. 

Selain itu, jangan mengunduh apa pun dari situs web dan selalu hindari melakukan pemutakhiran atau pembaruan sistem saat menggunakan WiFi publik.

Baca Juga: 5 Cara Membuka Bisnis Wifi Rumahan yang Bawa Untung!

5. Akses Situs Web HTTPS

apa itu https
(Fungsi HTTPS untuk keamanan. Sumber: Freepik)

Jika memungkinkan, pastikan setiap situs yang kamu datangi sudah memiliki sertifikal SSL. Ini ditandai dengan nama HTTPS di awal alamat URL.

Situs HTTPS lebih aman daripada situs HTTP karena menggunakan enkripsi untuk melindungi data apa pun yang kamu kirim ke server situs.

6. Jangan Input Informasi Pribadi

Ketika menggunakan WiFi publik, sebaiknya hindari menginput informasi pribadi yang penting. Jadi, hindari untuk sign-up di situs web mana pun yang mengharuskanmu memberikan informasi pribadi.

Bahkan dengan HTTPS, memasukkan informasi pribadi apa pun tetap berisiko saat kamu menggunakan WiFi publik.

7. Selalu “Lupakan” Jaringan Setelah Menggunakan WiFi Publik

Pastikan untuk mengklik opsi “forget network” pada preferensi network di perangkatmu setelah selesai menggunakan WiFi publik. 

Ini akan mencegah perangkat kamu terhubung kembali secara otomatis tanpa izin darimu.

Baca Juga: Apa Itu HTTPS? Pahami Fungsinya agar Toko Online Aman dari Peretas

Nah itu dia penjelasan mengenai bahaya WiFi publik dan cara menggunakannya dengan aman. Semoga kegiatan WFA kamu berjalan lancar!

Saatnya Buka Toko Online Sendiri!

Saatnya Punya Toko Online Sendiri !